Seorang tentara perempuan Meksiko-Amerika Serikat (AS) ditemukan tewas di pangkalan militer Fort Hood di Texas, AS, usai memberi tahu keluarganya bahwa ia alami pelecehan seksual. Bikin geger, tewasnya tentara perempuan bernama Ana Basaldua Ruiz memicu kemarahan baru dan seruan untuk pertanggungjawaban di pangkalan militer yang memiliki sejarah tingkat pelecehan seksual yang tinggi.
Ana Basaldua Ruiz, asal Long Beach, California, telah bertugas selama 15 bulan terakhir sebagai insinyur tempur di Divisi Kavaleri ke-1 setelah bergabung dengan Angkatan Darat pada tahun 2021. Pejabat Fort Hood mengatakan perempuan berusia 20 tahun itu meninggal pada 13 Maret 2023. Namun, pangkalan militer itu tidak merilis informasi apa pun tentang penyebab kematiannya.
Departemen Divisi Investigasi Kriminal Angkatan Darat menegaskan bahwa "tidak ada bukti pelanggaran" terkait kematian Ana.
"CID Angkatan Darat akan terus melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengumpulkan semua bukti dan fakta untuk memastikan mereka menemukan apa yang sebenarnya terjadi," bunyi pernyataan Fort Hood, dilansir dari The New York Times.
"Informasi yang terkait dengan kemungkinan pelecehan akan ditangani dan diselidiki sepenuhnya," lanjutnya.
Kasus ini bukan pertama kalinya terjadi di Fort Hood. Pangkalan militer tersebut berada di bawah pengawasan ketat sejak pembunuhan Vanessa Guillen, seorang spesialis Angkatan Darat, yang dilaporkan hilang dari pangkalan di Killeen, Texas, pada April 2020.
Guillen yang berusia 20 tahun menghilang-tewas setelah memberi tahu teman-temannya bahwa ia telah dilecehkan secara seksual. Jaksa federal mengatakan dia dibunuh oleh tentara lain yang kemudian pada tahun 2020 bunuh diri dengan pistol, beberapa hari sebelum dakwaan diumumkan.