sign up SIGN UP

Bicara dengan Hewan Peliharaan Tanda Kamu Orang yang Cerdas, Mitos atau Fakta?

Retno Wulandari | Beautynesia
Minggu, 20 Mar 2022 15:30 WIB
Bicara dengan Hewan Peliharaan Tanda Kamu Orang yang Cerdas, Mitos atau Fakta?
caption
Jakarta -

Memiliki hewan peliharaan memang sangat menyenangkan. Bagi sebagian orang, hewan peliharaan diyakini bisa mengusir rasa kesepian. Tidak hanya bermain, mengajak hewan peliharaan berbicara adalah suatu hal yang umum dilakukan oleh banyak orang.

Selain mengusir rasa jenuh, banyak informasi beredar bahwa mengajak hewan peliharaan berbicara bisa menunjukkan kecerdasan seseorang. Lantas, apakah hal ini benar? Dilansir dari Psychology Today, berikut jawabannya!

Hal Herzog, Ph.D., seorang penulis Some We Love, Some We Hate, Some We Eat: Why It's So Hard To Think Straight About Animals mengemukakan pendapatnya tentang orang yang berbicara dengan hewan peliharaan lebih cerdas daripada mereka yang tidak melakukannya.

Hubungan berbicara dengan hewan peliharaan dan kecerdasan
Hubungan berbicara dengan hewan peliharaan dan kecerdasan / Foto: Freepik @seventyfour

Dilansir dari Psychology Today, Hal Herzog, Ph.D., cukup penasaran dan mencari bukti ilmiah di balik gagasan tersebut. Menurutnya, hampir semua orang berbicara dengan hewan peliharaannya. Ada sekitar 97% pemilik hewan peliharaan berbicara dengan hewan peliharaannya. Temuan ini disampaikan oleh Alan Beck, pelopor bidang anthrozoology.

Menurut Hal Herzog, Ph.D., apa yang disampaikan oleh Alan Beck memang benar adanya. Bahkan orang yang tuli pun bisa berbicara dengan hewan peliharaannya melalui bahasa isyarat. Ia juga mengatakan bahwa orang yang berbicara dengan hewan peliharaan mereka adalah sebuah hal wajar dan tidak ada kaitannya dengan kecerdasan.

Hubungan berbicara dengan hewan peliharaan dan kecerdasan
Hubungan berbicara dengan hewan peliharaan dan kecerdasan / Foto: Freepik @freepik

Hal Herzog, Ph.D., juga menghubungi Gary Sherman dan Jonathan Haidt untuk memvalidasi pemberitaan seputar penelitian mereka yang berhubungan dengan kecerdasan dan berbicara dengan hewan peliharaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Sherman dan Haidt menunjukkan bahwa menonton gambar anak kucing dan anak anjing yang lucu membuat orang lebih berhati-hati dalam permainan ketangkasan. Namun, penelitian ini tidak ada kaitannya dengan kecerdasan manusia yang mengajak berbicara hewan peliharaan mereka.

Hubungan berbicara dengan hewan peliharaan dan kecerdasan
Hubungan berbicara dengan hewan peliharaan dan kecerdasan / Foto: Freepik @lookstudio

Hal Herzog, Ph.D., juga mengumpulkan bukti lain dari penelitian yang dilakukan oleh psikolog bernama Nicholas Epley dan Adam Waytz. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Social Cognition ini mengungkapkan bahwa orang yang merasa terisolasi cenderung menghubungkan ciri-ciri koneksi sosial seperti perhatian, bijaksana, dan simpati dengan hewan peliharaan.

Namun, penelitian tersebut tidak menghubungkan perbedaan kecerdasan dengan kecenderungan berbicara dengan hewan peliharaan. Jadi, menurut Epley dan Waytz, memproyeksikan keadaan mental kepada hewan peliharaan adalah sifat universal manusia, bukan tanda kecerdasan di atas rata-rata.

Dari data ilmiah yang ditemukan oleh Hal Herzog, Ph.D., maka dia mengatakan bahwa berbicara dengan hewan peliharaan tidak ada kaitannya dengan tanda orang cerdas. Namun, hal ini menunjukkan diri kita sebagai manusia.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fer/fer)

Our Sister Site

mommyasia.id