4 Tips Tetap Percaya Diri Setelah Menerima Kritik di Tempat Kerja

Patricia Astrid Nadia | Beautynesia
Senin, 02 Mar 2026 07:30 WIB
3. Bedakan Kritik yang Membangun dan Sengaja Menjatuhkan
Ada kritik yang sengaja dilontarkan untuk menjatuhkan seseorang. Namun ada pula kritik yang bertujuan untuk memotivasi kamu jadi lebih baik/Foto: Freepik.com/Nampix

Takut dikritik saat bekerja mungkin timbul sebagai bentuk dari trauma di pengalaman sebelumnya. Misalnya, kamu pernah diremehkan oleh seseorang di tempat kerja atau diberikan kritik yang berlebihan dan tak berdasar, sehingga kamu menilai usaha yang sudah kamu lakukan sia-sia dan tidak dihargai. Akhirnya, saat ingin mengejar suatu prestasi atau achievement baru, kamu justru jadi nggak percaya diri.

Menerima kritik adalah hal yang tidak bisa dihindari, Beauties. Namun, kamu bisa mengontrol bagaimana cara kamu menerima kritik tersebut agar kepercayaan diri tidak goyah. Simak beberapa tips berikut ini yang dikutip dari Buku Social Psychology dari Baron dan Branscombe!

1. Tetap Yakin dengan Value Pribadi 

Wajar jika seseorang mendapat kritik dari orang sekitarnya. Namun, jangan sampai kritik itu membuatmu ketakutan dan tidak percaya diri dengan kemampuanmu.

Meskipun perusahaan tempat kamu bekerja sudah memiliki visi dan misi yang jelas, kamu perlu memastikan secara pribadi kalau kamu punya value positif yang ingin kamu tonjolkan di kantor. Contoh, kamu punya value sebagai orang yang kreatif dan berani mengambil suatu proyek besar dengan risiko yang tinggi, tapi tetap bertanggung jawab. Itu salah satu contoh value yang bisa saja dimiliki seseorang, Beauties.

Dalam setiap situasi, berusahalah untuk tetap yakin pada value pribadi yang kamu miliki. Sekali pun orang menilai proyek yang akan kamu jalankan itu mustahil dan banyak hambatan, tetap berusaha dengan kreativitas, semampu yang kamu bisa. Jadikan omongan negatif orang lain hanya sebagai media untuk memicu kamu agar tetap konsisten.

Kamu tak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun, tapi cukup jadikan hal tersebut sebagai tantangan supaya kamu berani untuk tetap percaya diri, meskipun di luar zona nyaman kamu.

2. Dengarkan Kritik Hingga Tuntas

Jangan terburu-buru memberi tanggapan sebelum mendengarkan kritikan hingga tuntas. Mendengarkan hingga tuntas akan membuatmu terlihat profesional dan tenang/Foto: Freepik.com/Freepik

Terkait kritik yang kamu dapatkan, kamu perlu dengarkan dulu hingga tuntas, Beauties. Jangan terlalu cepat overthinking. Dengan merespon setelah kritik selesai disampaikan, rekan kerja kamu akan menilai bahwa kamu bukan orang yang terburu-buru dalam mengambil keputusan dan tenang dalam menerima masukan.

Orang yang memberikan kritik justru akan menilai kalau kamu profesional, terbuka terhadap masukan atau dapat dikatakan sebagai pribadi yang open-minded. Jangan terburu-buru memberi respon dengan defensif atau membela diri, tapi usai mendengarkan hingga tuntas, kamu dapat mengucapkan terima kasih jika kritikan itu bertujuan positif.

Namun jika ternyata kritik itu ke arah negatif, kamu tidak perlu pikirkan lebih mendalam supaya tidak menjadi overthinking, dan akhirnya kamu akan tetap menjadi pribadi yang percaya diri dengan target pekerjaan yang ingin kamu raih dan sedang fokus kamu kerjakan.

3. Bedakan Kritik yang Membangun dan Sengaja Menjatuhkan

Ada kritik yang sengaja dilontarkan untuk menjatuhkan seseorang. Namun ada pula kritik yang bertujuan untuk memotivasi kamu jadi lebih baik/Foto: Freepik.com/Nampix

Beauties perlu memberikan batasan untuk berinteraksi dengan orang yang memberikan kritik tanpa dipikir terlebih dahulu. Ada beberapa rekan kerja yang mungkin dengan sengaja melontarkan kritik untuk membuat kamu gagal mendapatkan proyek baru dan bisa jadi hal itu karena mereka iri dengan pencapaianmu. Kamu perlu membedakan mana kritik yang mendorong kamu untuk jadi pribadi yang lebih baik.

Misalnya selama ini kamu sudah memiliki target khusus untuk pekerjaanmu di kantor, namun kamu sebenarnya bisa melakukan yang lebih baik dari target tersebut. Jadikan hal itu sebagai acuan untuk berkembang.

Ketika kamu tahu ada segelintir orang yang sengaja membuat kamu merasa cemas dengan kritik yang tidak logis atau tak berdasar, tentu kamu bisa membatasi ruang komunikasi untuk tidak terlalu dekat secara personal dengan orang tersebut. Namun kamu tetap perlu profesional dalam relasi pekerjaan.

4. Tetap Punya Target yang Jelas untuk Dirimu

Punya target yang jelas sesuai yang kamu tetapkan dengan standar kamu, akan membuat kamu tetap fokus untuk yakin dan percaya diri dengan kemampuanmu. Meski ada yang memberi kritik tidak pas, kamu tahu apa tujuan yang ingin dicapai/Foto: Freepik/freepik

Punya tujuan atau target yang jelas untuk dirimu sendiri akan membantumu untuk tetap percaya diri. Bandingkan ketika kamu tidak memiliki tujuan atau target yang jelas dalam pekerjaanmu. Misalnya kamu seorang fashion designer atau seorang illustrator digital untuk produk tertentu, ada karya yang ingin kamu hasilkan dengan target harian, mingguan, bahkan bulanan.

Ketika semua target itu jelas, maka meskipun ada orang atau rekan kerja yang sibuk meremehkan dan memberikan kritik yang hanya bertujuan untuk mengganggu dirimu, kamu akan tetap yakin dengan kemampuanmu.

Ketika kamu dianggap tidak mampu mencapai target tertentu karena kamu sedang berjuang untuk meraih pencapaian itu, kamu jangan putus asa dengan begitu cepat. Kamu adalah satu-satunya orang yang tahu kapasitas dan kemampuan yang kamu miliki. Jadi, orang lain bebas berkomentar atau mengkritik, tapi hal itu tentu tidak menentukan kualitas dirimu, Beauties.

Itulah beberapa tips untuk tetap percaya diri meski mendapatkan kritik yang terkadang kurang pas dan berlebihan di dunia kerja. Tetap semangat, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE