sign up SIGN UP

9 Evolusi Standar Kecantikan dari Berbagai Zaman, Ada yang Menyebabkan Cacat Permanen!

Camellia Quinita Ramadhani | Beautynesia
Rabu, 11 May 2022 11:45 WIB
9 Evolusi Standar Kecantikan dari Berbagai Zaman, Ada yang Menyebabkan Cacat Permanen!

Beauties, tampil cantik adalah idaman setiap perempuan. Merawat diri adalah bagian dari kebutuhan setiap orang untuk menunjukkan sisi terbaiknya. Namun, banyak yang salah mengartikan kecantikan sebagai keharusan memenuhi standar tertentu.

Khususnya di Indonesia, obsesi berkulit putih dan berbadan kurus masih menjadi isu utama yang menyebabkan krisis kepercayaan diri mayoritas perempuan. Padahal, standar kecantikan bukanlah patokan yang valid untuk menilai menarik atau tidaknya seseorang di mata orang lain. Selain berbeda-beda di tiap daerah, standar kecantikan bahkan selalu berubah menurut jaman, lho! 

Berikut adalah evolusi standar kecantikan dari waktu ke waktu yang dilansir dari laman Zeit Geist. Simak, yuk!

Perempuan Gemuk adalah Idaman di Masa Yunani Kuno

Beauty Standard Yunani Kuno/Foto: Fedor Olykainen
Beauty Standard Yunani Kuno/Foto: Fedor Olykainen

Dari dulu hingga sekarang, kecantikan seringkali diasosiasikan dengan kekayaan dan status sosial seseorang. Orang yang berada di strata atas selalu dijadikan patokan perempuan ideal.

Di abad ke-500 hingga 300 sebelum masehi, perempuan kelas atas di peradaban Yunani Kuno cenderung berkulit putih pucat dan memiliki perawakan yang gemuk. Mereka yang kaya tidak perlu terjun ke lapangan untuk bekerja keras, sehingga kulit mereka diasumsikan pasti jarang tersentuh sinar matahari. Sedangkan perawakan gemuk dianggap berkaitan dengan kemudahan mengakses sumber makanan yang menandakan tingkat kekayaan mereka, Beauties.

Kaki Dilipat Sekecil Mungkin Agar Diakui Cantik di Masa Dinasti Han

Beauty Standard Dinasti Han/Foto: Weebly
Beauty Standard Dinasti Han/Foto: Weebly

Standar kecantikan Asia hari ini ternyata banyak dipengaruhi oleh Dinasti Han, lho, Beauties! Masyarakat Dinasti Han percaya bahwa perempuan yang paling cantik adalah mereka yang berkulit putih pucat dan berbadan langsing. Namun, saat itu kulit putih tidak ada kaitannya secara langsung dengan pesona visual, melainkan mitos bahwa kulit putih dapat menyembunyikan kesalahan dan sifat tercela seseorang.

Selain itu, Dinasti Han memiliki tradisi kecantikan yang ekstrim, yakni melipat telapak kaki hingga berbentuk seruncing mungkin. Semakin runcing bentuk kakinya, maka orang tersebut dipandang semakin cantik.

Kemakmuran adalah Simbol Kecantikan Menurut Peradaban Renaisans Italia

Beauty Standard Renaisans Italia/Foto: HubPages
Beauty Standard Renaisans Italia/Foto: HubPages

Selama masa Renaisans, perempuan memiliki tugas untuk mencerminkan status suaminya baik dalam perilaku maupun penampilan luar. Karena pria terpandang memiliki sumber daya berlimpah, maka perempuan harus mencerminkan kesejahteraannya dengan merawat diri dan memiliki tubuh yang subur.

Karena keharusan ini, standar kecantikan di peradaban Renaisans Italia pada tahun 1400 hingga 1700 sebelum masehi adalah memiliki kulit putih, payudara besar, perut bulat, tubuh berisi, pinggul penuh dan biasanya berambut ikal. Berbeda dengan masa kini, di masa Renaisans perempuan bertubuh kurus akan memiliki citra buruk karena dianggap tidak terurus atau hidupnya tidak sejahtera.

Korset Mematikan adalah Kunci Kecantikan Perempuan Era Victoria

Beauty Standard Era Victoria/Foto: Canva/ Media Whalestock
Beauty Standard Era Victoria/Foto: Canva/ Media Whalestock

Selama era Victoria, perempuan tidak hanya dituntut untuk bertubuh langsing, tapi juga harus memiliki pinggang yang sangat ramping. Perempuan di era tahun 1837 hingga 1901 masehi ini sangat terkenal dengan korset ketatnya yang fenomenal.

Korset yang digunakan di masa ini ditarik sangat ketat hingga mendorong payudara ke atas sangat tinggi dan menarik bahu ke belakang sampai tulang belikat hampir bersentuhan. Selain itu, perempuan dari semua kalangan selalu mengusahakan agar memiliki kulit sangat putih. Bahkan, Ratu Victoria tidak segan memakai bedak yang mengandung merkuri demi tampak sangat cerah.

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id