sign up SIGN UP

Pelajari Cara Smell Training yang Benar untuk Atasi Anosmia Akibat COVID-19

Cynthia Claudia | Minggu, 18 Jul 2021 14:30 WIB
Pelajari Cara Smell Training yang Benar untuk Atasi Anosmia Akibat COVID-19
caption

Salah satu cara mengatasi anosmia akibat terpapar COVID-19 adalah dengan smell training atau latihan penciuman. Anosmia merupakan gejala pasien yang terpapar COVID-19 dimana mereka kehilangan fungsi indera penciumannya sementara waktu. Anosmia kerap terjadi pada pasien yang menderita COVID-19 ringan hingga berat. Layaknya seperti flu, ia tidak akan mampu merasakan apapun ketika mencicipi makanan dan tidak bisa mencium aroma yang kuat sekalipun.

Smell training akan mempercepat penyembuhan anosmia, tetapi bukan merupakan cara mengobati anosmia. Anosmia sendiri akan sembuh dengan sendirinya ketika kondisi pasien mulai membaik. Lalu bagaimana cara melakukan smell training yang benar untuk mempercepat penyembuhan anosmia?

Smell Training

Smell training dengan kopi untuk anosmia
Smell training dengan kopi untuk anosmia/ Foto: Pexels/ Polina Tankilevitch

Cara mengembalikan penciuman adalah dengan menyiapkan tiga benda dengan bau menyengat yang berbeda, contohnya seperti kopi, minyak gosok, dan buah-buahan. Setelah itu, kamu disarankan untuk mencium masing-masing benda itu selama 20 detik.

Lakukan latihan ini selama dua kali sehari sampai indera penciumanmu membaik dari biasanya. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan bahwa smell training sebaiknya dilakukan selama beberapa bulan sampai sampai kondisi pasien meningkat.

Mencuci Hidung dengan NaCl

Smell training dengan NaCl
Smell training dengan NaCl/ Foto: Pexels/ Sarah Chai

Praktik mencuci hidung juga merupakan salah satu cara mengembalikan penciuman yang cukup populer dilakukan dan sering dibagikan dalam media sosial. Pasalnya, mencuci hidung akan membantu mengeluarkan ingus di dalam hidung ketika seseorang sedang flu. Namun, mencuci hidung tidak boleh sembarangan dan ada caranya sendiri.

Sebaiknya kamu menggunakan NaCl 0.9% untuk mencuci hidung. NaCl merupakan cairan isotonik yang membantu membersihkan bagian di dalam hidung. Penting untuk diketahui bahwa tidak boleh sembarangan memakai zat-zat lainnya dan dicampur dengan air untuk mencuci hidung karena dapat menyebabkan infeksi.

Cara mencuci hidung dimulai dengan memasukkan cairan NaCl ke hidung kanan dan membiarkannya keluar dari hidung sebelah kiri. Untuk memasukkan cairan sendiri bisa menggunakan alat jarum suntik 10cc. Alat jarum suntik ini dan cairan NaCl juga mudah ditemukan di apotek terdekat di kotamu.

Smell training untuk anosmia
Smell training untuk anosmia/ Foto: Pexels

Mencuci hidung akhirnya akan membantu meringankan gejala pasien yang terpapar seperti hidung tersumbat, sering bersin-bersin hingga sering meler. Hidung yang tersumbat juga salah satu penyebab mengapa seseorang bisa kehilangan indera penciumnya untuk sementara waktu.

Pakar medis juga menekankan bahwa praktik mencuci hidung dapat mengurangi risiko penularan virus COVID-19 ke orang lain sehingga dapat memutuskan rantai penularan COVID-19. Jadi jika kalian salah satunya yang kehilangan indera penciuman, cobain dua metode ini dan jangan lupa konsultasikan ke dokter untuk pantau perkembangannya ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id