sign up SIGN UP

Belanja Online Bikin Boros? Ikuti 4 Langkah Hemat Berbelanja Online Selama PPKM Darurat!

Ni Made Dwi Agustina | Kamis, 08 Jul 2021 19:00 WIB
Belanja Online Bikin Boros? Ikuti 4 Langkah Hemat Berbelanja Online Selama PPKM Darurat!
caption

Masa PPKM darurat Jawa-Bali yang diberlakukan oleh pemerintah kembali membatasi kegiatan di luar rumah. Segala bentuk kegiatan dianjurkan untuk dilakukan di rumah, tidak terkecuali untuk berbelanja. Selama masa pandemi covid-19 ini, aktifitas berbelanja online mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini dikarenakan belanja online lebih praktis, tidak perlu keluar rumah dan harga-harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan toko offline.

Hal tersebut membuat masyarakat lebih memilih untuk berbelanja online. Namun, tidak sedikit masyarakat menjadi boros karena terlalu membeli barang yang berlebihan. Alhasil, pengeluaran pun membengkak akibat belanja berlebihan. Untuk menyiasatinya, kamu bisa melakukan cara-cara di bawah ini agar bisa lebih hemat berbelanja online. Yuk, langsung disimak!

Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran Terbaru

Menghitung pengeluaran sebelum belanja online
Menghitung pengeluaran sebelum belanja online/ sumber: freepik.com

Langkah pertama yang harus dilakukan saat ingin berbelanja online maupun offline adalah menghitung pemasukan serta pengeluaran selama beberapa waktu terakhir. Hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar jumlah pemasukan terbaru yang kita miliki, kemudian dari jumlah pemasukan tersebut kita bisa membaginya dengan kebutuhan sehari-hari.

Selain mencatat jumlah pemasukan terbaru, kita perlu menghitung setiap pengeluaran. Perlu diingat, jangan sampai jumlah pengeluaran lebih besar dibandingkan jumlah pemasukan. Menghitung pengeluaran ini juga dilakukan sebagai upaya menekan daya beli. Jadi, kita dapat lebih hemat saat berbelanja.

Menyusun Skala Prioritas

Menyusun skala prioritas sebelum belanja online
Menyusun skala prioritas sebelum belanja online/ sumber: freepik.com

Skala prioritas adalah penentuan kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang. Menyusun skala prioritas merupakan hal yang terpenting agar kita bisa melakukan penghematan, terutama di masa pandemi covid-19 yang kini mulai melonjak kembali dan pemberlakukan PPKM darurat.

Sebelum belanja online, kamu bisa mulai menyusun skala prioritas dengan mencatat daftar-daftar kebutuhan yang disusun mulai dari tingkat urgensi yang tinggi hingga rendah. Dengan demikian, pengeluaranmu tidak akan terbuang sia-sia dan belanja online bisa lebih hemat.

Membandingkan Harga

Tempat belanja online termurah
Tempat belanja online termurah/ sumber: freepik.com

Melakukan perbandingan harga adalah hal yang tidak boleh terlewatkan sebelum memutuskan berbelanja online. Membandingkan harga produk dari berbagai pusat belanja online atau e-commerce penting dilakukan untuk mengetahui produk yang akan dibeli dengan harga termurah.

Membandingkan harga seperti ini bertujuan agar kamu mampu menghemat pengeluaran, misalnya kamu bisa mencari berbagai toko online termurah dan terpercaya. Disarankan cara ini dilakukan beberapa waktu sebelum berbelanja online agar tidak terburu-buru dan menemukan toko online sesuai dengan keinginan.

Memanfaatkan Layanan Promo

Promo belanja online
Promo belanja online/ sumber: freepik.com

Siapa yang tidak suka dengan layanan promo? Promo atau discount merupakan potongan harga yang ditawarkan penjual kepada pembeli. Biasanya, promo atau discount dijumpai di berbagai toko dan pusat perbelanjaan. Pusat belanja online juga tidak kalah menawarkan promo-promo menarik. Kondisi inilah yang dapat memicu peningkatan daya beli pembeli, sehingga tidak mampu untuk membatasi diri atau boros.

Masa pandemi covid-19 saat ini seharusnya mampu membuat kita untuk lebih berhemat. Dengan demikian, adanya layanan promo yang disediakan oleh berbagai e-commerce ini dapat memudahkan kita untuk berbelanja online tanpa kantung jebol. Namun, tetap ingat beli barang sesuai kebutuhanmu ya!

 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id