10 Perusahaan Tertua di Indonesia, Berhasil Lintas Zaman hingga Ratusan Tahun

Tim Redaksi CNBC Indonesia | Beautynesia
Senin, 19 Aug 2024 17:15 WIB
Pos Indonesia (1746)
Pos Indonesia/ Foto: Detikcom/Ari Saputra

Mendirikan perusahaan yang bisa bertahan dari generasi ke generasi bukanlah suatu yang mudah. Tak kalah sulit dengan saat merintis, mempertahankan perusahaan agar tetap berdiri melintasi zaman membutuhkan kesamaan visi pelaku usaha dan kegigihan.

Boston Consulting Group bahkan mencatat usia harapan hidup perusahaan rata-rata sekitar 40-50 tahun saja. Ketika dihadapkan pada perkembangan zaman, perusahaan harus bisa beradaptasi dan lincah menjawab segala kebutuhannya. Oleh sebab itu, ketika ada perusahaan yang bisa bertahan hingga ratusan tahun, ini adalah sebuah pencapaian besar.

Di Indonesia, ada perusahaan tertua yang berhasil melintasi generasi dan masih kuat hingga saat ini. Berikut daftarnya.

Pos Indonesia (1746)

Logo PT Pos Indonesia

Pos Indonesia/ Foto: Detikcom/Ari Saputra

Sejarah Pos Indonesia bisa ditarik sejak zaman VOC tahun 1746, Beauties. Gubernur Jenderal VOC,Gustaaf Willem Baron van Imhoff, mendirikan lembaga pengantaran barang melalui sistem pos agar arus perdagangan lancar. Maka didirikanlah kantor pos pertama Indonesia di Batavia pada 26 Agustus 1746. Sejak saat itu hingga di sekarang, Pos Indonesia masih eksis meski memiliki banyak pesaing dan perubahan zaman digitalisasi.

Bank Rakyat Indonesia (1895)

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI

BRI/ Foto: Dok. BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia. Bahkan selalu masuk dalam jajaran big four.

Buku One Hundred Years Bank Rakyat Indonesia, 1895-1995 (1995:5-6) mencatat sejarah BRI bermula dari kas masjid. Pada 1894, ada guru sekolah yang ingin mengadakan pesta sunatan. Namun, guru itu tak punya uang dan terpaksa mengutang ke rentenir. Kabar ini kemudian terdengar oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja. Dia prihatin karena bisa dipastikan bahwa gaji guru yang kecil bakal bergelut dengan tagihan rentenir.

Kebetulan, dia diberikan amanah mengelola uang kas masjid Kota Purwokerto sebesar 4.000 gulden. Dia punya ide untuk menjadikan uang kas itu sebagai sarana menolong guru supaya tak lagi meminjam ke rentenir. Selain guru, para pegawai dan petani juga bisa meminjam.

Pada 16 Desember 1895, upaya Wirjaatmadja berhasil membentuk bank simpan pinjam De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden. Dia membentuk bank bersama Raden Atma Soepradja, R. Atma Soebrata dan R. Djaja Soemitra. Setelah Indonesia Merdeka, namanya berubah menjadi Bank Rakjat Indonesia.

 

Unilever

Logo Unilever

Unilever/ Foto: Unilever.co.id

Unilever merupakan perusahaan asal Inggris yang berdiri 1 Januari 1930. Namun perusahaan ini baru masuk ke Indonesia pada 5 Desember 1933 lewat Lever Zeepfabrieken N.V, berdiri di Angke, Jakarta Utara. Unilever menjadi salah satu perusahaan multinasional di Indonesia yang menopang perekonomian negara dari era sebelum Kemerdekaan, Era Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi.

Nilai ekonomi yang didistribusikan Unilever pada 2023 saja mencapai Rp 38,92 triliun dengan melibatkan 4.800 pekerja, 500.000 ritel kecil, hingga puluhan ribu petani. Nilai ekonomi yang didistribusikan setara dengan 0,2% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Baca selengkapnya di sini ya!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE