sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Apa yang Akan Terjadi Jika Seseorang Berhenti Berhubungan Seks?

Rumaysha Milhania | Selasa, 06 Oct 2020 21:00 WIB
Apa yang Akan Terjadi Jika Seseorang Berhenti Berhubungan Seks?
caption
Jakarta -

Seks merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Sebagai makhluk biologis, seks memiliki peranan penting dalam kesehatan dan metabolisme tubuh. Sayangnya, sebagian pasangan terpaksa harus kehilangan aktivitas di ranjang karena beberapa alasan seperti long distance marriage hingga komitmen untuk tidak berhubungan badan lagi.

Seks merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Sebagai makhluk biologis, seks memiliki peranan penting dalam kesehatan dan metabolisme tubuh.
Seks/ Sumber: Freepik.com

Namun, jika jeda itu berlangsung cukup lama, hidup tanpa seks ternyata bisa berdampak pada tubuh dan beberapa bagian hidup. Namun penting untuk diingat bahwa tidak ada frekuensi yang "tepat" untuk hubungan seks bagi semua orang. Ini tentang bagaimana kamu menemukan pola yang tepat bagimu dan pasanganmu.

1. Kecemasan dan Stres

Jika kamu tidak sering berhubungan seks dengan pasangan, hal itu mungkin membuat kamu merasa kurang terhubung dengannya. Ini akan berdampak pada kehidupan yang monoton tanpa adanya dukungan dari hubungan itu sendiri. Ketahui juga bahwa seks membuat tubuh kamu melepaskan hormon, seperti oksitosin dan endorfin, yang dapat membantu kamu mengelola efek stres. Selain itu, oksitosin memiliki manfaat tambahan untuk membantu tidur.

2. Memori

Meskipun masih harus diteliti lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa orang yang berhubungan seks seringkali lebih baik dalam mengingat. Pasalnya, ada tanda-tanda bahwa seks dapat membantu otak seseorang dalam mengembangkan neuron dan bekerja lebih baik secara umum.

Meskipun masih harus diteliti lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa orang yang berhubungan seks seringkali lebih baik dalam mengingat.
Seks/ Sumber: Freepik.com

3. Hubungan yang Sehat

Seks teratur membantu kamu merasa dekat secara emosional dengan pasangan. Inilah yang akan membuka pintu komunikasi menjadi lebih baik. Pasangan yang lebih sering berhubungan seks cenderung mengatakan bahwa mereka lebih bahagia daripada mereka yang jarang melakukannya. Namun, ingatlah bahwa seks tidak harus dilakukan setiap hari. Sebaliknya, seminggu sekali sepertinya sudah cukup.

4. Sistem Imun

Seks secara teratur dapat membantu tubuh melawan penyakit. Jadi, lebih jarang melakukannya dapat menyebabkan lebih banyak pilek dan batuk yang akan kamu alami. Dalam sebuah penelitian, pasangan yang melakukan hubungan seks satu hingga dua kali seminggu terbukti memiliki tingkat antibodi tertentu yang lebih tinggi. Antibodi ini berperan penting dalam sistem kekebalan Anda.

5. Kondisi Dinding dan Pelumasan Vagina

Jika kamu adalah seorang wanita yang sedang mengalami menopause, kamu mungkin memiliki alasan lain untuk terus berhubungan seks.
Seks/ Sumber: Freepik.com

Tanpa hubungan seksual yang teratur, vagina kamu bisa mengencang dan jaringannya bisa menipis dan menjadi lebih mudah terluka, robek, atau bahkan berdarah saat berhubungan seks. 

Nah, itulah beberapa dampak yang bisa dirasakan jika seseorang tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id