sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Waspada, Ini Penyebab Trauma Seksual yang Umum Terjadi Pada Wanita

Rumaysha Milhania | Jumat, 06 Nov 2020 02:00 WIB
Waspada, Ini Penyebab Trauma Seksual yang Umum Terjadi Pada Wanita
caption
Jakarta -

Tahukah kamu jika masalah seksual yang terjadi di sebagian pasangan ternyata bisa disebabkan oleh trauma seksual? Beragam penyebab, mulai dari kekerasan fisik hingga verbal berdampak pada bagaimana seseorang dapat menjalani kehidupan seks yang sehat.

Trauma seksual dapat berupa banyak hal dan istilah ini digunakan sebagai istilah umum untuk menggambarkan kondisi seksual yang tidak sesuai dengan keinginan. Tidak jarang ini disebabkan oleh adanya tindakan seksual apa pun yang dilakukan pada orang lain tanpa persetujuan mereka.

Beragam penyebab, mulai dari kekerasan fisik hingga verbal berdampak pada bagaimana seseorang dapat menjalani kehidupan seks yang sehat.
Masalah Seksual Wanita/ Sumber: Freepik.com

Nah, berikut ini adalah beberapa penyebab yang kerap mengakibatkan seseorang mengalami trauma seksual. Simak ulasannya berikut ini!

1. Pelecehan Seksual

Banyak orang menyepelekan korban pelecehan seksual yang kerap kali meresahkan para korban, khususnya wanita. Padahal, trauma dari tindakan pelecehan ini bisa berdampak serius terhadap kondisi psikis dan mental seseorang.

Tidak hanya pelecehan fisik, pelecehan verbal pun kerap kali menjadi penyebab gangguan psikis yang serius terhadap kepercayaan diri seseorang secara seksual.

Jika pelecehan fisik dilakukan dengan kontak fisik secara langsung, seperti disentuh, dicolek, dan kontak fisik lain, pelecehan verbal dapat berupa siulan, kata-kata menggoda, catcalling, hingga hinaan.

Tidak jarang pula orang-orang yang mengalami trauma seksual memiliki masa lalu dengan masalah dalam rumah yang rumit dan kompleks.
Masalah Rumah Tangga/ Sumber: Freepik.com

2. Masalah dalam Rumah

Tidak jarang pula orang-orang yang mengalami trauma seksual memiliki masa lalu dengan masalah dalam rumah yang rumit dan kompleks. Orangtua yang terus bertengkar hingga kekerasan yang dialaminya bisa berdampak pada rasa percaya diri dan hubungannya dengan orang lain, termasuk pasangannya sendiri.

Kekerasan atau kejadian traumatis bisa menjadi peristiwa satu kali atau pengalaman yang terus berlangsung dan tidak harus berupa kekerasan fisik. Setiap orang bereaksi terhadap trauma seksual dengan caranya sendiri dan respon setiap orang setelahnya juga berbeda.

Contoh trauma dan pelecehan seksual dapat berupa serangan seksual, pemerkosaan, pelecehan seksual, penguntitan, pelecehan seksual, pelecehan di jalan, pelecehan seksual masa kanak-kanak, pelecehan seksual atau inses dalam keluarga, perdagangan seks, pelecehan seksual online, dan kekerasan seksual dalam hubungan.

Kekerasan atau kejadian traumatis bisa menjadi peristiwa satu kali atau pengalaman yang terus berlangsung dan tidak harus berupa kekerasan fisik.
Trauma Pelecehan/ Sumber: Freepik.com

Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami masalah ini, segeralah hubungi psikolog untuk mendapatkan penanganan terbaik. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id