sign up SIGN UP

5 Fakta Menarik Mensa, Organisasi yang Berisi Orang-orang Cerdas Ber-IQ Tinggi, Sudah Tahu?

Raudiya Nurfadilah H | Selasa, 12 Oct 2021 06:45 WIB
5 Fakta Menarik Mensa, Organisasi yang Berisi Orang-orang Cerdas Ber-IQ Tinggi, Sudah Tahu?
caption

Beauties, apakah kamu sudah tahu mengenai Mensa club? Mensa merupakan sebuah organisasi yang berisi orang-orang cerdas ber-IQ tinggi dari di dunia. Mengutip dari laman resmi Mensa, organisasi ini pertama kali didirikan di Inggris pada 1946 oleh Roland Berril dan Lancelot Ware.

Untuk bisa masuk ke organisasi tersebut, hanya ada satu syarat yang utama yakni menjadi dua persen teratas dalam ujian kepandaian yang telah disetujui. Ingin mengetahui lebih dalam tentang Mensa club? Berikut ini ada beberapa fakta menariknya.

Nama Mensa

Dari latar belakang apapun bisa bergabung dengan Mensa
Dari latar belakang apapun bisa bergabung dengan Mensa/ Foto: Freepik/ Rawpixel.com

Mensa berasal dari bahasa Latin yang berarti meja, pemberian nama untuk organisasi tersebut dikarenakan Mensa adalah masyarakat meja bundar, di mana etnis, warna kulit, kepercayaan, asal negara, usia, politik, latar belakang pendidikan dan sosial semuanya sama sekali  tidak ada kaitannya.

Jadi siapa pun bisa masuk ke Mensa club asalkan menjadi 2 persen teratas dari tes kecerdasan tanpa melihat dari negara, etnis, agama, ataupun yang lainnya.

Didirikan Oleh Orang Australia

MEnsa dicetukan ketika sedang berbincang di kereta
MEnsa dicetukan ketika sedang berbincang di kereta/ Foto: Freepik/ Javy_Indy

Mensa didirikan oleh koneksi Australia. seorang mahasiswa pascasarjana di Oxford bernama Lancelot Ware dan seorang pengacara bernama Roland Berrill. Dilansir dari SBS, awalnya pada Desember 1945, mereka bertemu di sebuah kereta dan selama di perjalanan mulai berbincang-bincang hingga tercetuslah sebuah ide untuk menciptakan organisasi bagi orang-orang yang berbakat secara intelektual. Berrill mendanai gagasan itu dan menjadi sekretaris pertama Mensa.

Tidak Semua Anggota Mensa Bergelar Sarjana

Anggota Mensa dari berbagai jenis pekerjaan
Anggota Mensa dari berbagai jenis pekerjaan/ Foto: Freepik/ Aleksandarlittlewolf

Terlepas dari tujuan dibuatnya Mensa, ternyata tidak semua anggota memiliki gelar sarjana. Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang Mensa yakni organisasi yang sangat ‘terkenal’, menurut Kymberley Wilson, seorang pensiunan pengembang perangkat lunak yang saat ini menjabat sebagai ketua Mensa Australia.

“Orang-orang mengira kami duduk-duduk membicarakan topik yang berat... ketika kami berkumpul, kami memiliki percakapan yang menarik, tetapi kami menceritakan banyak lelucon dan cerita seperi kelompok orang lainnya,” ujarnya.

Selain itu, Wilson menyebutkan bahwa anggota Mensa berasal dari berbagai latar belakang, tidak semuanya seorang akademisi, bahkan mantan ketua Mensa Belanda adalah seorang supir Bus.

“Sekelompok Mensa tidak selalu memiliki kesamaan, selain fakta bahwa mereka memenuhi syarat untuk bergabung,” ujar Wilson.

Berbagai Kalangan Usia

Anggota Mensa dari berbagai kalangan usia
Anggota Mensa dari berbagai kalangan usia/ Foto: Freepik/ Pressfoto

Anggota yang bergabung di Mensa bukan hanya orang dewasa saja, tetapi ada juga anak-anak yang memiliki IQ tinggi bisa menjadi anggota organisasi ini. Salah satunya Adam Kirby yang bergabung dengan British Mensa saat usianya baru saja menginjak dua tahun lima bulan pada 2013.

Ia diketahui memiliki IQ dengan skor 141, saat usia 29 bulan, Kirby sudah bisa membaca pada tingkat rata-rata anak berusia lima tahun, mengeja lebih dari 100 kata, menghitung hingga 1000, dan bisa melakukan penjumlahan dan pengurangan.

Di Australia, sekitar sepertiga anggota Mensa adalah anak-anak, tujuh di antaranya berusia di bawah usia empat tahun. Wah, hebat banget ya, Beauties?

Anggota Termuda

Kashe Quest menjadi anggota termuda Mensa
Kashe Quest menjadi anggota termuda Mensa Amerika/ Foto: Instagram/ @Kashequest

Seorang anak berusia dua tahun bernama Kashe Quest telah menjadi anggota termuda dari Mensa Amerika setelah mencetak skor 146 pada tes IQ. Dilansir dari laman Independent, sang ibu, Sukhjit Athwal mengatakan bahwa ketika usia Kashe baru 17 atau 18 bulan, ia telah mengenali semua alfabet, angka, warna, dan bentuk.

Sekarang pada usia dua tahun, Kashe telah mampu mengidentifikasi semua 50 negara bagian berdasarkan bentuk dan lokasi di peta, mengetahui 50 tanda dalam bahasa isyarat, dapat menghitung hingga 100 dan bisa mengidentifikasi unsur-unsur pada tabel periodik dengan simbolnya.

Itulah beberapa fakta dari Mensa sebagai organisasi yang berisi orang-orang beri-IQ tinggi. menarik banget ya, Beauties?

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id