sign up SIGN UP

LIFE

Berhenti Jadi People Pleaser, Biar Gak Makan Hati!

Shinta Nikmah | Sabtu, 31 Oct 2020 22:30 WIB
Berhenti Jadi People Pleaser, Biar Gak Makan Hati!
caption

Tidak banyak yang familiar tentang istilah people pleaser, tapi mungkin sudah banyak yang tanpa sadar sering menjadi people pleaser. Apa sih people pleaser itu?

People pleaser adalah sebutan bagi seseorang yang suka menyenangkan orang-orang di sekitarnya. People pleaser sering mengesampingkan kesenangan diri sendiri dan menomorsatukan kesenangan orang lain. Bahasa yang mungkin lebih familier adalah sikap 'enggak enakan' terhadap orang lain.

Kebanyakan people pleaser kadang tidak menyadari bahwa hal tersebut adalah perilaku yang salah. Mereka takut orang lain akan kecewa jika tidak membuat senang orang di sekitarnya. Sekarang coba kita cek apakah kamu seorang people pleaser berdasarkan ciri-ciri berikut.

Sulit Berkata Tidak

Cant say no
Tidak Bisa Menolak/ Foto: Freepik.com

Apabila orang lain sering meminta bantuan dan kamu tidak bisa menolak padahal kamu keberatan, maka kemungkinan kamu adalah people pleaser. Terkadang kamu keberatan untuk menolak permintaan orang lain karena merasa tidak enak atau takut orang lain akan tidak suka denganmu.

Jika demikian, maka secara perlahan belajarlah untuk menolak permintaan yang sekiranya tidak bisa kamu penuhi. Menolong orang lain memang bagus, tapi tetap ada batasannya. Ketahuilah batas kamu menyenangkan orang lain dan mulai berkata "tidak" sekiranya tidak mampu memenuhi permintaan orang lain.

Terlalu Sering Meminta Maaf

Meminta Maaf
Meminta Maaf/ Foto: Freepik.com

Meminta maaf untuk kesalahan yang sudah dilakukan memang wajib. Namun meminta maaf untuk kesalahan yang tidak kamu buat sepertinya bukan tindakan yang perlu kamu lakukan.

Perilaku ini sering dilakukan oleh people pleaser. Meminta maaf hanya karena kamu merasa bersalah atau berusaha untuk membesarkan hati orang lain justru membuatmu seolah tidak terlalu menghargai diri sendiri. Cobalah untuk meminta maaf hanya ketika melakukan kesalahan ya, Ladies.

Overthinking dengan Pemikiran Orang Lain

Overthinking
Overthinking/ Foto: Freepik.com

Segalanya tentang overthinking memang tidak bagus. Jangan sampai kamu dipusingkan oleh pemikiran orang lain terhadapmu, sebab tidak semua pemikiran orang lain sesuai dengan dirimu yang sebenarnya.

Kamu harus mulai cuek dan mencoba tidak peduli dengan pemikiran orang lain terhadapmu. Orang lain hanya menilai dari luar sementara kamu memahami dirimu seutuhnya sehingga yang paling paham tentang adalah diri sendiri.

Bersikap Baik-baik Saja Padahal Sedang Kecewa

Merasa baik-Baik Saja
Merasa Baik-Baik Saja/ Foto: Freepik.com

People pleaser sangat pandai menyembunyikan luka atau kekecewaan. Mereka selalu bersikap ceria atau seolah tidak terjadi apa-apa. Hal itu mereka lakukan agar tidak terkesan lemah dan tidak mau mendapatkan pandangan yang negatif dari orang-orang di sekitarnya. 

Sebenarnya sangat tidak baik memendam kekecewaan atau luka seorang diri. Memendam kekecewaan atau masalah bisa menyebabkan gangguan kecemasan bahkan stress. Mulai sekarang jangan diam saja ketika sedang ada masalah. Tidak peduli tanggapan orang lain, sayangi kondisi mental diri sendiri ya.

Jika ciri-ciri di atas adalah hal yang kamu alami, maka segeralah untuk berbenah diri. Ada beberapa langkah yang dapat kamu terapkan agar secara perlahan bisa berhenti menjadi people pleaser. Berikut yang bisa kamu terapkan:

  1. Biasakan berkata 'tidak' untuk permintaan yang mungkin memberatkanmu
  2. Mulai tegas terhadap diri sendiri dan orang lain
  3. Sayangi diri sendiri dengan mengabaikan pemikiran orang lain terhadapmu
  4. Pahami bahwa kebahagiaanmu adalah hal yang sangat penting

Nah itu tadi beberapa ulasan mengenai people pleaser dan cara agar berhenti menjadi people pleaser. Semoga bermanfaat dan mulai sayangi diri sendiri ya.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id