sign up SIGN UP

4 Alasan Orang Memilih Childfree, Salah Satunya Trauma

Risma Oktaviani | Rabu, 25 Aug 2021 22:15 WIB
4 Alasan Orang Memilih Childfree, Salah Satunya Trauma
hidup tanpa anak/ foto: freepik.com/wirestock

Belakangan ini, seorang Influencer dan Youtuber cantik, Gita Savitri, sedang ramai diperbincangkan karena ia dan suaminya sepakat untuk memilih childfree atau hidup tanpa anak. Keputusan tersebut tentunya menuai pro dan kontra dari warganet.

Berbeda dengan childless yang mempunyai arti orang-orang yang ingin menjadi orang tua namun tidak bisa mempunyai anak, childfree adalah istilah yang digunakan secara umum untuk mereka yang sebenarnya dapat memiliki anak namun secara sadar memilih untuk tidak melakukannya dan tidak memiliki keinginan untuk menjadi orang tua.

Sayangnya, mereka yang memilih childfree seringkali dihakimi dan dituduh egois oleh masyarakat. Namun, berikut ini adalah beberapa alasan kenapa seseorang memilih untuk childfree.

Nggak Semua Orang Ingin Punya Anak

gak semua orang mau punya anak
bahagia tanpa anak / freepik.com / our-team

Nggak semua orang ingin punya anak dan menjadi orang tua, sesederhana itu. Sebagian orang sangat menginginkan anak dan bahagia saat mereka memiliki anak. Di sisi lain, sebagian lainnya sudah sangat puas dan bahagia hidup tanpa seorang anak.

Hanya karena seseorang nggak menginginkan anak dan nggak mempunyai anak, nggak otomatis membuat mereka kesepian dan menyedihkan. Sebaliknya, mereka akan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada diri mereka sendiri maupun dengan pasangannya, yang akan memungkinkan kreativitas yang lebih besar dan mengeksplorasi ambisi mereka pribadi.

Memiliki Anak adalah Tanggung Jawab Besar

kesadaran akan tanggung jawab
sadar akan tanggung jawab / freepik.com /tirachardz

Childfree adalah sebuah keputusan yang dibuat secara sadar, salah satunya adanya kesadaran bahwa memiliki anak adalah sebuah tanggung jawab yang sangat besar. Nggak hanya melahirkan dan memberinya makan, namun ada hak-hak hidupnya yang harus kamu penuhi agar sang anak dapat mendapatkan kehidupan yang layak dan lebih baik.

Bahkan, ironisnya sebagian orang yang mempunyai anak mungkin hanya sekedar memilikinya tanpa memikirkannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempersiapkan segala hal secara matang, baik dari segi mental, emosional, dan juga finansial.

Mengejar Karier

mengejar karir
mengejar karir / freepik.com

Pekerjaan memakan banyak waktu dan tenaga, dan karier yang memuaskan diperoleh dengan susah payah. Membangun karier bisa memakan waktu bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun, dan banyak orang nggak mau menyerah setelah bekerja keras untuk membangunnya sendiri. Sehingga, sebagian orang memilih untuk menginvestasikan waktu dan perhatian mereka dalam pekerjaannya daripada membaginya untuk membesarkan seorang anak. 

Trauma Masa Lalu

trauma masa lalu
trauma masa lalu / freepik.com / prostooleh

Orang-orang yang memiliki masa kecil yang traumatis terkadang memilih untuk nggak memiliki anak karena takut mengulang sejarah mereka sendiri. Mereka mungkin merasa bahwa mereka nggak mempunyai kemampuan untuk menjadi orang tua karena trauma tersebut. Sehingga, memutuskan untuk childfree adalah pilihan yang tepat daripada nantinya sang anak merasa nggak bahagia dan menyesal telah dilahirkan.

Mempunyai anak atau tidak merupakan sebuah pilihan yang harus dihormati. Karena nggak semua orang mempunyai tujuan dan kebahagiaan yang sama. Untuk itu, sebelum menjadi orang yang judgemental, yuk sama-sama saling menghargai keputusan orang lain.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id