sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Sering Pakai Pelumas Vagina? Waspadai Efek Sampingnya Berikut Ini!

Rumaysha Milhania | Kamis, 15 Oct 2020 20:00 WIB
Sering Pakai Pelumas Vagina? Waspadai Efek Sampingnya Berikut Ini!
caption
Jakarta -

Vagina sebenarnya dapat secara alami menghasilkan pelumas yang membantu memfasilitasi aktivitas seksual. Namun, apabila lubrikasi alami tidak cukup, seseorang dapat menggunakan pelumas buatan untuk membuat aktivitas seksual lebih nyaman.

Perlu diketahui, saat wanita terangsang secara seksual, vagina akan menghasilkan pelumas ekstra.
Seks/ Sumber: Freepik.com

Perlu diketahui, saat wanita terangsang secara seksual, vagina akan menghasilkan pelumas ekstra. Pelumasan ini mengurangi gesekan pada vagina, meningkatkan kenyamanan saat berhubungan seks dan meminimalkan rasa sakit atau iritasi. Namun, vagina kering adalah masalah seksual yang sangat umum. Kebanyakan dari mereka yang mengalami masalah ini akan disarankan untuk menggunakan pelumas buatan untuk mengatasinya.

Kapan Harus Menggunakan Pelumas

Dilansir dari medicalnewstoday.com, pada dasarnya sangatlah normal apabila vagina menghasilkan pelumasan yang tidak mencukupi. Bahkan, ini terjadi pada orang-orang dengan kondisi organ reproduksi yang baik. Untuk itulah pelumas buatan ada untuk menggantikan sekresi vagina alami, hingga membuat vagina terasa lebih lembap dan mengurangi ketidaknyamanan akibat kekeringan vagina. Berikut ini adalah beberapa saat yang tepat untuk menggunakan pelumas.

  • saat wanita mendapati vagina yang kering karena obat-obatan,
  • perubahan kadar hormon selama kehamilan atau setelah melahirkan yang menyebabkan kekeringan vagina sementara,
  • menopause yang juga ditandai dengan kekeringan vagina,
  • vagina tidak menghasilkan cukup pelumas
  • wanita mengalami mengalami rasa sakit atau gatal di vagina, yang bisa terjadi ketika jaringan vagina sensitif sangat kering.
Pada dasarnya sangatlah normal apabila vagina menghasilkan pelumasan yang tidak mencukupi. Bahkan, ini terjadi pada orang-orang dengan kondisi organ reproduksi yang baik. Untuk itulah pelumas buatan ada untuk menggantikan sekresi vagina alami, hingga membuat vagina terasa lebih lembap dan mengurangi ketidaknyamanan akibat kekeringan vagina.
Pelumas Vagina/ Sumber: Freepik.com

Risiko dan Efek Samping

Pelumas komersial pada dasarnya aman bagi kebanyakan orang. Namun, seperti halnya produk perawatan kesehatan lainnya, penggunaan pelumas ini juga dapat menghadirkan beberapa risiko, seperti:

  • reaksi alergi iritasi kulit,
  • infeksi jamur,
  • mengganggu kesuburan,
  • cepat kering,
  • memerlukan penggunaan ulang yang sering

Ketika seseorang memiliki keluhan tentang vagina yang kering, secara klinis pelumas buatan tidak dapat mengatasi masalah yang mendasarinya. Mereka tidak akan meningkatkan estrogen atau menghidupkan kembali jaringan vagina yang menipis. Oleh karena itu, kebanyakan dari mereka mungkin menemukan bahwa produk ini tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah.

Ketika seseorang memiliki keluhan tentang vagina yang kering, secara klinis pelumas buatan tidak dapat mengatasi masalah yang mendasarinya.
Menggunakan Pelumas/ Sumber: Freepik.com

Di sisi lain, bagi mereka yang tidak merasakan manfaat dari masalah vagina kering saat menggunakan pelumas komersial, krim estrogen mungkin merupakan pilihan yang baik. Beberapa strategi lain yang dapat membantu meningkatkan pelumasan meliputi:

  • tetap terhidrasi
  • melakukan hubungan seks hanya ketika terangsang
  • menghabiskan lebih banyak waktu untuk pemanasan
  • meningkatkan frekuensi seks

Nah, itulah beberapa hal yang dapat kamu ketahui tentang masalah pelumas dan efek sampingnya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id