sign up SIGN UP

Merusak Mental Anak, 5 Pola Asuh ala Cheon Seo Jin di Drama The Penthouse Ini Jangan Sampai Dicontoh!

Rani Mutiara | Minggu, 08 Aug 2021 21:30 WIB
Merusak Mental Anak, 5 Pola Asuh ala Cheon Seo Jin di Drama The Penthouse Ini Jangan Sampai Dicontoh!
caption

Drama The Penthouse berhasil menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diminati dan diperbincangkan tahun ini. Kim So Yeon yang memerankan Cheon Seo Jin di dalam drama ini dikenal sebagai sosok orangtua yang keras dan kejam.

Berhasil membuat penonton panas dan merasa geram akan aktingnya, inilah beberapa pola asuh otoriter ala Cheon Seo Jin yang sebaiknya tidak ditiru ya, Beauties!

1. Menuntut Anak untuk Selalu Menjadi Nomor 1

Menuntut anak untuk selalu menjadi nomor 1 | Foto : instagram/the.penthouse.official
Menuntut anak untuk selalu menjadi nomor 1 | Foto : instagram/the.penthouse.official

Cheon Seo Jin selalu menuntut Ha Eun Byeol untuk menjadi yang terbaik dan berada di peringkat pertama. Tindakan Seo Jin ini membentuk Eun Byeol menjadi pribadi yang takut melakukan kesalahan dan tidak ingin kalah.

Menuntut anak untuk selalu menjadi yang terbaik hanyalah membuat anak tidak bisa menghargai dirinya sendiri. Anak tersebut akan tumbuh menjadi seseorang yang tidak bisa belajar dari kegagalan dan tidak bisa menikmati proses yang ia jalani.

Daripada menuntut anak untuk selalu menjadi nomor 1, lebih baik kita mendidik anak untuk selalu sabar dan konsisten dalam menjalani proses serta mengajari mereka bagaimana caranya belajar dari kegagalan dan pengalaman.

2. Tidak Mengizinkan Anak Mengambil Keputusan Sendiri

Tidak mengizinkan anak mengambil keputusan sendiri | Foto : twitter/DramalandNew
Tidak mengizinkan anak mengambil keputusan sendiri | Foto : twitter/DramalandNew

Sifat keras dan tegas Seo Jin membuat Eun Byeol merasa tidak berani dan tidak punya kuasa dalam menentukan keputusannya sendiri. Sikap orangtua seperti ini hanya akan membuat anak menjadi takut dalam menyampaikan pendapatnya. Hal ini juga akan membuat anak menjadi kurang kritis dan kurang bijak dalam berpikir ke depannya.

3. Tidak Bisa Menyikapi Kebutuhan Emosional Anak dengan Tepat

Tidak bisa menyikapi kebutuhan emosi anak dengan tepat | Foto : instagram/sbsdrama.official
Tidak bisa menyikapi kebutuhan emosi anak dengan tepat | Foto : instagram/sbsdrama.official

Didikan Seo Jin yang terlalu keras membuat Eun Byeol tumbuh dengan sifat emosional yang tidak stabil. Sayangnya, dalam menyikapi hal ini, Seo Jin malah selalu menanggapi emosional Eun Byeol yang cenderung agresif dengan tindakan yang kurang tepat.

Menyikapi kebutuhan emosional anak dengan cara yang tidak tepat hanyalah membuat anak menjadi kurang pandai dalam mengelola emosi yang mereka rasakan. Jika emosi tidak bisa dikelola dengan baik, maka akan berpengaruh terhadap hal-hal lain dan beresiko menimbulkan kesalahan yang fatal.

4. Terlalu Mengendalikan Kehidupan Anak

Terlalu mengendalikan kehidupan anak | Foto : instagram/the.penthouse.official
Terlalu mengendalikan kehidupan anak | Foto : instagram/the.penthouse.official

Seo Jin selalu merasa bahwa ia memiliki kendali penuh terhadap Eun Byeol dengan meyakini bahwa hanya dirinya saja yang bisa memahami apa yang terbaik untuk Eun Byeol. Seo Jin merasa ia adalah orangtua yang suportif, namun tanpa ia sadari ternyata ia sudah bersikap terlalu protektif terhadap Eun Byeol.

Terlalu mengendalikan kehidupan anak hanyalah membuat anak merasa tidak nyaman dan akhirnya akan mengancam hubungan baik antara orangtua dengan anak. Perlu disadari bahwa akan ada saatnya dimana anak tumbuh menjadi orang dewasa. Ketika saat itu telah tiba, maka orangtua harus siap melepaskan anak untuk menghadapi kehidupannya sendiri.

5. Mengajarkan Anak Sikap Tidak Bertanggung Jawab

Mengajarkan anak sikap tidak bertanggung jawab | Foto : Youtube/Kocowa TV
Mengajarkan anak sikap tidak bertanggung jawab | Foto : Youtube/Kocowa TV

Saat Seo Jin mengetahui Eun Byeol telah membunuh Bae Ro Na, Seo Jin malah mengajarkan tindakan yang kurang tepat kepada Eun Byeol. Ia meminta Eun Byeol untuk bersikap tidak tau mengenai pembunuhan ini dan akan berusaha menutupi kasus ini supaya mereka tidak dikenai hukuman. Meskipun tindakan Seo Jin hanyalah semata untuk melindungi anaknya, namun secara tidak langsung Seo Jin sedang mengajarkan anaknya untuk lari dari tanggung jawab.

Ketika kita mendapati anak berbuat salah bahkan hingga kesalahan yang fatal, janganlah meminta anak untuk melupakan kesalahannya. Melainkan, anak perlu diajarkan untuk bertanggung jawab terhadap kesalahan yang telah ia lakukan. Berikan anak pemahaman bahwa di setiap kesalahan yang ia lakukan akan memunculkan konsekuensi yang harus diterima. Dengan mengajarkan anak untuk berani bertanggung jawab, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan mudah diterima di lingkungan mana saja.

Meskipun pola asuh Cheon Seo Jin terbilang keras dan overprotektif, hal ini ternyata disebabkan karena didikan dari ayah Cheon Seo Jin. Kita memang tidak bisa mengendalikan cara orangtua kita mendidik anak-anaknya, namun kita masih memiliki kesempatan untuk memutus pola didik yang salah tadi dan menerapkan pola didik yang lebih tepat untuk anak-anak nantinya.

Jika kita bisa melakukan yang lebih baik, mengapa kita harus mengikuti tindakan yang salah? Semoga kita semua bisa menjadi orangtua yang lebih baik ya, Beauties!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id