STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Hati-hati, Ini 5 Tanda Kamu Melakukan Gaslighting terhadap Diri Sendiri

Novianty Aulia Anjani | Beautynesia
Minggu, 13 Mar 2022 20:30 WIB
Hati-hati, Ini 5 Tanda Kamu Melakukan Gaslighting terhadap Diri Sendiri

Tidak selalu menjadi korban dari orang lain, seringkali tanpa sadar kamu menyakiti diri sendiri dengan melakukan pelecehan emosional yang kerap disebut self gaslighting.

Ya, self gaslighting adalah bentuk kekerasan terhadap diri sendiri dengan terus menekan dan menganggap segala perasaan yang kamu rasakan adalah wujud dari ketidakbenaran. Bentuk awal gaslighting seperti memendam, membohongi bahkan menyalahkan diri, membentuk pemikiran baru di mana kamu menolak realitas dari hidupmu sendiri.

Mengingat dampak berbahaya gaslighting secara berkelanjutan, penting bagi kamu untuk mengetahui tanda-tanda self gaslighting agar segera ditangani secara tepat. Berikut Beautynesia telah merangkum 5 perilaku yang merujuk pada tindakan gaslighting kepada diri sendiri.

Kamu Sering Meragukan Diri Sendiri

Selalu mengelak apapun yang kamu rasakan membuat kamu sulit mempercayai diri sendiri.
Kamu sulit percaya pada diri kamu sendiri/Foto:Freepik.com/Pvproductions


Meskipun menjadi sebuah perasaan yang wajar, terlalu lama bersembunyi pada keraguan atas kemampuan pribadi, dapat berujung para gaslighting kepada diri sendiri. Seringkali kamu tidak menyadari bahwa keinginan yang seharusnya bisa terwujudkan harus begitu saja terhenti karena terlalu besarnya rasa ragu atas apapun yang kamu lakukan.

Seperti mengutip dari laman Medium, semakin kamu melihat rendah dan terus menyalahkan segala keputusan serta kemampuan yang dimiliki, maka semakin jauh pula kamu membohongi diri sendiri. Sejalan dengan dampaknya, perilaku gaslighting akan merusak kepercayaan diri dan membuat kamu terus merasa tidak pantas akan segalanya.

Selalu Berusaha Memuaskan Orang Lain

Sebisa mungkin menutupi perasaan untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya.
Berusaha menyenangkan orang lain dengan menutupi perasaan yang sebenarnya/Foto:Freepik.com/Lookstudio


Alih-alih mengakui apa yang dirasakan, kamu terus saja membuat cerita baru agar orang-orang di sekitar tidak terbebani akan apa yang terjadi pada dirimu. Kamu akan selalu meyakinkan diri sendiri bahwa perasaan terluka ataupun sedih yang kamu rasakan, hanyalah sebuah respon emosional secara berlebihan, sekalipun hal tersebut sebenarnya disebabkan oleh kesalahan orang lain.

Berawal dari keinginan untuk terus menyenangkan orang-orang di sekitar justru menjadi boomerang untuk diri sendiri, karena terus terbebani oleh kekerasan emosional serta sandiwara palsu yang kamu lakukan sendiri.

Memalsukan Apa yang Kamu Rasakan

Kamu terus berusaha menutupi dan membohongi perasaan yang kamu rasakan.
Membohongi perasaan dari dirimu sendiri/Foto:Freepik.com/DCstudio


Sesekali menutup diri dari orang lain atas apa yang kamu rasakan memanglah wajar. Tetapi, kebiasaan tersebut dapat berubah menjadi gaslighting ketika kamu terus-menerus memalsukan perasaanmu yang sebenarnya.

Melansir dari laman Bolde, pelaku gaslighting berusaha meminimalisir adanya perasaan tidak baik dengan terus mengatakan bahwa diri kamu baik-baik saja. Tidak cukup hanya mengelak, kamu akan melakukan segala usaha untuk memendam segala emosi bahkan menghilangkan perasaan tersebut, dengan berdalih bahwa hal tersebut tidaklah valid untuk dirasakan.

Terlalu Keras Mengkritik Diri Sendiri

Apapun yang kamu lakukan akan terlihat rendah dan salah di mata kamu sendiri.
Selalu memandang rendah dan mengkritik diri sendiri/Foto:Freepik.com/Freepik

Rusaknya kepercayaan diri akibat perilaku gaslighting juga disebabkan oleh munculnya kebiasaan buruk dalam memandang diri sendiri atau yang kerap disebut inner critic.

Mengutip dari laman Pop Sugar, seorang psikoterapis dari Austin, Grace Down mengatakan bahwa self gaslighting membangkitkan inner critic dalam diri seseorang sehingga segala apapun yang dilakukannya akan terlihat rendah.

Tidak peduli sekeras apapun usaha yang dilakukan, kamu tetap akan menyalahkan diri sendiri dan sulit mengakui besarnya pencapaian yang telah kamu raih.

Mempertanyakan Realitas dari Hidup yang Kamu Jalani

Terlalu banyaknya keraguan membuat kamu bingung atas kebenaran dari hidup yang kamu jalani
Mempertanyakan realitas dari hidupmu sendiri/Foto:Freepik.com/Jcomp

Terlalu lama mengelak dari kebenaran menjadi celah bagi semua pikiran buruk dalam kepala, untuk mengecoh pendirian kamu atas apa yang kamu percayai. Segala persepsi serta nilai hidup yang semula kamu pegang mulai terlihat abu-abu, sehingga kamu sering mempertanyakan kebenarannya akibat dari rasa ragu, serta pembohongan yang selama ini kamu lakukan.

Paparan gaslighting berkepanjangan memaksa kamu mencari pembuktian terhadap segala sesuatunya sehingga akhirnya kamu justru kesulitan untuk memilah mana hal yang baik serta buruk untuk hidupmu sendiri.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE