sign up SIGN UP

Bukan Cuma PMS, Fase Kemunculan Bulan Juga Punya Pengaruh ke Suasana Hatimu!

Febriyani Rahmania | Rabu, 29 Sep 2021 22:45 WIB
Bukan Cuma PMS, Fase Kemunculan Bulan Juga Punya Pengaruh ke Suasana Hatimu!
caption
Jakarta -

Suasana hati yang berubah-ubah kerap kali disangkutpautkan oleh hormon. Apalagi menjelang menstruasi atau pre menstruation syndrome (PMS), suasana hati bisa mendadak berubah jadi gloomy dan sensitif. Tak jarang, kondisi fisik juga ikut menurun.

Selain itu, perubahan mood juga bisa pengaruhi oleh keadaan. Keadaan yang menyenangkan dan suportif, akan membuat hati kita senang, begitu sebaliknya. Namun, pernahkah kamu merasakan perubahan suasana hati saat tidak sedang PMS dan tidak sedang ada yang membuatmu kesal?

Jika pernah, jangan bingung, Beauties. Coba cek kemunculan bulan pada malam itu, mungkin siklus bulan yang terlihat saat itu yang memengaruhi suasana hatimu. Ya, gagasan penampakan bulan berdampak pada suasana hati bukan hal baru. Banyak orang di dunia yang meyakini hal ini, terutama dari kalangan holistik.

Hal itu disampaikan oleh Marina Binding, Praktisi Kesehatan Holistik di Switchback Travel, seperti dikutip dari Cosmopolitan UK. "Terlepas dari pengobatan modern, sebenarnya ada penelitian yang menunjukkan bahwa kita mengalami kurang tidur selama siklus bulan tertentu," kata Marina.

Air hangat dapat bantu mengurangi nyeri datang bulanIlustrasi PMS. (Foto: Pexels.com)/ Foto: Neysa Alicia

Selain itu, menurutnya ,ada banyak teori di luar sana tentang dampak bulan purnama mempengaruhi kita. Di sisi lain, keadaan bulan juga berpengaruh pada pasang surut air laut, seperti halnya manusia dengan tubuh manusia. "Manusia terdiri dari sekitar 70% air, jadi kendali bulan atas air laut juga berlaku untuk tubuh manusia oleh tarikan gravitasi," kata Marina.

Hal ini akan lebih berasa oleh orang-orang dengan zodiak yang terkenal sensitif, seperti Pisces dan Cancer. "Namun, tubuh kamu bisa bereaksi sangat berbeda terhadap orang lain, jadi kuncinya adalah mendengarkan tubuh kamu dan melakukan apa yang terasa benar," imbuh Marina.

bulanbulan/ Foto: timeanddate.com

Jadi, seberapa besar pengaruh siklus bulan yang memakan waktu 29,5 hari pada suasana hati kita? Yuk, ketahui sama-sama lewat penjelasan yang dihimpun dari Cosmopolitan UK berikut ini. Pelajari mengenai bulan baru, bulan sabit lilin, bulan kuartal pertama, bulan purnama, bulan purnama, bulan purnama, bulan kuartal ketiga, dan bulan sabit memudar. Let's go!

Siklus Bulan Baru

Bulan baru adalah permulaan. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk membuat keputusan, memulai pekerjaan, atau mempelajari keterampilan baru. Menurut Marina, bulan baru juga waktu yang ideal untuk meditasi.

Bulan baru.Bulan baru./ Foto: magdalenerosetemple.com

"Pada siklus ini, matahari dan bulan berada di sisi yang sama dengan bumi, sehingga tidak saling bertentangan, juga tidak menimbulkan perasaan tegang. Pada tahap siklus ini, kamu akan merasa tenang tapi termotivasi untuk siklus berikutnya," jelas Marina.

Siklus Waxing Crescent

Waktu menjelang bulan seperempat pertama adalah waktu untuk niat dan tujuan. Pada siklus ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai mengerjakan rencana untuk bulan depan, seperti olahraga atau bikin janji makan siang dengan teman lama.

bulanWaxing Crescent./ Foto: timeanddate.com

Marina menjelaskan bahwa pada siklus yang berlangsung 7 hari ini, kamu akan memiliki pola pikir positif untuk minggu depan. "Selama minggu ini kamu akan lebih merasa bersemangat dan benar-benar ingin melakukan niat kamu."

Siklus Bulan Kuartal Pertama

Quarter moon.Quarter moon./ Foto: almanac.com

Penampakan bulan pada kuartal pertama mungkin mulai berdampak sedikit buruk bagi hidupmu. "Bulan kuartal pertama berarti kamu akan mulai merasakan penolakan dan frustrasi. Kamu bahkan mungkin mulai merasa nggak sabar, terutama jika kamu merencanakan tujuan yang belum berhasil," kata Marina. Di siklus ini, waktu yang tepat untuk sedikit perawatan diri. 

Siklus Waxing Gibbous

Waxing GibbousWaxing Gibbous/ Foto: timeanddate.com

Setelah berjibaku dengan siklus bulan kuartal pertama, ini saatnya memasuki siklus waxing gibbous, dan ini waktu yang tepat untuk penyesuaian, penyempurnaan, dan bebenah. Susun ulang tujuan yang mungkin agak terlalu ambisius dalam siklus yang berjalan selama lima hari ini.

Siklus Bulan Purnama

Fenomena Bulan Biru Musiman atau Seasonal Blue Moon di langit Bekasi, Minggu (22/8/2021). Bulan Biru adalah purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali bulan purnama. ANTARA FOTO/Paramayuda/wsj.Bulan Purnama. (Foto: ANTARA FOTO/Paramayuda/wsj.)

Aha! Tiba juga kita di siklus bulan penuh atau bulan purnama. Siklus ini memiliki pengaruh pada emosi besar kita. Kamu mungkin akan merasa kewalahan dan sedikit lebih bersemangat dari biasanya. Menurut Marina, bulan purnama juga menandakan beberapa perubahan tidur, jadi sangat mungkin jika kamu mengalami insomnia atau terbangun pada tengah malam.

"Siklus ini menguji kita, untuk menyerah pada perasaan marah dan kehilangan fokus, atau mengatasinya dan tetap fokus pada tujuan kita," kata Marina dikutip dari sumber yang sama. Marina berpesan untuk tidak menekan diri terlalu keras.

Siklus Waning Gibbous

Waning GibbousWaning Gibbous/ Foto: timeanddate.com

Bulan purnama mulai yang memudar. Di siklus in kamu akan merasa mulai relax sejenak. Marina menjelaskan, pada siklus ini mungkin kamu akan menuai manfaat dari pekerjaan yang telah kamu lakukan secara sungguh-sungguh. Memudarnya siklus bulan purnama juga membuat kita merasa lebih terbuka untuk berbagi. Jadi, segera wujudkan janji makan siang bersama sahabatmu.

Bulan Sabit yang Memudar (7 hari)

Waning CrescentWaning Crescent/ Foto: timeanddate.com

Bulan sabit yang memudar menunjukkan awal malam. Memasuki siklus ini, kamu akan merasa lelah selama sebulan terakhir dan ingin bersantai. Saat kamu merenung, kamu mungkin merasa bijaksana dan mulai mempertimbangkan apa yang telah kamu lakukan dengan baik dan apa yang bisa kamu lakukan dengan lebih baik.

"Terimalah perasaan ini, karena itu akan menjadi pertanda baik bagi kamu di siklus bulan berikutnya," pesan Marina. Lebih lanjut, menurut Marina, setiap siklus adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id