sign up SIGN UP

Kaleidoskop 2021: 5 Kasus Kekerasan Seksual yang Menggemparkan Tanah Air

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 30 Dec 2021 09:00 WIB
Kaleidoskop 2021: 5 Kasus Kekerasan Seksual yang Menggemparkan Tanah Air
Jakarta -

Tahun 2021 diwarnai dengan maraknya kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang terjadi di Tanah Air. Sangat disayangkan, hampir setiap hari ada saja berita-berita memilukan seputar kasus kekerasan seksual.

Menurut catatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), sebanyak 8.800 kasus kekerasan seksual terjadi dari Januari sampai November 2021. Kasus yang terungkap kian bertambah, namun RUU TPKS yang diharapkan bisa menjadi payung hukum dalam memberantas kekerasan seksual dan melindungi korban serta penyintas tampaknya masih harus menempuh perjalanan cukup panjang.

Berikut Beautynesia menghimpun 5 kasus kekerasan seksual di Indonesia yang menggemparkan sepanjang 2021.

Kasus Dugaan Pelecehan Pegawai KPI

kekerasan seksualIlustrasi kekerasan seksual/Foto: Pexels.com/Anete Lusiana

Beauties, masih ingatkah dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami pegawai KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) pada September lalu? Kasus ini menjadi viral ketika MS (inisial) menceritakan pengalaman buruknya ke media sosial.

MS mengaku kerap mendapat perlakuan pelecehan seksual dan perundungan dari seniornya di KPI sejak 2015. MS lalu mengadukan perlakuan senior-seniornya itu ke Komnas HAM pada 11 Agustus 2017.

Komnas HAM menyimpulkan perkara tersebut sebagai kejahatan dan sebuah tindak pidana. MS lalu disarankan agar membuat laporan ke polisi, dan ia baru memberanikan diri untuk melapor ke polisi pada 2019.

Namun, laporannya tak diterima dan diarahkan agar melapor ke atasan sehingga dapat diselesaikan secara internal kantor. MS pun menceritakan pelecehan yang diterimanya ke atasan. Sayangnya, usahanya tidak berbuah banyak. Solusi yang diberikan atasan hanya berupa pemindahan ruang kerja MS untuk menghindari para seniornya.

Perundungan pun terus berlanjut. Tak tahan secara emosional, MS kembali mendatangi Polsek Gambir untuk kedua kalinya pada 2020. Namun, laporannya kala itu juga tidak ditanggapi dengan serius.

Usai curhatan MS viral di media sosial dan menjadi perhatian publik, barulah kasus tersebut ditangani. Diketahui delapan orang diduga terlibat dan tujuh orang telah dinonaktifkan sementara.

Namun, kabar terbaru dari kasus ini diketahui pegawai KPI yang menjadi terduga pelaku hingga saat ini belum mendapatkan sanksi tegas. Bahkan, para terduga pelaku menjalani psikotes untuk proses perpanjangan kontrak untuk tetap bekerja di KPI tahun depan

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id