sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Wanita di 5 Negara Ini Rata-rata Menikah di Usia Lebih dari 25 Tahun

Aqida Widya | Kamis, 10 Jun 2021 15:30 WIB
Wanita di 5 Negara Ini Rata-rata Menikah di Usia Lebih dari 25 Tahun
Wedding/ sumber: pexels.com

Wanita yang menikah di usia 25 tahun mungkin sudah menjadi hal yang biasa di Indonesia. Bahkan ini menjadi standar hidup yang harus dijalankan hampir setiap wanita.

Sebagai wanita, terkadang hal-hal seperti ini justru memicu stres. Tujuan menikah pun akhirnya hanya agar untuk memenuhi standar hidup yang berlaku dan  tidak menjadi bahan omongan orang lain.

Lalu bagaimana dengan wanita di negara lain? Apakah mereka juga menikah di usia 25 tahun? Yuk, simak ulasan berikut. Mungkin di Indonesia kamu dianggap telat menikah, tapi di negara lain malah dianggap terlalu cepat nikah.

1. Jepang

Nikah muda bukanlah tren di Jepang
Pernikahan di Jepang/Sumber foto: unsplash.com

 

Sulit bertemu jodoh karena sibuk bekerja dan biaya pernikahan yang semakin mahal menjadi alasan kenapa wanita dan pria di Jepang enggan untuk nikah muda. Rata-rata wanita Jepang menikah di usia 29,3 tahun.

2. Korea

Wanita Korea enggan nikah muda
Nikah muda di Korea/Sumber foto: pixabay.com

Tak jauh berbeda dengan Jepang, wanita dan pria di Korea pun enggan untuk nikah muda. Alasannya pun beragam mulai dari biaya hidup yang semakin mahal, keuangan yang belum stabil, hingga sulitnya berkarir apabila menikah di usia muda, terutama bagi wanita. Karena itulah rata-rata wanita di Korea baru menikah di usia 30,4.

Selain enggan menikah muda, baik wanita maupun pria di Korea juga enggan untuk memiliki anak, karena menurut mereka kalau punya anak artinya biaya hidup akan bertambah. Rendahnya tingkat pernikahan dan kelahiran ini membuat Korea menjadi negara dengan tingkat kesuburan yang rendah di dunia.

3. Spanyol

persyaratan nikah di Spanyol hanya perlu izin orangtua saja
Persyaratan nikah di Spanyol/Sumber foto: unsplash.com

Berbeda dengan Jepang dan Korea dimana baik pria maupun wanitanya tidak ingin menikah di usia muda, di Spanyol justru sebaliknya. Rata-rata wanita dan pria di Spanyol menikah di usia 27,7 tahun. Tapi, sebenarnya usia remaja pun mereka sudah boleh menikah karena sudah dilegalkan secara hukum.

Awalnya, batas usia minimal menikah di Spanyol itu 14 tahun, namun pemerintah Spanyol akhirnya menaikkan batas usia minimalnya menjadi 16 tahun.

Nah, dengan adanya perubahan batas usia menikah ini, persyaratan nikah juga ikut berubah, Ladies. Mereka yang berusia 14 tahun baru boleh menikah setelah mendapatkan izin dari hakim, sementara mereka yang berusia 16 tahun atau lebih boleh menikah setelah mendapat izin dari orang tua.

4. Italia

Wanita di Italia menikah saat berusia 30an tahun
Pernikahan di Italia/Sumber foto: unsplash.com

Negara yang terkenal dengan julukan Negara Pizza ini memiliki usia rata-rata menikah di atas 30 tahun, lho! Wanita di Italia rata-rata menikah setelah berusia 31 tahun. Mereka menganggap bahwa usia 30an tahun adalah usia yang tepat untuk menikah dan jauh dari kesan tergesa-gesa. Hmm, menurut kamu gimana, Ladies?


5. Prancis

Wanita di Prancis menikah saat berusia 30an tahun
Pernikahan di Prancis/Sumber foto: pexels.com

Ternyata tren nikah muda juga tidak berlaku di Prancis. Meskipun salah satu kota yang ada di Prancis mendapat julukan sebagai kota romantis, tapi nyatanya tidak membuat wanita dan pria muda di Prancis ingin cepat-cepat menikah. Rata-rata wanita di Prancis menikah pada usia 32 tahun. Alasannya sederhana kok, mereka ingin melakukan hal-hal yang diinginkan dulu sebelum menikah.

Well, intinya keputusan mau menikah di usia berapapun itu adalah hak individu, yang penting menikahlah dengan orang yang tepat bukan di waktu yang cepat. Toh, menikah juga bukan sebuah perlombaan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id