sign up SIGN UP

LIFE

Sembuhkan Masuk Angin dengan Teknik Kerokan, Aman atau Berbahaya?

Jovita | Senin, 12 Oct 2020 23:30 WIB
Sembuhkan Masuk Angin dengan Teknik Kerokan, Aman atau Berbahaya?
caption

Kerokan merupakan pengobatan tradisional yang berasal dari masyarakat Jawa dan menggunakan benda tumpul yang digesekkan ke permukaan kulit. Benda tumpul yang biasa digunakan adalah koin dengan permukaan yang tidak kasar.

Teknik kerokan biasanya akan akan meninggalkan bekas warna merah dan mengikuti pola tulang rusuk di punggung atau tulang di bagian dada. Cara ini dipercaya dapat menghilangkan masuk angin. Tapi benarkah kerokan dapat menyembuhkan masuk angin?

Mengenal Teknik Tradisional Kerokan

Teknik Kerokan/ Foto: Pexels.com
Teknik Kerokan/ Foto: Pexels.com

Jauh sebelum teknik kerokan digunakan oleh masyarakat Jawa, rupanya sudah ada teknik serupa yang digunakan untuk pengobatan tradisional masyarakat Asia Timur. Nama pengobatan tersebut adalah Gua Sha. Metode ini umumnya digunakan untuk mengatasi nyeri otot dan tubuh yang tegang. Sama seperti kerokan, Gua sha juga menggunakan benda tumpul yang digesekkan ke badan, sehingga menghasilkan memar kecil atau warna merah.


Baik kerokan maupun Gua Sha, dapat membantu menghancurkan jaringan parut dan jaringan ikat, serta meningkatkan pergerakan sendi. Selain itu, metode ini tidak menyebabkan efek samping yang serius. Walau begitu, seseorang yang memiliki kondisi medis tertentu tidak diperbolehkan mendapatkan pengobatan ini. Sebaiknya, jika ingin menggunakan teknik kerokan dan Gua Sha, konsultasikan terlebih dulu pada dokter.

Kerokan Ampuh untuk Sembuhkan Masuk Angin?

Kerokan Menggunakan Koin/ Foto: Pexels.com
Kerokan Menggunakan Koin/ Foto: Pexels.com

Beautynesian, rupayanya meskipun banyak orang yang mempercayai bahwa kerokan dapat menghilangkan masuk angin, namun beberapa ahli justru mengatakan bahwa ini adalah mitos. Dr Dewi Ema Anindia menjelaskan bahwa kerokan tidak benar-benar menyembuhkan masuk angin atau penyakit lainnya, melainkan hanya mengurangi gejala dari masuk angin tersebut.

Hal serupa juga pernah dikatakan oleh Ketua Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof dr Cissy B Kartasasmita, SpA(K), MSc, PhD, bahwa terapi murah meriah ini bisa saja melancarkan peredaran darah, tapi bukan mengatasi penyakit, seperti flu.

Meskipun demikian kerokan tetap merupakan metode yang juga memiliki beberapa reaksi positif seperti meningkatkan kadar beta endorfin secara drastis. Hal tersebut disebabkan karena kerokan menyebabkan glandula pituitaria menjadi aktif pada sel keratinosit dan sel endotel kapiler. Hasilnya tubuh akan menghasilkan endorfin yang akan membuat tubuh menjadi lebih nyaman dan terasa lebih baik.

Selain itu, kerokan juga daoat menekan kadar prostaglandin yang ada pada tubuh. Prostaglandin merupakan sebuah senyawa lemak yang dihasilkan dari asam lemak dengan proses enzimatik. Zat inilah yang membuat tubuh terasa nyeri-nyeri. Ketika zat tersebut menurun tubuh akan terasa lebih segar.

(hld/hld)

Our Sister Site

mommyasia.id