6 Cara Mengenali Orang yang Tidak Bahagia dari Kebiasaan Pagi Hari

Sri Purwantiningrum | Beautynesia
Kamis, 21 May 2026 21:30 WIB
3. Menghindari Cermin dan Cahaya Pagi
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/Josue Verdejo

Kebiasaan pagi setelah bangun tidur dapat menjadi cerminan dari kondisi psikologis seseorang. Meskipun penelitian menunjukkan kesejahteraan mental biasanya lebih baik di pagi hari, rutinitas pagi yang terasa berat dan penuh tekanan bisa menjadi sinyal adanya ketidakbahagiaan batin.

Dirangkum dari YourTango dan Cottonwood Psychology, berikut adalah 6 kebiasaan pagi yang menandakan seseorang sedang tidak bahagia.

1. Enggan Bangun dan Langsung Memeriksa Media Sosial

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/cottonbro studio

Bagi orang yang tidak bahagia, bunyi alarm bisa terasa sangat mengganggu karena memicu kecemasan sejak awal hari. Alarm yang keras bahkan dapat meningkatkan tekanan darah hingga 74 persen dan memicu respons fight-or-flight pada saraf. Keengganan untuk bangun ini bisa terjadi karena tempat tidur dianggap sebagai satu-satunya tempat aman dari kehidupan yang terasa berat. 

Sambil tetap berbaring, mereka biasanya meraih ponsel untuk membuka media sosial demi mengalihkan fokus dari hidup dirinya sendiri, meskipun akhirnya berujung pada membandingkan diri dengan pencapaian orang lain. Kebiasaan ini dapat membebani otak yang baru terbangun dan merusak kesiapan mental dalam menghadapi hari.

2. Mengawali Pagi dengan Mengeluh dan Overthinking

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/Kampus Production

Orang yang menyimpan ketidakbahagiaan sering memulai hari dengan memikirkan kembali kesalahan masa lalu dan mengkritik diri sendiri. Pikiran berlebih ini kemudian diungkapkan menjadi keluhan verbal tentang cuaca, kemacetan, atau beban kerja yang menanti. Mereka biasanya mengatakan seperti "Saya sangat lelah," atau "Orang-orang itu menyebalkan.”

Kebiasaan mengeluh ini mencerminkan rasa tidak berdaya terhadap hidup yang dijalani. Pola ini bisa menciptakan filter mental negatif. Otak cenderung terus mencari hal buruk sepanjang hari daripada melihat peluang atau hal kecil yang patut disyukuri.

3. Menghindari Cermin dan Cahaya Pagi

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/Josue Verdejo

Menghindari pantulan diri di cermin bisa menandakan keengganan menghadapi realitas diri. Mereka belum sepenuhnya menerima perubahan atas penampilan diri atau pilihan hidup yang telah diambil.

Bersamaan dengan itu, mereka cenderung membiarkan kamar tetap gelap dengan menutup tirai rapat-rapat. Padahal, bersembunyi dari cahaya matahari pagi dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, memperburuk suasana hati, dan menurunkan kualitas tidur pada malam berikutnya.

4. Bergerak secara Hectic dan Terburu-buru

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/www.kaboompics.com

Pagi yang kacau tanpa rencana bisa mencerminkan ketidaktenangan batin seseorang. Orang yang sedang tidak bahagia sering bangun mepet dengan waktu beraktivitas, lalu bergerak terburu-buru tanpa sempat melakukan peregangan ringan. 

Kondisi ini membuat napas dangkal dan memicu detak jantung cepat seolah tubuh selalu berada dalam mode siaga. Mereka kehilangan waktu tenang untuk memeriksa kondisi emosional sendiri.

Mereka juga sengaja memenuhi pagi dengan kebisingan TV atau musik. Ini agar mereka tidak perlu duduk dengan suara hati sendiri karena keheningan terasa menakutkan. Tanpa jeda untuk bernapas dalam, sistem saraf mereka menjadi tertekan oleh stres dan merasa lelah sebelum hari benar-benar dimulai.

5. Melewatkan Sarapan dan Hanya Meminum Kopi

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/cottonbro studio

Mengabaikan nutrisi pagi bisa menunjukkan bahwa kesejahteraan dirinya tidak layak untuk diprioritaskan dan diberi waktu. Mereka yang tidak merasa bahagia cenderung menempatkan urusan orang lain diatas kebutuhan dasar dirinya sendiri. Padahal, sarapan penting untuk menjaga fokus dan kesehatan mental sepanjang hari. 

Selain itu, kebiasaan minum kopi sebelum menghidrasi tubuh dengan air putih sering dijadikan cara instan untuk mencari energi. Mengonsumsi kafein saat perut kosong justru bisa meningkatkan kecemasan dan menurunkan energi mental di tengah hari.

6. Mode Autopilot dalam Kesibukan Kerja

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari kebiasaan paginya/ Foto: Pexels/ Kate N

Sesaat setelah bangun, mereka yang tidak bahagia akan beralih ke mode autopilot dalam kesibukan bekerja. Mereka langsung memeriksa pesan tentang pekerjaan atau melakukan multitasking secara berlebihan, seperti membalas email sambil berpakaian.

Pola ini dilakukan untuk membuktikan keberhargaan diri melalui produktivitas serta terhindar dari kecemasan yang muncul saat sedang diam. Sayangnya, cara ini membuat mereka sulit mengenali tanda kelelahan dan mengabaikan peluang untuk memperbaiki suasana hati. Mekanisme perlindungan diri ini pada akhirnya bisa memicu mati rasa emosional akibat stres dan kekecewaan yang berkepanjangan.

Beauties, memahami berbagai kebiasaan di atas merupakan langkah awal untuk lebih peduli pada kesehatan mental kita. Nah, coba cek pelan-pelan, apakah ada kebiasaan yang terasa familiar untukmu akhir-akhir ini?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE