sign up SIGN UP

LIFE

Kenali 5 Aroma Miss V dan Penyebabnya, Mana yang Sehat dan Normal?

Lulu Lukyani | Rabu, 31 Mar 2021 09:00 WIB
Kenali 5 Aroma Miss V dan Penyebabnya, Mana yang Sehat dan Normal?
caption
Jakarta -

Ada banyak sekali produk yang menawarkan formula khusus untuk menghilangkan bau vagina dan menggantinya dengan aroma bunga yang wangi.

Faktanya, vagina merupakan rumah bagi miliaran bakteri yang susunannya bisa berubah setiap hari atau bahkan setiap jam. Ini menyebabkan perubahan bau vagina yang bisa juga dipengaruhi kebiasaan kebersihan dan siklus menstruasi.

Di samping itu, selangkangan merupakan kumpulan kelenjar keringat sehingga sangat wajar bukan jika vagina memiliki bau alaminya? 

Agar tidak salah lagi mengartikan bau vagina, berikut adalah 5 aroma vagina dan penyebabnya, menurut dr. Mary Jane Minkin, dilansir dari Healthline.

1. Aroma asam

Ilustrasi wanita.
Ilustrasi wanita/Freepik

Sangat umum bagi vagina untuk berbau asam. Beberapa membandingkannya dengan aroma makanan yang difermentasi, seperti yogurt.

Bau asam pada vagina ini disebabkan oleh pH vagina yang sedikit asam, yakni di antara 3,8 hingga 4,5. Adanya bakteri lactobacili juga menjaga agar vagina tetap asam dan melindungi pertumbuhan bakteri jahat pada vagina.

2. Aroma tembaga

Ilustrasi wanita.
Ilustrasi wanita/Freepik

Bau tembaga pada vagina tidak perlu dikhawatirkan karena tidak menandakan masalah yang serius. Bau tembaga bisa disebabkan oleh darah menstruasi yang mengandung zat besi sehingga wajar jika tercium aroma seperti logam.

Aroma logam seharusnya tidak bertahan lama dan segera hilang setelah menstruasi berakhir. Di samping itu, bau tembaga pada vagina juga bisa disebabkan oleh pendarahan ringan akibat hubungan intim. 

3. Aroma molases

Ilustrasi wanita.
Ilustrasi wanita/Freepik

Selanjutnya, vagina bisa berbau manis, namun aroma manis ini tidak mirip seperti kue, melainkan mirip aroma molases yang kuat.

Sebenarnya, vagina yang berbau molases tidak perlu dikhawatirkan karena merupakan kondisi yang normal. Seperti yang sudah disebutkan, vagina merupakan rumah bagi bakteri sehingga wajar jika muncul aroma molases pada vagina.

4. Aroma amonia

Ilustrasi wanita.
Ilustrasi wanita/Freepik

Aroma amonia bisa menjadi petanda saatnya memeriksakan kesehatan organ intim ke dokter. Pasalnya, bau amonia pada vagina bisa menjadi indikasi adanya bakteri vaginosis di dalam vagina.

Selain itu, bau amonia pada vagina juga bisa disebabkan oleh urine. Jika bau amonia pada urine tercium sangat kuat, bisa jadi itu merupakan petanda tubuh sedang dehidrasi.

5. Aroma amis

Ilustrasi wanita.
Ilustrasi wanita/Freepik

Terakhir, vagina bisa beraroma amis seperti ikan. Ini merupakan petanda yang tidak baik karena bisa jadi mengindikasikan masalah kesehatan.

Adalah trimethylamine yang bertanggungjawab atas bau vagina yang amis atau bau lain vagina yang tidak normal. 

Bau amis pada vagina bisa disebabkan oleh bakteri vaginosis yang muncul ketika bakteri anaerob tumbuh berlebihan di dalam vagina. Selain itu, bau amis juga bisa disebabkan oleh trikomoniasis, yakni infeksi menular seksual yang menimbulkan bau menyengat.

 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id