sign up SIGN UP

LIFE

3 Kiat Atasi Trauma Setelah Melahirkan

Octaviani | Kamis, 22 Jul 2021 21:15 WIB
3 Kiat Atasi Trauma Setelah Melahirkan
Mengatasi trauma pasca melahirkan/freepik.com/wavebreakmedia

Proses hamil dan melahirkan merupakan sebuah anugerah untuk setiap wanita. Meskipun diliputi rasa bahagia dengan hadirnya buah hati, namun tidak sedikit pula yang mengalami trauma setelah melahirkan.

Penyebabnya bermacam-macam, bisa karena kehilangan banyak darah ketika persalinan, proses persalinan yang tidak direncanakan, hingga kelahiran-mati. Dilansir dari HaiBunda, Jane Berry, seorang bidan dan perawat kesehatan anak, menjelaskan bahwa setiap wanita memiliki cara persalinan yang unik dan tidak sama.

"Salah satu dari gejala Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah perasaan kembali ke masa lalu dan memiliki ingatan yang tidak diinginkan dan berulang. Hal ini menyebabkan stres fisik, yang tercermin dari jantung yang berdebar kencang, perasaan berkeringat dan cemas dan bahkan rasa takut atau lari," tambahnya.

Trauma pasca melahirkan
Trauma pasca melahirkan/freepik.com/jcomp

Tentu saja hal ini tidak bisa dibiarkan atau disepelekan. Bagi beberapa ibu, terlebih ibu baru, trauma pascamelahirkan akan menyebabkan ketakutan dan kecemasan yang berlebih, sulit tidur hingga mimpi buruk tentang kejadian itu. Lantas bagaimana untuk mengatasinya rasa trauma tersebut?

Dukungan dari Suami dan Keluarga

Dukungan dari orang terdekat sangat penting dalam menghilangkan rasa trauma pascamelahirkan. Kepedulian dan kasih sayang dari orang terdekat diharapkan dapat membawa energi positif dan meredakan gejala yang dialami. Memang, sebaiknya ibu yang mengalami keadaan ini jangan dibiarkan sendiri, temani dan berikan bantuan untuk merawat dan menjaga bayinya.

Untuk itu perlunya membicarakan kondisi ini pada suami dan orang tua, agar mereka dapat mengerti kondisimu yang tengah membutuhkan bantuan ya, Beauties.

Memaafkan Diri Sendiri

Segala yang terjadi dalam proses persalinanmu, bisa terjadi di luar kuasa dirimu. Bila prosesnya meninggalkan 'jejak' yang begitu menyakitkan, ada baiknya untuk memaafkan dan perlahan mengikhlaskan apa yang sudah terjadi.

Dan yakinlah jika kamu berhasil melewati kejadian itu. Tentu tidak dalam waktu yang singkat, lakukan secara perlahan-lahan namun yakin. Jika tidak bisa mencurahkan isi hatimu pada orang lain, tulislah semua yang kamu rasakan pada kertas setiap harinya. Seiring berjalannya waktu, kamu akan bisa memaafkan apa yang telah terjadi padamu.

Konsultasikan pada Ahlinya

Jika hal di atas masih belum cukup untuk mengatasi trauma yang kamu rasakan pascapersalinan, ada baiknya kamu konsultasikan pada psikolog maupun psikiater. Jika diperlukan kamu akan diberikan obat untuk meredakan gejalanya.

Pemberian obat ini bertujuan agar kamu nyaman dan tenang dalam mengurus dan merawat bayi. Tentunya obat yang diberikan aman untuk ibu menyusui.

Berkonsultasi
Berkonsultasi/freepik.com/master1305

Penting juga untuk memahami bahwa pikiran dan perasaan pengalaman traumatis saat melahirkan dapat berubah lebih baik secara bertahap. Jadi, beri waktu pada diri sendiri untuk bisa pulih perlahan-lahan. Semangat, Beauties!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id