sign up SIGN UP

Jangan Mau Terseret ke Dalam Lingkungan Toxic, 6 Cara Ini Perlu Dilakukan Supaya Bisa Tetap Positif!

Rani Mutiara | Beautynesia
Kamis, 09 Dec 2021 22:30 WIB
Jangan Mau Terseret ke Dalam Lingkungan Toxic, 6 Cara Ini Perlu Dilakukan Supaya Bisa Tetap Positif!
caption

Bertahan menjadi pribadi yang positif di tengah-tengah lingkungan toxic bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Apalagi ketika mendengarkan obrolan dan omongan negatif setiap hari dari orang-orang di sekitar, tentu saja bisa mempengaruhi cara berpikir dan berperilaku. Pengaruh negatif ini juga terkadang bisa menjadi penghambat kita untuk berkembang.

Mungkin juga kamu sekarang sedang berada di situasi yang rumit ini. Dimana sebenarnya kamu ingin sekali menjauh dari lingkungan seperti ini, tapi ternyata ada sesuatu yang nggak mengizinkanmu untuk meninggalkan lingkungan toxic ini.

Oleh karena itu, supaya nggak mudah terpengaruhi energi negatif dari lingkunganmu ini, kamu wajib tau beberapa cara yang harus kamu lakukan supaya tetap bisa menjadi pribadi yang positif.

1. Memegang Teguh Prinsip Sendiri

Berpegang teguh kepada prinsip sendiri | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Berpegang teguh kepada prinsip sendiri | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Ketika seseorang mempunyai prinsip dalam hidupnya, maka ia nggak akan mudah terpengaruhi oleh orang lain. Begitu juga ketika kamu tinggal di tengah-tengah lingkungan yang toxic, prinsip hidup yang benar akan membuatmu tetap bertahan menjadi orang yang positif walaupun di sekitarmu negatif.

2. Menghindari Perbincangan Negatif

Lingkungan toxic senang membicarakan orang lain, hindari hal ini | Foto: freepik.com/katemangostar
Lingkungan toxic senang membicarakan orang lain, hindari hal ini | Foto: freepik.com/katemangostar

Lingkungan toxic biasanya senang membicarakan orang lain, baik itu salah sedikit saja maupun benar. Bayangkan jika setiap hari kamu mendengarkan perbincangan negatif seperti ini, tentu saja lama-kelamaan kamu akan merasa kurang nyaman. Jadi, sebisa mungkin menjauhlah dari perkumpulan orang-orang yang senang bergosip ria.

3. Pandai Memposisikan Diri

Pandai memposisikan diri ketika bertemu dengan orang toxic | Foto: freepik.com/KamranAydinov
Pandai memposisikan diri ketika bertemu dengan orang toxic | Foto: freepik.com/KamranAydinov

Dalam hidup, banyak sekali kejadian yang terjadi di luar rencana kita. Mungkin kemarin kamu sudah berencana untuk nggak terlalu dekat dengan orang yang toxic.

Namun ternyata, hari ini tiba-tiba ada sesuatu hal yang membuatmu harus bertemu dengannya. Jika sudah begini, maka kamu harus bisa memposisikan dirimu dengan baik. Pandailah dalam merespon pembicaraan dan menyaring informasi yang kamu terima darinya supaya kamu bisa tetap dalam keadaan netral.

4. Memperluas Wawasan

Memperluas wawasan dan menyibukkan diri dengan hal positif | Foto: Freepik
Memperluas wawasan dan menyibukkan diri dengan hal positif | Foto: Freepik

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memperluas wawasanmu, mulai dari membaca buku, mencoba hobi baru, mengikuti berbagai kegiatan positif dan lain-lain. Ketika kamu sibuk mengembangkan diri dengan cara-cara ini, maka kamu akan lebih mudah dalam mengabaikan lingkungan yang toxic.

5. Mencari Circle Online yang Positif

Mencari lingkaran pertemanan online yang positif | Foto: freepik.com/rawpixelcom
Mencari lingkaran pertemanan online yang positif | Foto: freepik.com/rawpixelcom

Orang-orang yang tinggal di sekitar kita boleh saja toxic, namun jangan sampai teman di dunia maya juga ikut-ikutan toxic. Seperti yang kita ketahui bahwa lingkungan pertemanan itu juga berpengaruh terhadap sifat dan sikap kita. Oleh karena itu, carilah lingkaran pertemanan yang lebih positif di situs online supaya kamu bisa tetap positif.

6. Mengonsumsi Konten-konten Positif

Konten-konten positif juga berpengaruh terhadap cara kita berpikir | Foto: freepik.com/wayhomestudio
Konten-konten positif juga berpengaruh terhadap cara kita berpikir | Foto: freepik.com/wayhomestudio

Sadar nggak, kalau konten-konten yang kita konsumsi di sosial media juga bisa mempengaruhi sudut pandang kita? Jika kamu terlalu sering melihat konten negatif, maka biasanya energi yang ditransfer ke kamu juga akan negatif. Tapi, kalau kamu setiap harinya melihat konten-konten positif seperti kata-kata afirmasi, video produktif, tips dan tutorial serta konten positif lainnya, maka kamu juga bisa menjadi lebih positif sekalipun kamu tinggal di lingkungan yang nggak sepositif konten-konten tersebut.

Walaupun lingkungan toxic, bukan berarti kamu nggak bisa menjadi pribadi yang positif. Selama 6 hal di atas tadi bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, mudah-mudahan kamu tetap bisa bertahan hidup di lingkungan seperti ini.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id