STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Apa Kamu Termasuk Orang yang Workaholic? Kenali Tanda-Tandanya!

Astari Dewi Larasati | Beautynesia
Sabtu, 19 Dec 2020 07:30 WIB
Apa Kamu Termasuk Orang yang Workaholic? Kenali Tanda-Tandanya!

Ketika seseorang beranjak dewasa, ada tanggung jawab atau kewajiban yang harus dikerjakan. Termasuk bekerja di bawah naungan perusahaan, namun ada orang yang hidup untuk bekerja lalu adapula yang bekerja untuk hidup. Hal ini sesuai dengan kebutuhan masing-masing manusia. Tapi jangan sampai berlebihan atau yang disebut sebagai workaholic.

Mendefinisikannya sebagai suatu keharusan atau kebutuhan yang tidak terkendali untuk bekerja tanpa henti. Ini adalah kondisi kesehatan mental yang nyata dan dapat berdampak pada kehidupan masyarakat. Dimana orang workaholic akan kecanduan bekerja dan mengorbankan aspek hidup lainnya. Ada beberapa tanda lain yang menandakan orang workaholic sebagai berikut.

Bekerja tanpa henti

Seorang workaholic biasanya mengorbankan banyak waktunya hanya untuk bekerja.
Bekerja tanpa henti/freepik.com

Orang yang workaholic biasanya tidak bisa membedakan bekerja tanpa henti dengan bekerja lembur. Menurutnya, kedua hal tersebut sama saja dan tidak ada perbedaan. Padahal jika bekerja lembur akan berhenti saat tidak di kantor lagi dan biasanya bukan kemauan diri sendiri. Sedangkan bekerja tanpa henti akan membawa kerjaan kantor ke rumah bila memungkinkan. Biasanya hal ini dilakukan dengan rasa sukarela.

Seorang workaholic biasanya mengorbankan banyak waktunya hanya untuk bekerja. Tidak jarang waktu untuk istirahat, makan, mandi, hingga bersantai jadi tidak ada. Selain itu, punya ambisi dan bekerja untuk mencapai kesuksesan. Workaholic akan berjuang untuk melepaskan diri secara psikologi dari pekerjaan bahkan saat jauh dari kantor.

Adanya masalah kesehatan

Tidak hanya lelah fisik, akan timbul masalah kesehatan hingga gangguan mental.
Adanya masalah kesehatan/freepik.com

Karena jarang memperdulikan hal di sekitarnya termasuk tubuh sendiri, tidak jarang akan timbul masalah kesehatan. Di antaranya tingkat stres yang meningkat, kecemasan, depresi, dan masalah tidur yang akut. Kemudian tubuh akan timbul dampak seperti tekanan darah tinggi dan tingkat kortisol yang tinggi. Hal ini akan membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit bahkan kematian mendadak.

Tidak hanya itu, workaholic dapat memengaruhi hubungan yang mengarah kepada kesendirian, rasa tidak perduli terhadap orang lain, dan lebih ingin menyendiri. Terkadang, bisa timbul penyakit mental lainnya seperti gangguan obsesif kompulsif (OCD) atau gangguan bipolar.

Tidak punya waktu untuk orang sekitar

Workaholic tidak bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaan dan interaksi sosial.
Tidak punya waktu dengan orang sekitar/freepik,com

Karena selalu sibuk dengan pekerjaan, kebanyakan orang yang workaholic tidak punya waktu dengan orang di sekitarnya. Jika bertemu, mereka akan tetap sambil mengerjakan tugas kantor. Kalau ada pertemuan keluarga atau main dengan teman akan menolak dengan alasan banyak pekerjaan. Workaholic tidak bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaan dan interaksi sosial.

Multitasking

Jika tidak melakukannya secara bersamaan, mereka akan merasa rugi dan merasa pekerjaan jadi terbengkalai.
Multitasking/freepik.com

Keinginan bekerja dari seorang workaholic sangat tinggi sehingga tidak jarang melakukan banyak hal dalam satu waktu atau biasa disebut multitasking. Mereka tidak ragu melakukan makan sambil bekerja, mengurus anak sambil bekerja, dan melakukan kegiatan lain sambil bekerja. Jika tidak melakukannya secara bersamaan, mereka akan merasa rugi dan merasa pekerjaan jadi terbengkalai.

(arm2/arm2)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE