sign up SIGN UP

3 Tema Met Gala yang Paling Kontroversial, Ada yang Memecahkan Rekor Pengunjung Terbanyak

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 03 May 2022 14:30 WIB
3 Tema Met Gala yang Paling Kontroversial, Ada yang Memecahkan Rekor Pengunjung Terbanyak
caption

Sebagai acara pembukaan pameran Costume Institute yang berada di Metropolitan Museum of Art, New York, tentu tema berkaitan tentang fashion tertentu diangkat sebagai ekshibisi. Sejak pertama diselenggarakannya Met Gala yakni acara pembuka pameran serta penggalangan dana untuk Costume Institute, mengangkat banyak tema mulai dari haute couture, superhero, rock style, dan masih banyak lagi. Mengingat banyaknya pengaruh terhadap fashion mulai dari segi kultural, budaya, bahkan agama, pameran sejarah mode yang prestisius ini terkadang mengangkat tema yang justru menuai kontroversi. Berikut diantaranya.


China: Through The Looking Glass 

Met exhibition, China: Through The Looking Glass/
Met exhibition, China: Through The Looking Glass/ Foto: metmuseum.org

Mengingat budaya Asia yang kaya, pameran infusi budaya Tiongkok dalam fashion menarik untuk disimak.  Melansir Refinery29, ekshibisi China: Through The Looking Glass berhasil menarik 815.992 pengunjung. Namun, tidak sedikit dari mereka yang menganggap tema ini merupakan bentuk apropriasi kultural. Pameran menunjukkan busana tradisional Tiongkok dari kacamata Barat, berikut interpretasinya dalam gaya busana Barat sehingga mendistorsi identitas Tiongkok itu sendiri. Misalnya, Imperial robe dari dinasti Qing diletakkan di area dengan pencahayaan redup, sedangkan interpretasi lebih modern dari rumah mode besar ditempatkan di depan dan tengah.

Mengutip Guardian, Andrew Bolton selaku kurator Costume Institute memberikan penjelasan bahwa sebenarnya acara bukan sepenuhnya tentang Tiongkok, melainkan fantasi kolektif Tiongkok dan bagaimana hal itu direpresentasikan di budaya Barat, terutama di dunia fashion dan perfilman.

Heavenly Bodies: Fashion and The Catholic Imagination

Met exhibition, Heavenly Bodies/
Met exhibition, Heavenly Bodies/ Foto: metmuseum.org

Tema yang berusaha menangkap bagaimana gereja Katolik memengaruhi fashion ini masuk dalam daftar tema paling kontroversial sekaligus pemecah rekor pengunjung terbanyak, yaitu 1.659.647. Dilansir Harper’s Bazaar, Vatican telah mengizinkan pagelaran pameran dengan tema tersebut, bahkan meminjamkan 50 pakaian beserta aksesori. Walaupun begitu, masih banyak orang merasa tersinggung akan tema ini dan menilai pameran tersebut tidak menghargai agama Katolik, bahkan termasuk menista agama.

Kardinal Uskup Agung New York, Timothy Dolan, bahkan turut berpartisipasi dalam acara. Ia mengungkapkan saat konferensi pers bahwa tema yang diusung pameran seputar antara 3 hal: kebenaran, kebaikan, dan keindahan. “Karena itu kami tertarik dengan seni, budaya, musik, literatur, dan ya, termasuk mode.”

In America: An Anthology of Fashion

Met Gala 2021/
Met Gala 2021/ Foto: pinterest.com/ELLE Australia

Beauties, tema yang diambil untuk Met Gala tahun ini ternyata juga mengundang komentar negatif lho! Berfokus pada periode Gilded di Amerika Serikat dan mengambil dress codeGilded Glamour” yang berkonotasi dengan kemewahan dan kesempurnaan. Tentu kita sudah bisa membayangkan busana seperti apa yang nantinya ditunjukkan. Di sisi lain, tema ini dinilai tidak pantas saat ketegangan perang Rusia-Ukraina masih terus berlanjut. 

Setelah diumumkannya tema glamor ini, pengguna sosial media menganggap Met Gala tidak peka akan peperangan yang terjadi. “Gilded Glamour at a time of war, let them eat cake” tulis blogger Bryanboy merespon pemberitaan tema Met Gala 2022 di Twitter, menyindir dengan quote terkenal Marie Antoinette. 

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(raf/raf)

Our Sister Site

mommyasia.id