sign up SIGN UP

LIFE

Menjaga Berat Badan Saat Hamil? Perhatikan Juga Poin Penting Ini!

Rumaysha Milhania | Jumat, 11 Jun 2021 12:30 WIB
Menjaga Berat Badan Saat Hamil? Perhatikan Juga Poin Penting Ini!
Berat badan saat hamil/ Sumber: Freepik.com

Beberapa wanita kerap kali mengalami dilema tentang berat badan saat hamil. Banyak orang mengatakan bahwa wanita hamil tak perlu diet dan memikirkan berat badan karena prioritas utamanya adalah kesehatan bayi dalam kandungan. Namun, kenyataannya para ibu hamil ini juga harus memastikan bahwa kenaikan berat badannya masih dalam tingkat yang wajar. I

tulah sebabnya, meskipun kata 'diet' terkesan terlalu keras untuk ibu hamil, kita tetap harus memahami bahwa menjaga pola makan sehat dan teratur sangat penting untuk dilakukan. Obesitas di masa kehamilan tentu akan berbahaya, tetapi berat badan yang tidak bertambah selama kehamilan dapat menjadi pertanda bahwa kamu dan bayimu mungkin mengalami masalah.

Beberapa wanita kerap kali mengalami dilema tentang berat badan saat hamil. Banyak orang mengatakan bahwa wanita hamil tak perlu diet dan memikirkan berat badan karena prioritas utamanya adalah kesehatan bayi dalam kandungan.
Ibu hamil/ Sumber: Freepik.com

Dengan kata lain, sangat penting untuk bisa belajar mengenal apa saja yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan, seperti dokter kandungan atau bidan untuk mendapatkan bantuan dalam merencanakan diet sehat selama masa kehamilan.

Di bawah ini adalah beberapa tip makan sehat untuk membantu kamu memulai.

Alternatif Makanan Sehat Selama Hamil

Selama masa kehamilan, kamu harus terus memastikan bahwa kamu mendapatkan tiap nutrisi dan gizi yang dibutuhkan dari tiap makanan yang dikonsumsi. Berikut ini adalah beberapa makanan yang bisa jadi alternatif:

  • Buah dan sayuran segar dapat menjadi camilan yang enak dan memenuhi kebutuhan vitamin. Pastinya, mengonsumsi buah dan sayur tidak akan membuatmu kelebihan kalori dan menumpuk lemak berbahaya.¬†
  • Makan roti, biskuit, dan sereal yang terbuat dari biji-bijian. Asupan ini tidak hanya kaya nutrisi, melainkan juga baik untuk pencernaan karena berserat tinggi.
  • Pilih produk susu rendah lemak. Kamu membutuhkan asupan kalsium yang cukup selama kehamilan. Kebutuhan ibu hamil akan kalsium setara dengan 4 porsi produk susu per hari. Akan tetapi, pastikan kamu mencari asupan susu yang rendah lemak.
Kebutuhan ibu hamil akan kalsium setara dengan 4 porsi produk susu per hari. Akan tetapi, pastikan kamu mencari asupan susu yang rendah lemak.
Ibu hamil/ Sumber: Freepik.com

Makanan yang Harus Dihindari:

Di sisi lain, kamu juga harus mewaspadai asupan makanan yang hanya akan menumpuk lemak tanpa memberikan cukup banyak nutrisi, seperti:

  • Hindari asupan makanan dengan pemanis buatan. Ingat, pemanis alami lebih baik daripada makanan dan minuman dengan tambahan gula atau pemanis buatan. Makanan dan minuman yang mencantumkan gula atau sirup jagung sebagai salah satu bahan pertama bukanlah pilihan yang baik. Kebanyakan minuman manis mengandung kalori tinggi. Baca labelnya dan perhatikan minuman yang tinggi gula. Sebagai alternatif, kamu bisa mengonsumsi jus buah segar.
  • Hindari camilan junk food, seperti keripik, permen, kue, biskuit, dan es krim. Cara terbaik untuk menghindari makan junk food atau camilan tidak sehat lainnya adalah dengan tidak menyimpan makanan ini di rumah.
  • Kurangi lemak. Asupan lemak termasuk minyak goreng, margarin, mentega, saus, mayones, saus salad biasa, dan krim keju. Kamu dapat mencari alternatif makanan dengan kandungan lebih sedikit lemak untuk itu semua.
Selain menjaga pola makan yang baik dan bergizi, para ibu hamil juga sangat disarankan untuk berolahraga ringan. Olahraga ringan, seperti yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan, dapat membantu membakar kalori ekstra.
Olahraga Ibu Hamil/ Sumber: Freepik.com

Olahraga Ringan

Selain menjaga pola makan yang baik dan bergizi, para ibu hamil juga sangat disarankan untuk berolahraga ringan. Olahraga ringan, seperti yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan, dapat membantu membakar kalori ekstra. Kamu dapat berjalan kaki, berenang, atau senam untuk menggerakkan badan dengan lebih santai. Namun, pastikan untuk berbicara dengan dokter atau bidanmu sebelum memulai program latihan, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id