Bukan Kurang Niat, Ini 7 Tanda Brain Fog yang Bikin Susah Fokus Menurut Ahli
Beauties, kamu pernah merasa otak seperti berkabut saat harus fokus mengerjakan tugas, membaca email, atau sekadar ngobrol? Itu bukan karena kamu lagi malas, tetapi mungkin kamu mengalami brain fog, yaitu kondisi kabut otak yang buat kamu sulit fokus, susah mengingat, dan merasa pikiranmu seolah “terhambat”.
Istilah brain fog sering digunakan ahli untuk menggambarkan kumpulan gejala kognitif yang membuat berpikir tidak jernih dan susah konsentrasi, terutama ketika kamu merasa tidak bisa memusatkan perhatian, fokus pikiran kabur, atau kamu mengalami cognitive dysfunction yang mengganggu produktivitasmu. Menurut para ahli medis, brain fog memang bukan penyakit klinis, tapi gejalanya nyata dan bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari. Yuk, simak!
1. Sulit Konsentrasi
Sulit konsentrasi adalah tanda brain fog yang paling umum, di mana otak kesulitan mempertahankan fokus dan memproses informasi dengan cepat meski niat sudah ada/Foto: freepik.com/freepik
Salah satu tanda brain fog yang paling umum menurut Cleveland Clinic adalah kesulitan mempertahankan fokus pada tugas sehari-hari. Kamu mungkin merasa seperti tidak bisa menyelesaikan pekerjaan yang biasanya mudah, atau pikiranmu cepat melayang ke hal lain tanpa sadar. Ini bukan berarti karena kamu kurang niat, tetapi karena otakmu benar-benar sedang kabut dan susah memproses informasi secara cepat.
2. Mudah Terdistraksi dan Kesulitan Fokus
Mudah teralihkan perhatian dan trouble fokus bisa menjadi gejala brain fog yang membuat konsentrasi cepat buyar dan percakapan sulit diikuti/Foto: freepik.com/EyeEm
Menurut Cleveland Clinic, mereka yang mengalami brain fog sering kehilangan fokus lebih cepat dibanding biasanya dan tidak bisa berkonsentrasi seperti dulu. Saat ngobrol, kamu bisa saja kehilangan “jalur” percakapan, padahal niat kamu mau super fokus!
3. Sering Lupa dan Susah Mengingat Informasi
Sering lupa hal sederhana seperti nama atau barang adalah contoh brain fog yang memengaruhi daya ingat dan fokus sehari-hari/Foto: freepik.com/drobotdean
Frequent forgetfulness atau sering lupa adalah bagian dari gejala brain fog yang buat susah fokus dan susah ingat hal-hal sederhana seperti di mana kamu meletakkan kunci, nama seseorang, atau kenapa kamu masuk ke sebuah ruangan.
4. Lambatnya Proses Berpikir (Slowed Thinking)
Lambatnya proses berpikir atau slowed thinking merupakan ciri brain fog yang membuat pikiran terasa berat, kabur, dan tidak setajam biasanya/Foto: freepik.com/EyeEm
Kalau Beauties merasa bahwa pikiranmu berjalan lebih lambat dari biasanya, atau membutuhkan waktu lebih panjang untuk memproses ide dan menjawab pertanyaan, itu juga bisa jadi tanda brain fog yang memengaruhi berpikir jernih dan fokus. Kondisi ini sering digambarkan sebagai seperti otakmu terpaksa berjalan melintasi kabut yang tebal.
5. Merasa Mental Lelah Meski Tubuh Tidak Capek
Mental lelah tanpa aktivitas fisik berat bisa menjadi gejala brain fog akibat otak bekerja ekstra untuk mempertahankan fokus dan konsentrasi/Foto: freepik.com/cookie_studio
Brain fog tidak hanya mengganggu fokus, tetapi juga bisa membuatmu merasa lelah secara mental, bahkan setelah tidur cukup atau istirahat. Menurut EDS Clinic, mental fatigue ini sering muncul karena otak bekerja lebih keras hanya untuk memproses hal-hal sederhana seperti membaca atau berpikir cepat.
6. Kesulitan Menjelaskan Ide atau Susah Cari Kata
Kesulitan menjelaskan ide dan susah menemukan kata saat berbicara adalah tanda brain fog yang memengaruhi fungsi kognitif dan komunikasi/Foto: freepik.com/8photo
Menurut NDTV, brain fog juga bikin kamu sulit menemukan kata yang tepat saat berbicara, seperti istilah yang tiba-tiba hilang dari pikiranmu, semacam “tip of the tongue”. Ini bisa membuat komunikasi jadi kurang lancar dan membuat kamu merasa frustrasi.
7. Perasaan ‘Kabur’, Bingung, atau Tidak Jelas
Perasaan kabur dan bingung secara terus-menerus merupakan ciri-ciri brain fog, kondisi kognitif yang membuat fokus dan kejernihan pikiran menurun/Foto: freepik.com/stockking
Kadang yang paling membingungkan justru bukan satu gejala saja, tetapi perasaan keseluruhan yang seperti kabut, bingung, atau pikiran seolah tidak terhubung dengan dunia nyata. Menurut National Geographic, itu semua adalah bagian dari apa yang disebut brain fog, yaitu kondisi yang membuat otak seakan terselimuti kabut mental, membuat fokus dan kognisi jadi tidak setajam dulu.
Brain fog bukan sekadar mood atau malas, melainkan kondisi kognitif yang dapat bersumber dari banyak faktor seperti kurang tidur, stres kronis, perubahan hormon, hingga respons tubuh terhadap infeksi atau kondisi kesehatan lain. Itu sebabnya, bukan Beauties yang tidak niat, tetapi otakmu sedang berjuang di balik layar untuk menjalankan fungsinya secara optimal.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang dapat ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!