sign up SIGN UP

Mengenal Acute Enteric Epidemic, Wabah Penyakit 'Menular' yang Menyerang Korea Utara Selain COVID-19

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Jumat, 24 Jun 2022 13:30 WIB
Mengenal Acute Enteric Epidemic, Wabah Penyakit 'Menular' yang Menyerang Korea Utara Selain COVID-19
Wabah penyakit menular baru di Korea Utara/ Foto: Getty Images/iStockphoto/RECSTOCKFOOTAGE
Jakarta -

Korea Utara menjadi salah satu negara yang dikenal sangat 'tertutup' dari dunia luar. Bahkan, ketika banyak negara-negara lain yang tengah menghadapi kasus COVID-19 untuk pertama kalinya di sekitar tahun 2020 hingga lonjakannya, di Korea Utara justru hampir tidak ada kasus positif yang menjangkit warga negaranya.

Namun, melansir BBC, kasus positif COVID-19 pertama dengan varian Omicron di Korea Utara terungkap pada Mei 2022 lalu. Karena adanya kasus positif tersebut, pemerintah Korea Utara juga menerapkan lockdown yang sangat ketat untuk mencegah adanya penyebaran virus lebih lanjut.

Menjaga jarak menjadi salah satu protokol kesehatan untuk pencegahan penurlaran virus covid 19COVID-19/ Foto: freepik.com

Setelah menghadapi kasus positif COVID-19 yang menjangkit warga negaranya, Korea Utara juga tengah menghadapi wabah penyakit menular lainnya, Beauties.

Melansir CNN, ditemukan sebuah virus penyakit yang kemudian disebut sebagai 'acute enteric epidemic' yang telah diumumkan pemerintah setempat belum lama ini, yaitu pada pertengahan Juni 2022. Penyakit tersebut sudah menjangkit sekitar 800 keluarga di provinsi Hwanghae Selatan.

Meskipun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai acute enteric epidemic ini, namun penyakit tersebut mengarah pada pencernaan, sementara pihak Korea Selatan penyakit tersebut kemungkinan seperti kolera atau tipes.

Sakit PerutIlustrasi sakit di bagian pencernaan/ Foto: freepik.com

Ryu Yong Chol yang bertanggung jawab atas pekerjaan terkait epidemi darurat di Korea Utara telah memberi peringatan pada masyarakat lewat siaran televisi bahwa penyakit yang satu ini bisa menular dan menyebar melalui makanan, minuman, benda-benda, serta orang yang sudah terinfeksi.

Sama seperti pencegahan COVID-19, mengisolasi pasien yang terinfeksi secara ketat untuk mencegah penyebarannya lebih lanjut. Selain tipes dan kolera, Ryu Yong Chol juga menyebutkan bahwa virus polio, virus hepatitis A, dan basil disentri termasuk dalam patogen yang bisa menyebabkan penyakit acute enteric epidemic ini.

Presiden Korea Utara Kim Jong UnPresiden Korea Utara Kim Jong Un/ Foto: BBC.com

Setelah wabah acute enteric epidemic ini dikonfirmasi, pemerintah setempat juga segera melakukan tindakan pencegahan seperti karantina, melakukan tes screening secara intensif kepada para masyarakat, serta memberikan perawatan khusus bagi masyarakat yang rentan terkena penyakit seperti anak-anak dan lansia.

Melansir media Rodong Sinmun, presiden Korea Utara Kim Jong Un serta pemerintah lainnya termasuk saudara perempuannya telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan bagi keluarga di provinsi Hwanghae Selatan yang terjangkit acute enteric epidemic.

Pemerintah setempat juga mengupayakan tindakan pencegahan ketat lainnya untuk mengontrol penyebaran wabah penyakit baru ini, bersamaan dengan adanya penyebaran COVID-19.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)

Our Sister Site

mommyasia.id