Manfaat Sosial dan Emosional Menjadi Fangirl
Meta Description: Menjadi fangirl bukan sekadar mengidolakan seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa menjadi bagian dari fandom juga dapat memberikan manfaat sosial dan emosional.
Menjadi penggemar musisi, aktor, grup idola, atau serial favorit sering kali dianggap sebagai hobi semata. Bahkan, ada yang menganggap seorang fangirl identik dengan perilaku yang berlebihan.
Padahal, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa menjadi bagian dari sebuah fandom juga dapat memberikan manfaat sosial dan emosional, selama tetap dijalani secara sehat. Yuk, simak penjelasannya, Beauties!Â
Fandom Sebagai Komunitas Pendukung
Fandom Sebagai Komunitas Pendukung/Foto: Pexels.com/Mariana Acevedo
Meta Gambar: Menjadi bagian dari fandom dapat membantu seseorang merasa memiliki komunitas yang mendukung.
Salah satu manfaat yang paling sering dirasakan penggemar adalah hadirnya rasa memiliki atau sense of belonging. Menurut artikel Psychologists Say Fandoms Are Amazing for Your Mental Health yang diterbitkan Teen Vogue, dengan bergabungnya ke dalam suatu fandom, mampu membantu kita dalam menemukan komunitas dengan minat yang sama, membangun pertemanan, hingga membuat kita merasa lebih diterima.
Hal serupa juga ditemukan dalam penelitian In What Ways Does Celebrity Worship Impact the Social and Emotional Well-Being of Teenage Fangirls in East Asia yang diterbitkan di American Journal of Student Research (2024) yang ditulis oleh Rou-Syuan Huang. Ia menerangkan bahwa komunitas penggemar dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, memberikan dukungan emosional, serta membantu pembentukan identitas sosial remaja.
Dampak Positif Menjadi Seorang Fangirl
Dampak Positif Menjadi Seorang Fangirl/Foto: Magnific.com
Meta Gambar: Menjadi penggemar juga dapat memotivasi seseorang untuk berkembang, asalkan tetap dilakukan secara seimbang.
Masih dari penelitian yang sama, ia menemukan bahwa banyak penggemar merasa lebih termotivasi untuk mencoba hobi baru, mempelajari bahasa asing, hingga mengembangkan diri karena terinspirasi oleh idola mereka. Sementara itu, Mental Health PH menjelaskan sisi positif lain dari menjadi seorang fangirl, yaitu fakta bahwa banyak dari kita menjadikan fandom sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dan lebih memahami diri sendiri.
Namun hal tersebut juga tidak terlepas dari nasihat penting. Bahwa menjadi penggemar adalah aktivitas yang perlu dijalani secara seimbang. Jangan biarkan diri kita terlalu banyak menghabiskan waktu mengikuti idola atau membiarkan konflik dalam komunitas memengaruhi kesehatan mental, karena dampaknya pasti akan negatif.
Beauties, kita perlu mengingatkan diri kita bahwa menjadi fangirl bukan sekadar tentang mengidolakan seseorang. Kita harus melakukannya dengan cara yang sehat, agar pengalaman menjadi bagian dari fandom dapat menghadirkan dukungan emosional, memperluas pertemanan, hingga mendorong kita untuk terus berkembang.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!