sign up SIGN UP

MUSLIM

Kurban Digital, Cara Baru Melakukan Kurban Aman di Masa PPKM Darurat

Pavita Sevilla | Minggu, 18 Jul 2021 07:30 WIB
Kurban Digital, Cara Baru Melakukan Kurban Aman di Masa PPKM Darurat
caption

Beberapa wilayah di Indonesia masih harus melaksanakan hari raya Idul Adha 2021 di tengah PPKM darurat yang kini justru diperpanjang. Namun, PPKM darurat bukan menjadi halangan untuk melakukan kurban bagi yang mampu. Meskipun membeli hewan kurban secara langsung lebih sulit di situasi seperti ini, tetapi sekarang ada cara baru yang lebih aman.

Kurban digital atau kurban online hadir untuk menjadi alternatif pelaksanaan kurban di tengah pandemi. Selain lebih praktis, kurban digital juga dapat meminimalisir timbulnya kerumunan, sehingga kita tetap bisa menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain saat melakukan ibadah kurban.

Hukum Melakukan Kurban Digital

Hukum Melakukan Kurban Digital/news.detik.com/Lusiana Mustinda
Hukum Melakukan Kurban Digital/news.detik.com/Lusiana Mustinda

Dilansir dari detikINET, Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Cholil Nafis, Ph D. berkata, “Kita menitipkan kepada orang atau yayasan yang menyelenggarakan kurban, itu boleh. Jadi tetap yang dititipkan itu hewan kurban. Transfer uang itu hanya sebagai alat tukar di antara kita dengan yayasan atau orang yang menyelenggarakan kurban.”

Perihal melihat penyembelihan hewan kurbannya secara langsung, itu hanya sunah. Sehingga, karena keadaan yang masih kurang memungkinkan, jika tidak bisa melihatnya secara langsung pun tidak apa-apa.

Cholil Nafis pun lanjut mengatakan bahwa orang yang berkurban disunahkan untuk mencicipi sebagian daging kurbannya. Oleh karena itu, walaupun kurban dilakukan secara online, tapi tetap disarankan untuk memilih yang tempat penyembelihannya berada di lingkungan sekitar tempat tinggal.

Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Kurban Digital

Poin penting saat hendak kurban digital/news.detik.com/Erliana Riady
Hal-hal penting saat hendak kurban digital/news.detik.com/Erliana Riady

Meskipun kurban digital dinilai lebih praktis, tapi tetap ada beberapa hal penting juga yang harus diperhatikan ketika hendak memilih kurban digital.

  1. Titipkan kepada orang yang dikenal atau lembaga terpercaya. Jangan sampai timbul keraguan. Jika timbul keraguan, maka akan berdampak tidak baik kepada ibadahnya,
  2. Cek kredibilitas lembaga yang akan dititipkan,
  3. Pastikan hewan kurban sesuai syariat,
  4. Selalu lacak perkembangan keadaan hewan kurban,
  5. Yakinkan kembali niat berkurban dan mantapkan hati sebelum menyelesaikan pembayaran.

Kurban Digital Bisa Dilakukan di Mana?

Transaksi kurban digital bisa dilakukan lewat gadget/pexels.com/Porapak Apichodilok
Transaksi kurban digital yang dilakukan lewat gadget/pexels.com/Porapak Apichodilok

Pertama-tama, usahakan untuk mencari lebih dahulu keluarga atau kerabat dekat yang menyediakan fasilitas kurban digital. Kedua, Jika tidak ada sama sekali, barulah cari lembaga atau platform terpercaya yang menyediakan fasilitas tersebut.

Beberapa yang menyediakan fasilitas kurban digital di antaranya yaitu Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Kitabisa, Jenius, dan Gojek. Dalam hal ini, mereka telah bekerja sama dengan beberapa lembaga terpercaya, seperti EcoQurban, Digiternak, Human Initiative, Rumah Yatim, Rumah Zakat, Baznas, Dompet Dhuafa, ACT, Ruang Insan Berbagi, Rumah Qurban, Inisiatif Zakat Indonesia, Qurban Nusantara dan Digizakat.

Beauties, dari pemaparan di atas, apa masih ragu untuk beralih ke kurban digital?

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id