sign up SIGN UP

SKINCARE

4 Bahan Alami yang Tak Boleh Dipakai untuk Wajah, Ternyata Bisa Merusak Kulit!

Lulu Lukyani | Kamis, 08 Apr 2021 18:18 WIB
4 Bahan Alami yang Tak Boleh Dipakai untuk Wajah, Ternyata Bisa Merusak Kulit!
Ilustrasi masker wajah dengan timun/Freepik
Jakarta -

Merawat kulit dengan bahan-bahan alami bisa jadi aman, namun bisa juga tidak aman. Pasalnya, tidak semua bahan alami cocok dipakai untuk kulit. Beberapa bahan alami bahkan memiliki kandungan yang bisa menyebabkan masalah kulit seperti iritasi dan kemerahan.

Agar lebih berhati-hati, simak 4 bahan alami yang tidak boleh digunakan untuk perawatan kulit.

1. Putih telur

Telur.
Telur/Freepik

Masker putih telur diklaim mampu mengencangkan dan menghaluskan kulit. Di samping itu, ada risiko yang mengintai dari pemakaian putih telur pada wajah. Telur mentah dapat terkontaminasi dengan bakteri salmonella. Mengaplikasikan putih telur mentah dekat dengan mulut berisiko mengakibatkan infeksi saluran pencernaan.

Namun, efek negatif dari salmonella jarang terjadi, terutama jika menggunakan telur yang dipasteurisasi.

2. Lemon atau jeruk nipis

Lemon.
Lemon/Freepik

Menggunakan lemon atau jeruk nipis pada wajah disebut-sebut mampu mengatasi noda bekas jerawat.

Faktanya, psoralen dalam lemon dan jeruk nipis dapat menyebabkan reaksi fototoksik pada kulit saat terkena sinar UV. Akibatnya, ruam atau luka bakar pun kerap muncul satu hingga tiga hari setelah terkena matahari.

3. Kayu manis

Kayu manis.
Kayu manis/Freepik

Kayu manis memang dapat membuat masakan memiliki aroma dan rasa yang sedap. Namun, tidak untuk kulit wajah.

Meski kayu manis memiliki manfaat antimikroba, beberapa kasus melaporkan munculnya luka bakar setelah menggunakan kayu manis pada wajah. Ini bisa jadi disebabkan oleh kulit yang alergi atau hipersensitif terhadap kayu manis.

Jika tergoda untuk mencoba masker kayu manis, lakukan uji coba terlebih dahulu dengan menempelkan kayu manis pada kulit di depan daun telinga.

4. Cuka sari apel

Cuka sari apel.
Cuka sari apel/Freepik

Cuka sari apel telah banyak digunakan dalam perawatan kulit alami karena diklaim mampu mengatasi jerawat dan memudarkan bintik penuaan. Namun, menggunakan cuka sari apel pada wajah akan menimbulkan sensasi menyengat yang tidak nyaman.

Selain itu, cuka sari apel memiliki tingkat asam yang tinggi. Jika digunakan untuk mengobati luka jerawat, berisiko menimbulkan iritasi yang lebih parah.

Menggunakan cuka sari apel pada wajah pun berisiko bagi kesehatan mata. Jika terkena mata, kemungkinan mata akan mengalami iritasi.

 

(mel/mel)

Our Sister Site

mommyasia.id