STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Ikut Protes Kematian Mahsa Amini di Iran, Penyanyi Turki Melek Mosso Potong Rambutnya di Atas Panggung

Retno Anggraini | Beautynesia
Jumat, 30 Sep 2022 09:30 WIB
Ikut Protes Kematian Mahsa Amini di Iran, Penyanyi Turki Melek Mosso Potong Rambutnya di Atas Panggung

Penyanyi populer Turki, Melek Mosso, menunjukkan dukungannya untuk para pengunjuk di Iran. Dalam sebuah video viral, penyanyi tersebut terlihat memotong rambutnya di tengah-tengah konser yang berlangsung. Seperti yang telah dilansir dari Telangana Today, tindakan Mosso ini guna mengekspresikan solidaritas terhadap pengunjuk rasa di Iran.

Aksi protes di Iran ini meletus setelah kematian seorang perempuan Kurdi berusia 22 tahun, Mahsa Amini, dalam tahanan kebijakan moralitas pada 17 September lalu. Dilaporkan, Amini ditangkap dan dipukuli karena diduga tidak mengikuti aturan hijab yang berlaku. Di Iran, perempuan di atas usia tujuh tahun wajib menggunakan hijab serta menggunakan pakaian yang panjang dan longgar.

Aksi solidaritas penyanyi Melek Mosso
Melek Mosso/Foto: Instagram.com/melekmosso

Ketika Mosso memotong rambutnya selama penampilan sedang berlangsung, penonton bertepuk tangan dengan meriah guna mendukung tindakan penyanyi tersebut. Sebelumnya, Mosso juga men-tweet pesan dukungan untuk perempuan di Iran yang berbunyi, "Saya bersama saudara perempuan saya di Iran dalam perlawanan yang sah."

Dia juga mengunggah sebuah gambar bendera yang dibuat dengan rambut dan menulis, "Pria yang tidak meninggalkan perempuan sendirian akan membuat dunia ini indah. Dunia yang setara dan bebas untuk semua, " dengan #Mahsa_Amini. Video Melek Mosso memotong rambutnya ini menjadi viral setelah jurnalis Iran, Omid Memarian dan Sima Sabet membagikan video tersebut.

Aksi solidaritas penyanyi Melek Mosso
Melek Mosso/Foto: Instagram.com/melekmosso

Melansir News 18, Melek Mosso dikenal dengan aktivismenya dan dalam beberapa kesempatan sebelumnya, penyanyi ini tidak segan-segan memperjuangkan hak-hak perempuan di negara-negara Arab. Dia pernah ditarik dari panggung setelah dirinya mengkritik pembebasan seorang polisi Turki yang dihukum karena kasus pemerkosaan.

Mosso juga pernah dilarang tampil dalam Festival Gul Internasional Isparta oleh Kotamadya Isparta karena sikapnya dalam mendukung hak-hak perempuan. Sementara itu, polisi Iran memperingatkan tindakan keras terhadap pengunjuk rasa pada Rabu (28/9).

Aksi solidaritas penyanyi Melek Mosso
Ilustrasi aksi protes/Foto: Unsplash.com/Justin Essah

"Hari ini, musuh Iran dan beberapa perusuh berusaha mengganggu ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bangsa dengan dalih apa pun. Petugas polisi akan menentang dengan sekuat tenaga persekongkolan kontra-revolusioner dan elemen-elemen yang bermusuhan, serta menindak tegas mereka yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan di mana pun di negara ini," lapor kantor berita Fars.

Sebelumnya, pejabat polisi telah membunuh empat pengunjuk rasa perempuan dengan menembak mereka di Teheran dan kota-kota lain di Iran. Wartawan dan pembuat film terkenal juga ditangkap dalam tindakan keras karena pemerintah dan polisi tidak dapat meredakan kemarahan rakyat.

Kelompok Hak Asasi Manusia Iran dilaporkan telah mengklaim bahwa lebih dari 75 orang tewas di tengah bentrokan dengan pasukan keamanan, serta lebih dari 1.200 orang juga ditahan hingga Selasa (27/9). Aksi protes ini memasuki hari kedua belas pada Rabu (28/9).

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE