sign up SIGN UP

Jangan Asal, Self-Diagnosis Ternyata Justru Bisa Makin Membahayakan Kesehatan Mental Kamu!

Anindya Milagsita | Beautynesia
Minggu, 10 Oct 2021 08:45 WIB
Jangan Asal, Self-Diagnosis Ternyata Justru Bisa Makin Membahayakan Kesehatan Mental Kamu!
caption

Pernahkah kamu mengecek sebuah gejala mental tak biasa yang dialami lewat internet, Beauties? Kebiasaan ini nggak jarang dilakukan semata-mata ingin mengetahui penyakit atau kondisi medis apa yang tengah dialami. Padahal keputusan ini nggak sepenuhnya tepat, karena bisa menyebabkan self diagnosis.

Istilah ini pun berlaku juga untuk mental health kamu, lho. Ada sebagian orang yang memilih untuk mencari tahu kesehatan mental dirinya lewat internet dan berakhir dengan self diagnosis. Seperti saat kamu merasa cemas, otomatis menganggap kalau diri sendiri mengalami gangguan kecemasan. Padahal itu nggak sepenuhnya benar.

Hati-hati, melakukan diagnosis pada diri sendiri ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan jiwa. Biar nggak kejadian, yuk kenali berbagai alasan mengapa mendiagnosis diri sendiri itu berbahaya. Simak uraiannya berikut!

Bisa Sebabkan Salah Paham

Self diagnosis bisa membuat salah pemahaman.
Bahaya self diagnosis bagi kesehatan mental diri sendiri/freepik/jcomp

Melakukan diagnosis sendiri ternyata nggak dianjurkan buat dilakukan, Beauties. Ini bisa memicu kesalah pahaman kamu dalam mengetahui kondisi mental yang sebenarnya. Seperti diungkap oleh Dr. Todd Thatcher yang dilansir dari High Land Springs Clinic, diagnosis diri bisa menyesatkan dan mengalami kesalahpahaman dalam mengetahui penyakit sebenarnya yang tengah dialami.

Seperti saat kamu mengalami gejala yang umum terjadi dan melakukan diagnosis sendiri, tapi ternyata tidak benar. Kesalahpahaman ini justru menghambat kamu untuk fokus melakukan penyembuhan terhadap penyakit yang sebenarnya terjadi.

Dapat Mengancam Jiwa

Self diagnosis mengancam kesehatan jiwa.
Bahaya self diagnosis bagi kesehatan mental diri sendiri/freepik/jcomp

Selanjutnya kebiasaan mencari kondisi medis sendiri tentang keadaan mental justru bisa mengancam jiwa, lho. Dalam beberapa kasus, melakukan diagnosis pribadi juga menyesatkan kamu dalam mengetahui penyakit sebenarnya yang tengah diidap. Seperti saat kamu merasakan panik dan mencari tahu lewat internet, lalu muncul sebuah penyakit dengan gejala serupa yang dialami.

Padahal penyakit yang dikatakan di internet belum tentu tepat seperti yang benar-benar tengah kamu alami, Beauties. Jiwa kamu terancam jika mempercayainya begitu saja tanpa mencari tahu kebenarannya dengan menemui dokter ataupun tenaga ahli langsung.

Mengkhawatirkan Hal yang Tidak Perlu

Self diagnosis membuat seseorang mengkhawatirkan hal yang tidak perlu.
Bahaya self diagnosis bagi kesehatan mental diri sendiri/freepik/jcomp

Pernahkah kamu dibuat overthinking setelah mencari tahu kondisi mental yang tengah dialami? Hal ini wajar untuk terjadi, tapi sebenarnya justru bisa kamu cegah. Mengkhawatirkan hal yang tak diperlukan justru bisa memperburuk keadaan, lho.

Nggak jarang saat kamu melakukan diagnosis tanpa bantuan dokter, ada berbagai rasa cemas dan khawatir yang dirasakan. Kondisi itu terjadi karena kamu terlanjur percaya dan tak memiliki arah untuk mengatasinya. Berbeda jika kamu menemui dokter atau tenaga ahli, rasa khawatir yang seharusnya tak perlu terjadi bisa diminimalisir, Beauties. 

Mengobati Kondisi yang Tak Dimiliki

Self diagnosis membuat seseorang melakukan pengobatan yang tak seharusnya dilakukan.
Bahaya self diagnosis bagi kesehatan mental diri sendiri/freepik/tirachardz

Bukan hanya sebatas rasa khawatir, tindakan gegabah untuk membeli obat atau melakukan perawatan sendiri setelah diagnosis mental tanpa konsultasi dokter juga berbahaya bagi kesehatan, Beauties. Masih dilansir dari High Land Springs Clinic, Dr. Todd Thatcher mengungkap kalau untuk mencapai diagnosis yang benar butuh proses yang kompleks dan nggak sembarangan.

Perlu adanya diagnosis yang sesuai untuk mengetahui sumber gejala yang mendasarinya. Setelah menemukannya, barulah obat ataupun perawatan apa yang perlu kamu dapatkan bisa diputuskan.

Diagnosis Aspek Terpenting Penyembuhan

Diagnosis yang tepat jutru membantu penyembuhan.
Bahaya self diagnosis bagi kesehatan mental diri sendiri/freepik/lookstudio

Kenapa mendiagnosis diri sendiri nggak disarankan? Dr. Todd Thatcher menekankan diagnosis profesional penting untuk dilakukan agar pasien bisa mengetahui kondisi medis yang benar dan perawatan yang cocok buat mengatasinya. Lewat konsultasi ke tenaga profesional, kamu pun akan memiliki peta yang jelas untuk menuju kesehatan jiwa yang optimal.

Pada dasarnya diagnosis dilakukan sebagai salah satu aspek terpenting untuk memahami rencana pemulihan ke depannya. Meskipun kini ada banyak situs ataupun sumber terpercaya di internet, tak ada salahnya untuk tetap menemui dokter, psikolog, psikiater, maupun tenaga profesional lainnya untuk berkonsultasi soal mental kamu, Beauties.

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!


Our Sister Site

mommyasia.id