sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Pria Berpayudara Besar, Tanda Tidak Subur?

tjitradewi | Senin, 21 Dec 2020 23:30 WIB
Pria Berpayudara Besar, Tanda Tidak Subur?
caption

Beberapa orang mengatakan bahwa salah satu tanda pria yang tak subur adalah memiliki payudara besar atau biasa disebut dengan man boobs. Tapi apakah benar demikian? Sebelum membahas kebenarannya, yuk kita bahas penyebab man boobs sendiri!

Kadar hormon testosteron pada pria menjadi salah satu penyebab munculnya kondisi yang disebut ginekomastia atau dikenal dengan pembesaran payudara pada laki-laki alias man boobs.

Ilustrasi
Ilustrasi (freepik)

Dilansir dari Healthline, testosteron merupakan hormon yang mempengaruhi fisik pria dan juga rangsangan seksual. Jika terjadi ketidakseimbangan hormon ini, ginekomastia dapat terbentuk.

Hal ini terjadi saat jumlah hormon estrogen lebih banyak dibanding testosteron pada pria. Pembesaran ini bisa terjadi di salah satu payudara atau keduanya. 

Ilustrasi
Ilustrasi (freepik)

Ginekomastia biasanya muncul pada mereka yang telah berumur. Hal ini disebabkan menurunnya hormon testosteron dalam tubuh. Namun, kondisi ini juga terjadi saat laki-laki menginjak masa pubertas, di mana terjadi lonjakan bahkan ketidakseimbangan hormon.

Bagi remaja, pembesaran payudara sendiri dapat hilang dengan sendiri setelah 2 sampai 3 tahun. Bagi yang lainnya, biasanya dokter akan memberikan terapi hormon, namun jika terasa mengganggu akan dilakukan prosedur bedah plastik.

Ilustrasi bedah plastik
Ilustrasi bedah plastik (freepik)

Kondisi pembesaran payudara sendiri tidak membahayakan. Namun dalam beberapa kasus, ginekomastia dapat menyebabkan nyeri pada bagian payudara.

Rendahnya hormon testosteron penyebab ginekomastia ini, tentu saja menjadi salah satu sebab ketidaksuburan pada pria. Namun, kadar testosteron yang rendah ini sebenarnya bisa diobati lho!

Beberapa dokter melakukan tindakan berupa injeksi hormon atau terapi obat kepada pasiennya. Terapi hormon ini juga dapat menghilangkan ginekomastia, seiring kembali normalnya hormon testosteron pada tubuh.

Ilustrasi
Ilustrasi (freepik)

Tak hanya ginekomastia, rendahnya hormon testosteron dapat menyebabkan rendahnya libido, rendahnya jumlah sperma, dan disfungsi ereksi. Namun tak selamanya pria yang memiliki payudara besar mengidap ginekomastia. Ada beberapa di antaranya yang murni karena obesitas. 

Biasanya, payudara karena kelebihan berat badan terasa lunak dan bergelambir. Cirinya, jika dibuat berlari atau turun tangga akan bergoyang-goyang. Sedangkan penderita ginekomastia memiliki payudara yang cenderung padat. Selain itu, penggunaan steroid dan obat-obatan tertentu juga membuat payudara pria menjadi besar.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id