4 Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Menciptakan Citra Tubuh yang Positif pada Anak Sejak Dini
Beberapa dekade yang lalu, masalah citra tubuh bukanlah sesuatu yang menimbulkan kekhawatiran sebelum anak mencapai usia remaja. Namun, media sosial dan budaya masyarakat yang terus menerus mengejar citra tubuh yang kurus membuat masalah ini lebih cepat menerpa anak-anak.
Berangkat dari permasalahan tersebut, orang tua harus segera mencari ide untuk mengajari anak mengenai cara mengembangkan citra tubuh yang positif. Dilansir dari Motherly, inilah cara yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu anak menciptakan citra tubuh yang positif sejak dini.
Menegaskan bahwa Mereka Sempurna Apa Adanya
Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik/yanalya |
Ketika anak mulai menyampaikan komentar negatif tentang ukuran dan bentuk tubuhnya, maka hal ini adalah pertanda bahwa mereka memiliki citra tubuh yang negatif. Mereka juga mungkin akan mulai membandingkan tubuhnya dengan tubuh orang lain.
Sering kali, orangtua akan menanggapi pernyataan anak ini dengan cara mengatakan bahwa mereka tidak “kurus” atau “gemuk” seperti yang dikatakan oleh orang lain. Namun, akan sulit bagi anak untuk menerima bahwa sudut pandang yang sudah terlanjur ditanamkan oleh standar mayoritas itu adalah pendapat yang salah.
Oleh karena itu, alih-alih menyangkal citra tubuh negatif yang mungkin sudah terlanjur didengar anak, ada baiknya orangtua mencoba untuk meyakinkan pada mereka bahwa mereka pun sempurna dengan penampilan yang apa adanya itu.
4 Cara bagi Orang Tua Menciptakan Citra Tubuh yang Positif pada Diri Anak Sejak Dini
4 Cara yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Menciptakan Citra Tubuh yang Positif pada Anak Sejak Dini/Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Melakukan Peningkatan secara Internal
Untuk membantu anak memerangi pesan yang mereka dengar di luar rumah, orangtua bisa berusaha untuk mengatur kalimat yang anak dengar saat di rumah. Sebisa mungkin, tahan diri agar tidak melabeli makanan dengan kata “baik” dan “buruk”.
![]() Ilustrasi parenting (Foto: Unsplash/Shelby Deeter) |
Orangtua juga harus menahan diri untuk tidak mengomentari berat dan penampilan tubuh mereka maupun siapa pun yang mereka temui. Hal ini termasuk memuji orang yang berhasil menurunkan berat badannya.
Berlatihlah menghadapi air mata dan kemarahan anak tanpa berusaha memanipulasi emosinya sebelum mereka siap. Biasakan makan apa pun dengan jumlah yang tidak berlebihan. Budayakan perilaku yang positif untuk menghargai tubuh.
Fokus pada Kesehatan, bukan Angka Timbangan
Ilustrasi/Foto: Freepik/wirestock |
Demi mengembangkan citra tubuh yang positif pada anak dan menjaga kewarasan sendiri, alihkan fokus dari angka timbangan ke kesehatan. Alih-alih terobsesi dengan berat badan, cobalah berkonsentrasi pada kelezatan makanan dan aktivitas fisik yang menyenangkan.
Alih-alih berolahraga, sebagian besar anak hanya perlu menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga dengan bermain. Mereka tidak seharusnya menghitung kalori dan menahan diri untuk mengonsumsi sesuatu.
Menemukan Aktivitas Fisik yang Sesuai
Ilustrasi anak bermain sepeda/ Foto: Freepik/prostooleh |
Merasa bugar, kuat, dan mampu melakukan apa pun adalah beberapa efek positif yang akan timbul jika anak berhasil menciptakan citra tubuh yang positif. Setiap anak perlu memiliki aktivitas fisik rutin yang bisa mereka nikmati.
Beberapa anak berbakat atletik sejak dini sehingga menyukai semua jenis olahraga. Sementara itu, beberapa anak lain menikmati aktivitas individu seperti berjalan atau mengendarai sepeda.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Ilustrasi ibu dan anak/Foto: Freepik/yanalya

Ilustrasi/Foto: Freepik/wirestock
Ilustrasi anak bermain sepeda/ Foto: Freepik/prostooleh