Gugat Atasan yang Lakukan Pelecehan, Perempuan Ini Menang di Pengadilan dan Dapat Uang Rp7,4 M

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 02 Nov 2022 22:30 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/anyaberkut

Pelecehan seksual bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, tak terkecuali di tempat kerja. Sayangnya, masih banyak kasus pelecehan seksual yang tidak terlaporkan, beberapa faktornya adalah karena adanya ketimpangan relasi kuasa antara pelaku dan korban hingga korban takut kehilangan pekerjaan.

Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi pekerja perempuan satu ini. Seorang perempuan asal Inggris berhasil menggugat perusahaan atas pelecehan yang dialaminya dari seorang atasan. Ia mendapatkan uang kompensasi sebesar Rp7,4 miliar.

Dilansir dari Daily Mail, perempuan yang tidak bisa disebutkan namanya karena alasan hukum ini mengatakan bahwa martabatnya telah tercoreng karena sang atasan yang sudah menikah itu terus melecehkannya. Bentuk pelecehannya pun beragam, mulai dari membobardirnya dengan pesan 'genit', meneleponnya saat mabuk, hingga mengiriminya emoji buah persik yang biasanya digunakan untuk merujuk ke pantat seseorang. Bahkan, sang atasan memintanya untuk pindah ke luar negeri bersamanya dengan alasan memulai bisnis.

Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Pheelings Media

Perempuan yang menjabat posisi cukup tinggi itu kemudian melaporkan aksi pelecehan yang dilakukan atasannya ke perusahaan. Namun, bukannya keadilan dan bantuan yang didapat, ia malah mengalami pelecehan lagi dari para petugas yang seharusnya menginvestigasi pengalaman buruknya. Setelah itu, ia langsung menuntut perusahaan yang dianggap telah berlaku seksis dan melakukan penipuan. Perusahaan tersebut digugat atas pelecehan seksual dan viktimisasi di pengadilan ketenagakerjaan.

Perempuan yang memiliki gelar sarjana hukum itu telah bekerja di perusahaan tersebut sejak tahun 2019. Ia memiliki hubungan yang baik dengan sang atasan, namun pria tersebut nampaknya menganggap 'lebih'. Bos yang sudah memiliki istri dan anak tersebut mulai mengiriminya pesan genit dengan emoji menggoda dan menyatakan perasaannya.

stop" isolated" title="Ilustrasi korban pelecehan seksual" />Ilustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Serghei Turcanu

Tak hanya itu, sang atasan menjadi cemburu jika perempuan tersebut berinteraksi dengan rekan kerja pria lainnya. Awalnya, perempuan itu menolak rayuan dan pesan genit sang atasan dengan halus. Namun lama-lama, ia menjadi sangat kesal dan terganggu. 

"Kalau-kalau tidak jelas aku benar-benar menyukaimu, tetapi aku bukan yang terbaik dalam mengatakannya. Saya baik-baik saja jika kamu tidak merasakan hal yang sama dan saya tidak ingin itu mengubah apa pun, tetapi hanya ingin memberi tahumu," tulis si atasan.

Perempuan itu kemudian menyerahkan surat pengunduran dirinya terkait perselisihan gaji. Namun, perusahaan terus menolak.

Dalam keluhannya, perempuan itu mengatakan kenaikan gaji tidak diterima karena dia menolak cinta bosnya. Namun, pengadilan memutuskan bahwa perusahaan tersebut telah terbukti memihak pada bos. Akibat pelecehan yang ia alami, perempuan itu menderita gejala PTSD, kecemasan, dan depresi.

Ilustrasi pelecehan/Foto: Freepik/Prostock Studio/ Foto: Talitha Putik Arawanda

"[Perusahaan] melecehkan [perempuan itu] menyebabkan dia mengalami kondisi kejiwaan yang signifikan dan melemahkan.  Dia tetap tidak dapat bekerja dan melakukan hal-hal biasa, dia tetap tidak dapat memberi tahu orang tua atau keluarga atau komunitasnya tentang apa yang telah terjadi, dia hidup dalam fiksi bahwa dia tetap bekerja dari kamar tidurnya, padahal sebenarnya dia tidak bisa bangun dari tempat tidur pada waktu-waktu tertentu," ungkap Hakim Ketenagakerjaan Joanna Wade.

Meski komplain terhadap bos gagal karena terlambat diajukan, namun perempuan itu memenangkan kasus atas tuduhan pelecehan dan penipuan yang dilakukan perusahaannya. Kompensasi yang diterima berupa ganti rugi atas hilangnya masa depan karier dan penghasilannya selama ini juga kerugian perasaan dan mental.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam acara seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Loading ...