Berinteraksi dengan orang toksik sering kali membuat kita merasa kelelahan dan terganggu. Mereka cenderung memanipulasi, merendahkan, atau membuatmu merasa tidak nyaman secara emosional sehingga berdampak negatif pada kesehatan mental.
Saat menghadapi individu semacam ini, mudah sekali terjebak dengan perasaan marah, frustasi, atau bahkan perasaan tidak berharga. Namun, penting untuk menjaga emosi tetap stabil dengan kumpulan cara menghadapi orang toksik versi Psychology Today ini!
Kenali Hal yang Membuatmu Kerap Menjadi Korban
Ilustrasi/Foto: Unsplash/Bewakoof.com Official |
Mencari tahu kontribusimu dalam suatu situasi bukan berarti kamu harus merasa bertanggung jawab atau menyalahkan diri atas perlakuan buruk orang lain. Pertimbangkan apakah keinginan untuk menyenangkan atau takut menimbulkan konflik membuatmu diam ketika temanmu memperlakukanmu dengan buruk.
Gunakan pendekatan objektif untuk mengevaluasi interaksi yang membuatmu tidak nyaman. Fokuslah pada alasan di balik perasaanmu, bukan pada perasaan itu sendiri.
Perhatikan Responsmu
Ilustrasi/Foto: Unsplash/Alexis Brown |
Perhatikan responsmu dalam hubungan tersebut, baik reaksi yang berlebihan ataupun kurangnya reaksi bisa secara tidak sengaja memperburuk dinamika hubungan. Jika kamu kurang bereaksi, orang yang toksik akan terus memperlakukanmu dengan cara yang sama; sedangkan orang yang narsis akan makin bersikap toksik kalau kamu bereaksi terlalu berlebihan.
Oleh karena itu, fokuslah pada pengelolaan emosimu dan buat rencana tindakan untuk mengatasi interaksi tersebut secara berbeda di masa depan. Ini memang memerlukan latihan, tetapi penting untuk membela pandanganmu.