sign up SIGN UP

LIFE

4 Tanda Kamu Punya Trust Issue dan Cara Mengatasinya

Diyah Wulandini | Minggu, 18 Apr 2021 13:30 WIB
4 Tanda Kamu Punya Trust Issue dan Cara Mengatasinya
caption

Trust issue atau masalah kepercayaan yang seringkali membuat penderitanya mengalami gangguan tingkat percaya pada orang lain. Bukan hal yang aneh buat ditemui, bisa saja kamu menjadi salah satu pengidapnya.

Ladies, hal semacam ini enggak bisa dianggap sepele, lho. Mereka yang memiliki trust issue seringkali mendapati pengalaman kurang menyenangkan di masa lalu. Enggak heran kalau menaruh kepercayaan pada orang lain menjadi perkara besar.

Kita memang enggak mampu memberikan kontrol terhadap apa yang orang lakukan, asal enggak berlaku sebaliknya. Yuk, kenali apa saja tanda yang mengisyaratkan kalau kamu sedang memiliki trust issue.

1. Enggan Menjalin Komitmen

Menjalin hubungan bukan perkara yang mudah untuk pemilik trust issue, hal ini bisa disebabkan akibat perlakuan kurang menyenangkan terus menghantui.
Menolak Berkomitmen/foto: freepik.com

Ketika kamu selalu memiliki kesempatan menyangkal sebuah komitmen, hal ini bisa menjadi tanda ada masalah kepercayaan dalam dirimu. Putus cinta dan berbagai perilaku kurang menyenangkan dari laki-laki di masa lalu berpotensi membentuk kamu hari ini.

Kemungkinan untuk terus disakiti yang membuatmu selalu enggan menerima komitmen bersama orang lain. Coba untuk validasi emosi yang masih mengakar dalam diri kamu. Belajar dari banyak masalah yang sempat mampir bisa sangat membantu mengatasinya.

2. Mudah Merasa Cemas

Pemilik masalah kepercayaan berpotensi mengalami cemas secara berlebihan melalui pikiran-pikiran negatif yang selalu bermunculan.
Perasaan Cemas/foto: freepik.com

Sudah pasti rasa cemas selalu menghantui kamu. Salah satu tanda trust issue merupakan cemas berlebihan ketika berhadapan dengan orang lain. Kamu selalu diliputi kesulitan berpikir jernih mengenai kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.

Rasa cemas ini akan terus menjebak kamu dalam menilai orang lain melalui sisi negatifnya saja. Ringankan beban pikiran kamu dengan bermeditasi atau menemui layanan profesional. Pikiran yang jernih perlahan mampu membantu kamu pulih dari lingkaran ini. 

3. Rasa Curiga Bermunculan

Berbeda dengan orang biasanya, pemilik trust issue lebih berpotensi menaruh perasaan curiga secara berlebihan.
Menaruh Perasaan Curiga/foto: freepik.com

Tak jauh berbeda dari perasaan cemas, curiga selalu membawa kamu memunculkan emosi negatif dalam pikiran. Pemilik trust issue sedikit banyak identik dengan rasa curiga yang mampu bermunculan di luar kontrol mereka.

Pengalaman negatif yang memicu rasa takut menjadi sebuah akar mengapa kamu selalu diliputi rasa curiga. Trauma psikologis yang berpotensi menyerang seseorang kapan saja memang enggak cukup dianggap sepele, ya, Ladies.

Tanpa sadar tubuhmu mampu memberikan refleks untuk membatasi sesuatu akibat rasa curiga yang masih menguasai. Selain memulai pola hidup sehat, bergabung bersama mereka yang mendukungmu akan sangat membantu terhindar dari emosi negatif.

[Gambas:Instagram]

4. Memilih Menyendiri

Akibat terlalu sering dikecewakan dengan keadaan, enggak jarang pemiliki trust issue lebih suka menyendiri karena hanya dirinya yang bisa dipercaya.
Menyukai Kesendirian/foto: freepik.com

Banyaknya pengalaman mengecewakan yang sudah ditemui menjadikanmu pribadi yang enggan bergabung bersama orang lain. Hal itu enggak salah, kok. Kamu boleh membatasi ingin bertemu dengan siapa saja yang enggak berpotensi toxic.

Melepas beban melalui me time memang berhasil membuatmu menemukan versi terbaik dalam diri. Tapi, sampai kapan kamu akan hidup tanpa campur tangan orang lain? Perlahan mulai interaksi bersama mereka yang selalu mendukungmu.

Bukan salah kamu apabila merasakan hal kurang menyenangkan tersebut. Cukup terima apa yang kamu punya dan mulai mencintai diri sendiri. Mulai hidupmu dengan lebih baik bersama orang-orang yang bisa membuatmu bangkit.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id