sign up SIGN UP

Bukan 8 Gelas, Inilah Kebutuhan Air Minum per Hari yang Direkomendasikan Peneliti

Raudiya Nurfadilah H | Kamis, 09 Sep 2021 15:00 WIB
Bukan 8 Gelas, Inilah Kebutuhan Air Minum per Hari yang Direkomendasikan Peneliti
caption

Air merupakan cairan yang sangat penting bagi manusia, karena tubuh terdiri dari sekitar 60 persen air.

Sepanjang hari, tubuh akan mengeluarkan cairan melalui urine dan keringat, jadi apabila kita kekurangan cairan maka akan mengakibatkan dehidrasi. Untuk mencegah hal tersebut, kita disarankan untuk meminum banyak air.

Beauties, kita sering mendengar bahwa manusia harus mengonsumsi air minum sebanyak 8 gelas atau dua liter agar tidak dehidrasi, namun apakah hal tersebut sudah tepat?

Manusia harus mengonsumsi air minum
Manusia harus mengonsumsi air minum/ Foto: Freepik/ Racool_studio

Ada banyak pendapat yang berbeda mengenai berapa banyak air minum yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari. Dilansir dari laman Healthline, pakar kesehatan biasanya merekomendasikan untuk mengonsumsi air sebanyak 8 gelas atau 2 liter per hari. Namun beberapa ahli menyebutkan bahwa kita juga perlu minum air secara terus-menerus sepanjang hari, bahkan ketika tidak merasa haus.

Kebutuhan air minum sebenarnya bergantung pada setiap individu, karena dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Untuk orang dewasa, The US National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, merekomendasikan untuk mengonsumsi air minum untuk perempuan sebanyak 11,5 gelas atau 2,7 liter dan pria sebanyak 15,5 gelas atau 3,7 liter per hari.

Kebutuhan air minum sebenarnya bergantung pada setiap individu
Kebutuhan air minum sebenarnya bergantung pada setiap individu/ foto: Freepik/ Azerbaijan_stockers

Ini termasuk cairan yang bukan berasal dari air mineral saja, minuman lain seperti teh, jus, dan kopi, dan kita juga menyumbang rata-rata 20 persen air dari makanan yang dikonsumsi. Selain itu kita juga bisa minum melebihi dari yang direkomendasikan karena beberapa faktor di antaranya:

-Olahraga, kegiatan tersebut membuat kita kehilangan banyak cairan melalui keringat, sehingga perlu meminum air yang banyak. Dikutip dari Mayoclinic, mengonsumsi air sangat dibutuhkan ketika sebelum, selama, dan setelah olahraga.

-Lingkungan, cuaca yang panas atau lembap bisa membuat dehidrasi. Oleh karena itu, minum air tambahan sangat dibutuhkan.

-Selanjutnya faktor kesehatan, ketika mengalami diare, muntah, dan demam, kita dianjurkan untuk minum banyak air agar dapat mengganti cairan yang hilang.

-Hamil dan menyusui, jika sedang hamil dan menyusui maka diperlukan cairan tambahan untuk tetap terhidrasi.

Selain air mineral, bisa mengonsumsi jus
Selain air mineral, bisa mengonsumsi jus/ Foto: Freepik/ 8photo

Beauties, sebenarnya air mineral bukanlah satu-satunya yang dapat memenuhi kebutuhan cairan, karena ada juga sumber lain yang bisa didapatkan untuk memenuhi cairan tubuh, seperti dari buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air.

Namun, kita juga harus hati-hati jika terlalu banyak mengonsumsi air minum, karena bisa mengakibatkan hiponatremia. Dikutip dari Web MD, hiponatremia artinya mineral dalam darah diencerkan, sehingga berakibat pada kadar natrium dalam darah menjadi turun. Risikonya, tingkat air dalam tubuh meningkat dan sel-sel kita membengkak, sehingga berisiko dapat sebabkan penyakit serius.

Terlalu banyak minum air bisa terkena hiponatremia
Terlalu banyak minum air bisa terkena hiponatremia/ Foto: Freepik/ Freepik

Oleh karena itu, kita disarankan untuk tidak mengonsumsi air secara berlebihan, ya! Terlebih kalau kamu lagi nggak mengalami faktor-faktor yang bikin kamu jadi lebih banyak minum dari biasanya, yang telah disebutkan sebelumnya.

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id