sign up SIGN UP

Tips Menjaga Hubungan Tetap Harmonis Setelah Punya Anak

Rumaysha Milhania | Kamis, 22 Apr 2021 22:30 WIB
Tips Menjaga Hubungan Tetap Harmonis Setelah Punya Anak
caption

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang tua baru adalah kelompok yang paling tidak puas dan memiliki banyak tantangan dalam hal kebahagiaan perkawinan. Menjalani kehidupan baru dengan buah hati memang merupakan anugerah. Namun, di saat yang bersamaan ini juga bisa menjadi tantangan dengan beragam perubahan besar dalam kehidupan. 

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang tua baru adalah kelompok yang paling tidak puas dan memiliki banyak tantangan dalam hal kebahagiaan perkawinan. Menjalani kehidupan baru dengan buah hati memang merupakan anugerah.
Orangtua Baru/ Sumber: Freepik.com

Transisi saat menjalani masa-masa awal kelahiran bayi itu sendiri merupakan hal yang sulit. Ini kemudian akan menjadi lebih sulit ketika pasangan memiliki harapan yang tidak realistis tentang bagaimana mereka bersikap dan berinteraksi satu sama lain. Tanpa disadari konflik kemudian akan muncul dan membuat kedua pasangan saling menuntut satu sama lain.

Nah, berikut ini adalah beberapa cara untuk bisa menjaga hubungan tetap harmonis setelah kelahiran anak.

Sadarilah bahwa ini akan menjadi hal yang sulit bagi kamu berdua

Sangat manusiawi saat seseorang menganggap bahwa dirinya adalah yang paling banyak berkorban dan menderita dalam sebuah masa-masa sulit. Namun, coba ingat bahwa kamu masing-masing sedang menghadapi perubahan identitas utama.

Pengalaman kamu mungkin terlihat berbeda dan masih sama intensnya. Menyadari bahwa kamu berdua memiliki peran yang sama dalam memangku beban akan mengurasi tendensi untuk pertengkaran.

Luangkan waktu untuk berbicara tentang kesulitan yang dihadapi satu sama lain

Satu-satunya cara untuk bisa lebih tenang dan memahami kondisi satu sama lain adalah dengan berkomunikasi. Luangkan waktu untuk berdiskusi dan saling mengungkapkan isi hati dan perasaan.

Saat pasanganmu bicara, pastikan kamu menyimak dengan saksama untuk bisa mencari titik tengah atas keluh kesah yang kamu miliki berdua. Ini kemudian diharapkan dapat membuka pikiran kalian berdua agar lebih terbuka untuk mencari resolusi daripada hanya mengeluarkan keluhan.

Satu-satunya cara untuk bisa lebih tenang dan memahami kondisi satu sama lain adalah dengan berkomunikasi. Luangkan waktu untuk berdiskusi dan saling mengungkapkan isi hati dan perasaan.
Menjadi Orang Tua/ Sumber: Freepik.com

Saat berbicara, bicaralah dengan efektif.

Mengekspresikan kemarahan dan frustrasi dengan cara yang tidak menyebabkan pasanganmu tersudutkan bukanlah hal yang mudah. Kunci utama yang harus kamu perhatikan adalah menghindari kritik langsung dan bersikap spesifik tentang apa yang kamu butuhkan dari pasanganmu. Mulailah percakapan yang membangun dan berusaha untuk saling memahami satu sama lain.

Siapkan waktu untuk "Couple Time" untuk keharmonisan pasangan.

Memiliki waktu untuk berdua adalah hal yang sangat penting. Jika perlu, titipkan si kecil pada orang terpercaya selama satu atau dua jam agar kamu bisa makan bersama atau bersantai berdua sejenak.

Jangan pernah merasa bersalah atau berdosa apabila kamu melakukan itu. Pahami bahwa ini sangat penting untuk menjaga kondisi mental dan hubunganmu berdua tetap baik. Ingat, orangtua yang harmonis sangat penting dalam mempengaruhi tumbuh kembang anak yang baik.

Memiliki waktu untuk berdua adalah hal yang sangat penting. Jika perlu, titipkan si kecil pada orang terpercaya selama satu atau dua jam agar kamu bisa makan bersama atau bersantai berdua sejenah.
Suami dan Istri/ Sumber: Freepik.com

Itulah beberapa hal penting yang harus kamu lakukan untuk menjaga relationship tetap baik selama masa-masa awal menjadi orangtua. Semoga informasi ini bermanfaat. ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id