7 Cara Menahan Amarah Saat Berpuasa di Tengah Lingkungan Kerja yang Toksik

Phanie Siti Fauziah | Beautynesia
Jumat, 15 Mar 2024 09:30 WIB
7. Berdoa dan Berlindung pada Allah
Berdoa dan Berlindung pada Allah/Foto: Freepik/wayhomestudio

Puasa adalah bulan yang penuh berkah dan kesabaran bagi umat Muslim. Namun, ketika menjalani ibadah puasa di tengah lingkungan kerja yang toksik, menjaga emosi dan menahan amarah bisa menjadi tantangan tersendiri.

Situasi di kantor yang penuh dengan tekanan, konflik, atau sikap tidak profesional bisa membuat kita mudah terpancing emosi, terutama saat tubuh sedang dalam keadaan lapar dan haus.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu kita menahan amarah dan tetap tenang saat berpuasa di lingkungan kerja yang toksik. Simak!

1. Persiapkan Diri Secara Mental

Persiapkan Diri Secara Mental Saat Berpuasa/Foto: Freepik/freepik

Sebelum memulai hari kerja, luangkan waktu untuk mempersiapkan diri secara mental. Buatlah niat yang kuat untuk menjaga emosi dan menjalani puasa dengan penuh kesabaran. Ingatkan diri kita bahwa menjaga amarah adalah bagian dari ibadah dan merupakan ujian untuk meningkatkan kualitas diri. 

2. Kelola Waktu dengan Bijak

Kelola Waktu dengan Bijak Saat Berpuasa/Foto: Freepik/freepik

Manajemen waktu yang baik dapat membantu mengurangi stres dan frustrasi di tempat kerja. Buatlah jadwal kerja yang realistis dan prioritaskan tugas-tugas yang penting. Hindari menumpuk pekerjaan hingga menjelang waktu berbuka, sehingga kita dapat fokus pada ibadah dan istirahat dengan tenang.

3. Praktikkan Teknik Relaksasi

Praktikkan Teknik Relaksasi Saat Berpuasa/Foto: Freepik/jcomp

Saat merasa emosi mulai memuncak, praktikkan teknik relaksasi seperti bernafas dalam-dalam, meditasi singkat, atau mengulangi zikir. Ini dapat membantu menenangkan pikiran dan mengalihkan perhatian dari sumber frustrasi.

4. Hindari Konfrontasi Langsung

Hindari Konfrontasi Langsung Saat Berpuasa/Foto: Freepik/freepik

Jika kita dihadapkan pada situasi konflik di tempat kerja, hindari konfrontasi langsung yang dapat memicu amarah. Cobalah untuk tetap tenang dan komunikasikan masalah dengan bijaksana. Pilihlah waktu yang tepat dan tempat yang tenang untuk berdiskusi secara produktif.

5. Jaga Pola Makan dan Minum yang Sehat

Jaga Pola Makan dan Minum yang Sehat Saat Berpuasa/Foto: Freepik/Racool_studio

Pastikan kita mengonsumsi makanan yang bergizi dan cukup cairan saat berbuka dan sahur. Pola makan yang sehat dapat membantu menjaga stabilitas emosi dan energi selama puasa. Hindari makanan yang berat dan tinggi gula yang dapat mempengaruhi kadar gula darah dan suasana hati.

6. Berbagi Pengalaman dengan Teman Seiman

Berbagi Pengalaman dengan Teman Seiman Saat Berpuasa/Foto: Freepik/freepik

Temukan dukungan dari teman seiman atau rekan kerja yang juga sedang menjalani puasa. Berbagi pengalaman dan strategi untuk mengatasi tantangan di tempat kerja dapat memberikan motivasi dan inspirasi tambahan.

7. Berdoa dan Berlindung pada Allah

Berdoa dan Berlindung pada Allah/Foto: Freepik/wayhomestudio

Terakhir, tetaplah berdoa dan berlindung pada Allah SWT dalam menghadapi segala ujian dan godaan di tempat kerja. Berpegang teguh pada keyakinan dan keimanan dapat memberikan kekuatan dan ketenangan dalam menjalani puasa di tengah lingkungan kerja yang toksik.

Dengan menerapkan cara-cara di atas, diharapkan kita dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan ketenangan, meskipun di tengah tantangan lingkungan kerja yang toksik. Ingatlah bahwa puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang menjaga hati dan emosi agar tetap bersih dan damai. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi dan melindungi kita dalam setiap langkah kita. Aamiin.

***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE