sign up SIGN UP

Ibu Baru Rentan Terserang Sindrom Baby Blues, Kenali Tanda Hingga Cara Mengatasinya Segera!

Raistamala Nediasani | Rabu, 18 Aug 2021 22:00 WIB
Ibu Baru Rentan Terserang Sindrom Baby Blues, Kenali Tanda Hingga Cara Mengatasinya Segera!
caption

Pernahkah kalian mendengar tentang sindrom baby blues Beauties? Sindrom baby blues biasanya dialami oleh perempuan yang baru saja melahirkan.

Sindrom ini terlihat sepele, namun sesungguhnya tidak boleh diremehkan. Lalu apakah yang harus kita lakukan agar terhindar dari sindrom baby blues ini? Yuk kenali tanda-tanda dan cara mengatasinya!

Apa Itu Baby Blues?

Ibu yang baru melahirkan rawan terkena baby blues
Ilustrasi ibu yang baru melahirkan/ Foto: Unsplash/ Zach Lucero

Baby blues adalah gangguan suasana hati yang dialami oleh ibu yang baru saja melahirkan. Perempuan yang mengalami sindrom baby blues akan mudah sedih, lelah, mudah marah, mudah menangis tanpa alasan yang jelas, mudah gelisah, dan susah berkonsentrasi.

Tidak semua ibu yang baru melahirkan mengalami sindrom baby blues ini, namun 80% diantaranya mengalaminya. Sindrom ini terlihat sepele, namun akan berdampak buruk pada ibu dan bayi. Jika seseorang sedang mengalami baby blues, harus segera ditangani dengan baik.

Baby blues biasanya dimulai sejak minggu pertama setelah melahirkan dan umumnya hingga 2 minggu. Keluhannya tidak terus menerus muncul namun hilang timbul. Keluhan ini harus segera diatasi dengan baik agar tidak berkembang menjadi depresi pasca melahirkan.

Penyebab Baby Blues

Kenali tanda-tanda munculnya baby blues agar terhindar dari sindrom ini
ilustrasi keluarga baru/ Foto: Unsplash/ Liv Bruce

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab baby blues, antara lain:

1. Perubahan Hormon

Perempuan yang baru saja melahirkan akan mengalami perubahan hormon yang cukup drastis. Hormon estrogen dan progesterone dalam tubuh akan menurun, hal ini memicu perubahan suasana hati.

2. Kesulitan Beradaptasi

Mendapat tanggung jawab baru sebagai ibu tentu tidak mudah. Si ibu dituntut untuk cepat beradaptasi dengan tanggung jawab baru tersebut. Hal ini juga dapat memicu munculnya baby blues karena ibu merasa Lelah dan kewalahan mengurus semuanya sendiri, termasuk urusan si kecil.

3. Kurang Tidur

Bagi ibu yang baru melahirkan, tentu akan mengalami kurang tidur. Hal ini akan berdampak negatif pada tubuh. Ibu akan mengalami kelelahan dan tidak nyaman dan bisa menyebabkan baby blues.

Cara Mengatasi Baby Blues

Dukungan suami sangat penting dalam kasus ini
Peran penting seorang suami/ Foto: Unsplash/ Kelly Sikkema

Beauties, baby blues sungguh tidak bisa diremehkan, namun kalian bisa mencegah munculnya baby blues. Berikut adalah tips untuk meminimalisir munculnya baby blues sesaat setelah melahirkan.

1. Rilekskan Pikiran

Sebagai ibu baru, tentu beban tanggung jawab pun bertambah. Tenangkan pikiran kalian, dan berusaha mengerjakan pekerjaan rumah sesuai kemampuan. Jangan membebani pikiran tentang pekerjaan rumah yang belum selesai. Jika kalian merasa kewalahan, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada orang lain ya.

2. Tidur Yang Cukup

Tidur yang cukup merupakan kunci utama. Saat si kecil sedang tidur, manfaatkan waktu untuk beristirahat juga. Jika si kecil terbangun saat anda masih ingin beristirahat, mintalah suami untuk membantu mengurus si kecil beberapa saat.

3. Makan yang Berkualitas

Untuk menjaga mood kalian tetap baik, konsumsilah makanan yang bergizi dan berkualitas. Hindari makanan yang mengandung glukosa dan karbohidrat tinggi, misal sirup, roti putih, biscuit, dan lain-lain.

4. Berbagi Cerita

Jangan pernah menyimpan sendiri apa yang sedang kalian rasakan. Komunikasikan dengan suami. Hal ini terlihat sepele namun akan memberikan dampak besar. Dukungan suami juga sangat dibutuhkan dalam hal ini. Suami sama sekali tidak boleh meremehkan tentang baby blues ini.

Selain pada suami, Beauties bisa berbagi cerita ke sesama ibu-ibu yang baru melahirkan. Atau bisa juga berbagi cerita ke orang tua dan mertua ya.

Baby blues mungkin akan terasa aneh, tapi hal ini normal dialami oleh perempuan yang baru saja melahirkan. Kalian hanya butuh dukungan fisik maupun moral dari orang-orang sekitar kalian. Namun jika keluhan tidak berkurang juga, segera konsultasikan dengan psikolog ya agar tidak semakin berkembang.  

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id