Seorang ayah di China melepaskan pekerjaannya sebagai petugas polisi lalu lintas untuk menjadi pengacara. Alasannya bikin pilu dan harus, yaitu agar ia dapat melawan kasus putranya yang bunuh diri setelah dianiaya oleh seorang guru. Kisah mengharukan ini viral di media sosial.
Dilansir dari South China Morning Post, Zhang Dingjie dan istrinya, Wang Beilei, telah memperjuangkan keadilan bagi putra satu-satunya, Zhang Kuan, selama dua tahun terakhir.
Remaja berusia 11 tahun itu bunuh diri dengan melompat dari atap gedung 24 lantai di seberang sekolah dasarnya, di provinsi Jiangxi, China timur, pada 9 November 2021.
Sebelum meninggal dunia, Zhang Kuan meninggalkan sebuah catatan yang berbunyi, "Kematian saya tidak ada hubungannya dengan orangtua saya, masyarakat atau negara. Ini hanya relevan bagi Zou, yang menggunakan tindakan kekerasan."
Zou adalah guru Kuan dan menjadi wali kelasnya.