3 Tips Sukses Memulai Karier untuk Fresh Graduate Menurut Psikolog Harvard
Fase fresh graduate adalah waktu untuk memulai kehidupan baru setelah lulus menjadi mahasiswa. Dunia kerja adalah dunia yang nyata dengan persaingan ketat untuk mendapatkan pekerjaan impian.
Banyak lulusan baru yang mencari kerja namun ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Hingga akhirnya, mereka bisa mengalami stres karena mengirim lamaran yang tidak membuahkan hasil. Menurut Alexis Redding seorang psikolog Harvard menyarankan 3 cara terbaik untuk membantu dan mendukung para fresh graduate dalam memulai kariernya seperti dilansir dari CNBC Make It. Yuk, simak, Beauties!
1. Berhenti Terlalu Membahas “Passion”
Cara bantu fresh graduate memulai karir. Berhenti membahas passion/Foto: freepik.com/freepik
Banyak orang yang menyuruh anak muda untuk “ikuti passion kamu”. Padahal, mencari passion dalam hidup itu kadang membingungkan dan malah membuat tertekan. Apalagi, minat seseorang itu juga bisa berubah seiring waktu.
Ketika proses menemukan karier terdengar terlalu mudah dan lurus-lurus aja, anak muda jadi merasa ada yang salah dan belum menemukan jawaban. Daripada terus bertanya soal passion, lebih baik ajukan pertanyaan yang lebih ringan, seperti tontonan, buku favorit, podcast favorit, kegiatan di waktu luang, hingga apa yang membuat mereka penasaran.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa membuat mereka mengenali minat secara alami dan menemukan aktivitas yang benar-benar bisa dinikmati prosesnya. Dari situlah, arah karier biasanya akan lebih mudah terlihat.
2. Mulai Kenalkan Konsep “Squiggly Career”
Cara bantu fresh graduate memulai karir. Kenalkan konsep
Banyak Gen Z yang nantinya akan punya perjalanan karier yang naik turun atau berubah-ubah, istilahnya squiggly career, yaitu karir yang tidak selalu lurus dalam satu bidang saja. Bisa pindah pekerjaan, ganti industri, atau mencoba peran baru seiring waktu.
Sayangnya, banyak lulusan baru yang merasa mereka harus langsung tahu mau jadi apa setelah lulus. Seolah-olah pekerjaan pertama itu akan menentukan masa depan selamanya. Pekerjaan pertama adalah langkah awal yang bisa berubah. Jika demikian, cara pandang fresh graduate juga akan lebih lega untuk eksplorasi, coba banyak hal, dan belajar dari pengalaman tanpa takut salah jalan.
3. Dorong Mereka Punya “Mirror Mentor”
Cara bantu fresh graduate memulai karier. Dorong mereka punya
Sosok mentor bukan berarti senior yang sudah berpengalaman. Di awal perjalanan karier, nasihat dari orang yang terlalu jauh pengalamannya kadang terasa kurang relate buat fresh graduate. Banyak anak muda yang lebih terbantu oleh “mirror mentor” atau orang-orang terdekat yang benar-benar mengenali mereka dan bisa melihat potensi yang tidak mereka sadari sendiri.
Mirror mentor bisa siapa saja, seperti orang tua, sahabat, pasangan atau teman kos. Dalam penelitiannya bersama Dr. Nancy Hill, menemukan bahwa dukungan dari orang-orang dekat justru lebih sering berpengaruh terhadap arah karier fresh graduate dibanding mentor formal.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!