sign up SIGN UP

LIFE

Tahapan Duka yang Pasti Dialami Seseorang, Cari Tahu Lebih Jauh di Sini!

Rumaysha Milhania | Minggu, 11 Oct 2020 10:00 WIB
Tahapan Duka yang Pasti Dialami Seseorang, Cari Tahu Lebih Jauh di Sini!
caption
Jakarta -

Kesedihan dan rasa duka adalah perasaan yang bersifat universal. Di beberapa titik dalam kehidupan setiap orang, setidaknya akan ada satu masa yang penuh dengan kesedihan. Mungkin akibat dari kematian orang yang dicintai, kehilangan pekerjaan, berakhirnya hubungan, atau perubahan lain apa pun yang mengubah hidup seperti yang tidak diharapkan.

Kesedihan dan rasa duka adalah perasaan yang bersifat universal. Di beberapa titik dalam kehidupan setiap orang, setidaknya akan ada satu masa yang penuh dengan kesedihan.
Tahapan Kesedihan/ Sumber: Freepik.com

Duka juga merupakan hal yang sangat pribadi. Saat mengalami kesedihan, seseorang mungkin akan menangis, marah, menarik diri, merasakan hati yang kosong dan hampa. Tidak satu pun dari hal-hal ini yang tidak normal atau salah. Setiap orang berduka dengan cara yang berbeda, tetapi ada beberapa kesamaan dalam tahapan dan urutan perasaan yang dialami selama berduka. Dilansir dari Healthline.com, terdapat lima tahap duka yang paling banyak diketahui, diantaranya adalah:

Denial

Duka adalah emosi yang meluap-luap dan melelahkan. Bukan hal yang aneh jika kebanyakan orang lelah menanggapi perasaan yang intens dan seringkali tiba-tiba bersikap seakan-akan masalah tidak terjadi. Ini adalah mekanisme pertahanan yang umum dan membantu membuat seseorang merasa mati rasa terhadap intensitas situasi.

Duka adalah emosi yang meluap-luap dan melelahkan. Bukan hal yang aneh jika kebanyakan orang lelah menanggapi perasaan yang intens dan seringkali tiba-tiba bersikap seakan-akan masalah tidak terjadi.
Kesedihan/ Sumber: Freepik.com

Anger

Denial merupakan tahapan penyangkalan dapat dianggap sebagai mekanisme penanggulangan, sedangkan anger atau kemarahan adalah efek penyamaran dari rasa sedih. Kemarahan menyembunyikan banyak emosi dan rasa sakit yang seseorang alami. Kemarahan ini mungkin diarahkan ke orang lain, seperti orang yang meninggal, mantan pasangan, atau atasan lama yang memecatmu. Tidak jarang seseorang bahkan dapat mengarahkan amarahnya ke benda mati.

Bargaining

Selama mengalami kesedihan, kamu mungkin akan merasa rentan dan tidak berdaya. Pada saat-saat emosi yang intens itu terjadi, tidak jarang seseorang mencari cara untuk mendapatkan kembali kendali atau ingin merasa bahwa kamu dapat memengaruhi hasil suatu peristiwa. Dalam tahap bargaining kesedihan, kamu mungkin menemukan dirimu membuat banyak pernyataan "bagaimana jika" dan "seandainya".

Depression

Saat kemarahan dan bargaining bisa terasa sangat reaktif, depresi mungkin terasa seperti tahap kesedihan yang "tenang". Pada tahap awal kehilangan, kamu mungkin sedang lari dari emosi, mencoba untuk tetap selangkah lebih maju dari masalah. Namun, pada titik ini, kamu mungkin bisa merangkul dan mengatasinya dengan cara yang lebih sehat. Di saat ini juga seseorang dapat memilih untuk mengisolasi diri dari orang lain untuk sepenuhnya mengatasi kehilangan tersebut.

Acceptance 

Penerimaan tidak selalu merupakan tahap kesedihan yang membahagiakan atau meneguhkan. Ini tidak berarti kamu telah melewati kesedihan atau kehilangan. Namun, itu berarti kamu telah menerimanya dan telah memahami apa arti kejadian itu dalam hidupmu sekarang.

Penerimaan tidak selalu merupakan tahap kesedihan yang membahagiakan atau meneguhkan.
Tahapan Duka/ Sumber: Freepik.com

Tidak semua orang akan mengalami kelima tahap tersebut, dan kamu mungkin tidak melewatinya dalam urutan yang sesuai. Namun yang pasti, dalam menghadapi kesedihan, akan dibutuhkan proses mencerna untuk bisa memahami dan menerima sebuah kejadian yang terjadi. Meskipun itu semua tidak sesuai dengan keinginan dan kehendak kita.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id