sign up SIGN UP

Keputusan ChildFree Gita Savitri, Menyalahi Kodrat Atau Memperjuangkan Hak?

Amelia Ayu Kinanti | Jumat, 20 Aug 2021 16:45 WIB
Keputusan ChildFree Gita Savitri, Menyalahi Kodrat Atau Memperjuangkan Hak?
caption
Jakarta -

Ramai diperbincangkan seorang Youtuber Gita Savitri ketika ia membagikan keputusannya soal #ChildFree alias tak ingin memiliki anak. Beragam reaksi ia terima, tak sedikit juga yang mengecam keputusannya.

Di akun Youtubenya, Gita mengungkapkan keputusannya dan suami untuk tidak memiliki anak. Bagi pasangan muda itu memiliki anak adalah tanggung jawab yang besar dan harus berdasarkan rencana yang matang sebelum memutuskannya

"In my honest opinion, lebih gampang nggak punya anak daripada punya anak. Karena banyak banget hal preventif yang bisa dilakukan untuk tidak punya anak," ujar Gita Savitri di akun Youtubenya.

Dikutip Beautynesia dari Detikhot, Victoria Tunggono, seorang penulis sekaligus pengamat isu perempuan ikut memberikan tanggapannya.

Dalam esai "Lapisan Identitas yang Kuhidupi" yang dimuat dalam buku Queer etc., Victoria Tunggono menuliskan bahwa pada dasarnya, tidak semua perempuan diciptakan untuk menjadi ibu. Dirinya berpandangan, perempuan bisa saja memiliki pemikiran yang lain, termasuk berpikir untuk tidak menginginkan kehadiran seorang anak.

Menurut perempuan yang juga menulis buku Childfree & Happy (2021), kebahagiaan memiliki banyak bentuk dan setiap orang memaknainya secara berbeda. Kebahagiaan tidak selalu ditentukan oleh keberadaan anak.

Dibenturkan dengan Kodrat

Gita Savitri dan Paul Andre PartohapGita Savitri dan Paul Andre Partohap/ Foto: Instagram.com/gitasav

Pilihan Gita dan Suami soal tidak memiliki anak mendapatkan berbagai tanggapan. Bagi yang tidak setuju berpendapat bahwa sikap Gita sebagai sesuatu yang menyalahi kodratnya sebagai perempuan. Pendapat ini seolah membuat perempuan sebagai makhluk yang "tak lengkap" jika belum hamil, melahirkan, dan punya anak.

Padahal banyak juga perempuan yang memang memiliki keadaan kesehatan yang tidak memungkinkannya untuk hamil dan melahirkan. Apakah itu artinya dia tak layak disebut perempuan utuh?

Perempuan Bukan Sekadar "Pabrik" Keturunan

Gita Savitri dan Paul Andre PartohapGita Savitri dan Paul Andre Partohap/ Foto: Instagram.com/gitasav

Harus diingat, nilai perempuan tak diukur dari statusnya, rahimnya, atau fisiknya saja. Layaknya gender yang lain, perempuan juga memiliki nilai lain, selain yang sifatnya domestik. Penilaian bahwa perempuan tidak 'utuh' karena belum memiliki anak harusnya tak lagi pantas untuk dibahas. Karena hal itu sifatnya sangat pribadi.

Menganggap perempuan egois hanya karena ia memilih untuk tak memiliki anak merupakan sebuah pemikiran yang dangkal. Karena belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa mereka yang tidak memiliki anak lebih egois dari yang memiliki anak. Namun jelas egois ketika kita memaksakan pandangan kita soal memiliki anak ke orang lain, sambil menuding orang tersebut yang egois.

Perempuan (Harusnya) Memiliki Otoritas Terhadap Tubuhnya Sendiri

Galeri Gita SavitriGaleri Gita Savitri/ Foto: Instagram/gitasav

Menghakimi keputusan seseorang untuk tidak memiliki anak, lalu menudingnya egois adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi nilai-nilai patriarki. Nilai-nilai dimana perempuan tak boleh memiliki otoritasnya terhadap hidup dan dirinya sendiri.

Dalam konteks Gita Savitri, ia dan suami mengaku sudah memikirkan matang-matang mengenai konsep #childfree yang mereka anut. Seharusnya hal tersebut sudah cukup membuat orang lain berhenti mempertanyakan keputusan mereka, apalagi sampai membahas konsep kebahagiaan rumah tangga.

Setiap pasangan memiliki tujuan menikah yang berbeda. Memiliki keturunan hanya satu di antara tujuan yang lain. Mempertanyakan kebahagiaan pernikahan dengan keputusan tidak memiliki anak sangatlah tidak adil.

Sudah saatnya kita paham, pilihan soal memiliki keturunan adalah hal pribadi setiap insan yang merdeka, insan yang memiliki otoritas terhadap tubuhnya sendiri, apapun jenis kelamin mereka.

(ayk/ayk)

Our Sister Site

mommyasia.id