sign up SIGN UP

7 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Kecerdasan Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

Ratih Dewi | Selasa, 19 Oct 2021 06:00 WIB
7 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Kecerdasan Anak, Orang Tua Wajib Tahu!
Kebiasaan yang Meningkatkan Kecerdasan Anak /Foto: pexels.com/Sharon McCutcheon

Setiap anak lahir dengan tingkat kecerdasan yang berbeda-beda. Melansir dari laman Pop Sugar, kecerdasan anak dipengaruhi oleh 50% faktor genetik dari orang tua dan 50% dari pola orang tua mengasuh atau mendidik si anak.

Banyak cara yang dilakukan orang tua untuk membuat anak menjadi cerdas, kreatif, dan mudah bersosialisasi di masa mendatang. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan ke anak sejak dini untuk menumbuhkan pola pikir dan mengembangkan kecerdasan si anak, semoga membantu! 

1. Belajar Bermain Musik

Belajar Bermain Musik
Belajar Bermain Musik/Foto : pexels.com/Yan Krukov

Sebuah penelitian dari University of Toronto yang dilansir dari laman All Pro Dad menunjukkan bahwa anak-anak yang bermain musik memiliki IQ yang lebih tinggi saat dewasa. Musik adalah hal yang tepat diajarkan ke anak, karena dengan musik anak bisa bebas berkreasi, berimajinasi, dan melatih otak mereka. 

2. Biasakan Anak Membaca

Biasakan Anak Membaca
Biasakan Anak Membaca/Foto : pexels.com/Andrea Piacquadio

Buku adalah sumber ilmu. Dengan membiasakan anak membaca, anak akan mendapatkan banyak kosakata baru yang akan diingatnya dan merangsang anak juga aktif berbicara. Jangan bacakan buku, tetapi baca buku bersama anak. Ketika anak mengikuti kosakata yang kita ucapkan, hal itu akan membantu keterampilan membaca anak. 

Melansir dari laman Time, pilih buku yang memiliki banyak gambar dan kenalkan anak dengan hal tersebut. Misalkan apa nama hewan ini, di mana tinggalnya hewan ini, bagaimana hewan ini bersuara, dan lainnya. 

3. Melakukan Aktivitas Fisik 

Melakukan Aktivitas Fisik
Melakukan Aktivitas Fisik /Foto : pexels.com/Mary Taylor

Melansir dari laman All Pro Dad, aktivitas fisik seperti olahraga tidak hanya membuat anak lebih sehat tetapi juga merangsang indra mereka. Jika anak sehat maka otak akan lebih bekerja lebih baik secara akademis. 

Ketika di luar rumah, anak akan melihat sesuatu yang baru dan menjadi cara dia untuk belajar apa yang ada di lingkungan rumah mereka. Perkenalkan juga anak dengan lingkungan sekitar seperti tetangga atau anak lainnya supaya mudah bersosialisasi dan meningkatkan rasa percaya diri si kecil. 

4. Jam Bermain dan Istirahat yang Cukup

Jam Bermain dan Istriahat yang Cukup
Jam Bermain dan Istriahat yang Cukup/Foto : pexels.com/Pavel Danilyuk

Jangan terlalu membatasi ketika anak bermain. Ketika anak bermain, mereka akan menggunakan imajinasi mereka untuk membangun atau membuat taman bermain di otak mereka. Beri permainan seperti lego, puzzle, menggambar, atau mewarnai untuk melatih anak lebih kreatif

Pastikan juga si kecil memiliki jam tidur yang cukup. Hindari biasakan anak tidur terlalu malam atau bangun terlalu siang. Ajarkan anak untuk tidur dan bangun tepat waktu, sehingga mereka memiliki banyak waktu untuk beraktivitas. 

5. Hindari Mengkonsumsi Junkfood

Hindari Mengkonsumsi Junkfood
Hindari Mengkonsumsi Junkfood/Foto : pexels.com/Alex Green

Sesekali memperkenalkan anak dengan junkfood atau makanan cepat saji tidak masalah. Berikan juga pengetahuan jika mengkonsumsi junkfood berlebihan dan akibatnya untuk tubuh. Dengan memberikan pengetahuan terkait bahaya konsumsi makanan tersebut, anak menjadi lebih waspada untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Jangan lupa diimbangi juga dengan makanan sehat lainnya seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Disarankan untuk mengajarkan anak mengkonsumsi sayur, buah, dan makanan yang mengandung omega-3 tinggi seperti salmon, sarden, tuna untuk memperkuat sistem otak. 

6. Banyak Berkomunikasi dengan Anak

Banyak Berkomunikasi dengan Anak
Banyak Berkomunikasi dengan Anak/Foto : pexels.com/Ketut Subiyanto

Anak-anak biasanya akan banyak bertanya dan ingin mengetahui dengan banyak hal. Dengan berkomunikasi anak akan mendapatkan banyak hal dan pengetahuan baru yang akan mereka ingat. Ajukan juga beberapa pertanyaan seperti perasaan anak, aktivitas yang dilakukan, dan apa yang sedang disukainya. 

Faktanya, ketika orang tua mengajukan pertanyaan yang ingin diketahui anak, bisa merangsang otak mereka untuk fokus dan berpikir berbagai pilihan atau keputusan yang akan dijawabnya. Demikian dilansir dari laman Wiki How. 

7. Ajarkan Anak untuk Memikirkan Masalah dan Solusi

Ajarkan Anak untuk Memikirkan Masalah dan Solusi
Ajarkan Anak untuk Memikirkan Masalah dan Solusi/Foto : pexels.com/Ketut Subiyanto

Jika anak memiliki masalah yang harus diselesaikan, biarkan anak untuk memikirkan dan mencari solusinya sendiri. Sebagai orang tua, kita bisa memberikan pilihan bagaimana cara terbaik untuk menyelesaikannya dan biarkan anak untuk mengambil tindakan tersebut. 

Seperti yang dilansir dari laman Pop Sugar, dengan membuat anak memikirkan sebuah solusi akan merangsang otak untuk berpikir dan fokus untuk menyelesaikan masalahnya. Selain itu, anak juga menjadi percaya diri ketika mengambil sebuah keputusan. 

----------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


Our Sister Site

mommyasia.id