sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Kenali Dampak-Dampak Psikologis dari Pernikahan Tanpa Seks

Rumaysha Milhania | Senin, 07 Sep 2020 02:00 WIB
Kenali Dampak-Dampak Psikologis dari Pernikahan Tanpa Seks
caption
Jakarta -

Saat menjalani pernikahan, semua orang tahu bahwa kehidupan suami istri akan dilengkapi dengan hubungan seksual yang aktif. Itu mungkin merupakan bayangan ideal masyarakat mengenai suami dan istri. Namun, kenyataannya tiap pasangan melalui kondisi dan situasi yang berbeda hingga menyebabkan hubungan mereka unik dengan keputusan dan cara mereka masing-masing. Hal ini termasuk juga dengan mereka yang memiliki hubungan pernikahan tanpa seks.

Meskipun akar penyebab dari sebuah hubungan bisa beragam dan kompleks, efek psikologis dari pernikahan tanpa seks ternyata cukup serius.
Konflik Pernikahan/ Sumber: Freepik.com

Meskipun akar penyebab dari sebuah hubungan bisa beragam dan kompleks, efek psikologis dari pernikahan tanpa seks ternyata cukup serius. Ini juga berarti pada kehancuran hubungan dengan relasi yang tidak sama dengan mereka yang memiliki kedekatan yang intim. 


Dampak Pernikahan tanpa Seks

Hasil psikologis yang sangat negatif tampak pada mereka yang tidak berhubungan seks secara rutin dalam pernikahan. Itulah yang tentunya akan terjadi pada mereka yang benar-benar absen dari seks dalam pernikahan. Beberapa dampak yang harus diantisipasi antara lain: 

  • Kehilangan kepercayaan diri: Saat salah satu pihak dari pasangan masih ingin berhubungan seks sedangkan yang lainnya tidak, penolakan ini akan mempermalukan pihak yang masih berkeinginan.
  • Menurunkan harga diri: Ketika salah satu pasangan berhenti berhubungan seks, pasangannya akan mengalami penurunan harga diri karena merasa dirinya sudah diabaikan. Kehilangan perasaan diinginkan itu bisa menghancurkan.
  • Perasaan gagal: Banyak pasangan merasa bahwa pernikahan seharusnya mencakup kehidupan seks yang aktif. Jika tidak, mereka akan merasa hubungan tersebut belum lengkap dan gagal. 
  • Perasaan kekurangan: Ketika seks menghilang dalam pernikahan, kasih sayang secara keseluruhan, keintiman dan hubungan juga akan memudar. Sentuhan, koneksi fisik, dan seks membantu orang merasa seperti mereka adalah bagian dari pasangannya. Jika tidak, semua itu akan hilang.
Ketika seks menghilang dalam pernikahan, kasih sayang secara keseluruhan, keintiman dan hubungan juga akan memudar.
Masalah Pernikahan/ Sumber: Freepik.com
  • Kehilangan kedekatan: Terkadang, pernikahan tanpa seks dapat mengarah pada hasil akhir negatif, seperti perceraian. 
  • Kemarahan atau depresi: Jika seks terasa seperti bagian penting dari hidupmu, dan kamu terjebak dalam pernikahan satu arah tanpa seks, hidupmu mungkin tidak terasa memuaskan. Ini akan berdampak secara internal dengan penderitaan yang nantinya dapat berubah menjadi depresi.
  • Kekurangan hormon: Seks melepaskan hormon oksitosin dan endorfin ke otak. Kedua hormon inilah yang membuat pasangan merasa saling terhubung dan seimbang secara emosional. Hormon yang lebih rendah juga berisiko membuat pasangan merasa tak lagi terhubung dan saling tertekan.
Jika seks terasa seperti bagian penting dari hidupmu, dan kamu terjebak dalam pernikahan satu arah tanpa seks, hidupmu mungkin tidak terasa memuaskan. Ini akan berdampak secara internal dengan penderitaan yang nantinya dapat berubah menjadi depresi.
Pernikahan tanpa Seks/ Sumber: Freepik.com

Nah, itulah beberapa dampak pernikahan tanpa kehidupan seksual secara psikologis. Semoga informasi ini bermanfaat dan membuatmu lebih menyadari bahwa seks merupakan bagian dari kebutuhan biologis dan psikologis.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id