sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Ganti Warna Rambut saat Hamil, Bahaya untuk Janin?

tyana | Sabtu, 27 Mar 2021 11:00 WIB
Ganti Warna Rambut saat Hamil, Bahaya untuk Janin?
caption

Banyak wanita mengubah gaya rambutnya menjadi pendek agar penampilannya menjadi lebih segar dan mudah diatur. Tak sedikit juga ibu hamil mewarnai rambutnya untuk membuat suasana baru dan lebih cantik.

Mewarnai rambut saat kehamilan menjadi salah satu topik yang cukup pro kontra mengingat kandungan bahan kimia dalam produk pewarna rambut. Lalu apakah aman?

Apakah Pewarna Rambut Berbahaya untuk Janin dalam Kandungan?

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Hamil/Freepik.com

Kesehatan ibu hamil dan menyusui lebih rentan dibandingkan sebelumnya termasuk pada bahan kimia. Ada beberapa bahan kimia yang perlu dihindari oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan kontraksi dan berbahaya untuk bayi dalam kandungan. Untuk itu mewarnai rambut saat kehamilan sering menimbulkan pro dan kontra. Apakah aman mewarnai rambut saat hamil?

Dilansir dari Healthline mewarnai rambut saat masa kehamilan ternyata tidak berbahaya untuk ibu ataupun janin yang dikandung. Tak hanya itu belum ada juga laporan yang menyebutkan bahwa mewarnai rambut dapat berbahaya untuk ibu hamil.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mewarnai Rambut 

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Mewarnai Rambut saat Hamil/Freepik.com

Memilih untuk mewarnai rambut ataupun tidak merupakan hak setiap orang, meskipun lebih disarankan untuk tidak melakukan hal ini mengingat bahwa produk pewarna rambut mengandung banyak bahan kimia. Namun, apabila memiliki pertimbangan lain dan tertarik untuk mewarnai rambut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah resiko terjadinya bahaya untuk ibu dan janin yang dikandung. 

1. Warnai Rambut saat Trisemester Kedua

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Mewarnai Rambut/Freepik.com

Saat ingin mewarnai rambut, banyak para ahli kesehatan menyarankan untuk tidak melakukannya pada trisemester pertama. Hal ini karena pada trisemester pertama merupakan masa dimana organ janin sedang berkembang dan trisemester ini merupakan masa yang cukup rentan untuk janin. Oleh karena itu lebih disarankan untuk menunggu hingga trisemester kedua. 

2. Pilih Pewarna Rambut yang Aman

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Mewarnai Rambut/Freepik.com

Ladies, ada beberapa kandungan bahan kimia yang perlu kamu hindari saat mewarnai rambut karena memiliki efek samping yang berbahaya untuk kesehatan. Bahan kimia yang perlu dihindari diantaranya adalah ammonia, para-phenylenediamine (PPD), hidrogen peroksida, dan timbal asetat.

Bahan-bahan kimia ini sebenarnya memiliki fungsi untuk mengoptimalkan pewarnaan pada rambut tetapi sayangnya dapat menimbulkan alergi, iritasi dan dalam kasus tertentu dapat meningkatkan resiko kerusakan otak dan juga kanker. Oleh karena itu ibu hamil perlu menghindari kandungan bahan tersebut agar mencegah resiko yang tidak diinginkan. 

Untuk menjamin keamanan dari produk pewarna rambut juga perlu diperhatikan label BPOM dan juga tanggal kadaluwarsa. Jangan sampai produk yang digunakan telah memasuki waktu kedaluwarsa dan tidak layak pakai. 

3. Ikuti Petunjuk dalam Produk

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Mewarnai Rambut/Freepik.com

Selain memperhatikan label keamanan, kita juga perlu sangat teliti untuk membaca petunjuk penggunaan produk. Biasanya setiap produk memiliki cara penggunaannya masing-masing agar dapat lebih maksimal dalam pewarnaan dan juga aman. Hindari juga untuk membiarkan pewarna rambut terlalu lama karena dapat merusak rambut. 

4. Minta Bantuan Orang untuk Mewarnai Rambut

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Mewarnai Rambut/Freepik.com

Mewarnai rambut saat hamil juga lebih disarankan untuk meminta bantuan orang lain. Hal ini dikarenakan dapat lebih hati-hati daripada kita sendiri yang melakukannya. Hindari bagian kulit kepala dan beri jarak yang cukup antara kulit kepala dengan rambut yang akan diwarnai untuk mengurangi resiko penyerapan bahan kimia pada kulit. 

[Gambas:Instagram]

5. Pilih Tempat yang Terbuka

Ganti Warna Rambut saat Hamil dapat Berbahaya untuk Bayi?
Ilustrasi Mewarnai Rambut/Freepik.com

Ibu hamil terkadang lebih sensitif terhadap bau, untuk itu saat ingin mewarnai rambut pilihlah tempat yang terbuka dengan udara. Hal ini dikarenakan produk pewarna rambut biasanya memiliki aroma yang sangat menyengat dan tidak nyaman saat dicium ibu hamil. Oleh karena itu pastikan ibu hamil lebih banyak menghirup udara segar daripada kandungan pewarna tersebut. 

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id