Mengenal Dunning-Kruger Effect, Ketika Orang yang Tidak Kompeten di Bidangnya Jadi "Si Paling Tahu"

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 30 Jan 2026 11:30 WIB
Mengapa Orang Berpikir Mereka Tahu Lebih Banyak daripada yang Sebenarnya Mereka Ketahui?
Mengenal Dunning-Kruger Effect, Ketika Orang yang Tidak Kompeten di Bidangnya Jadi Si Paling Tahu/Foto: Pexels/MART PRODUCTION

Baru-baru ini viral di media sosial perdebatan soal apakah GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease berhubungan dengan penyakit jantung. Menariknya, perdebatan ini terjadi antara dokter spesialis jantung dan netizen, Beauties.

Dokter spesialis jantung menjelaskan bahwa tidak ada hubungan antara GERD dengan serangan jantung. Namun, serangan jantung kerap kali memiliki gejala seperti GERD. Di sisi lain, sebagian netizen berkeras bahwa GERD bisa menyebabkan penyakit jantung hingga berujung kematian. Setelahnya, muncul perdebatan cukup panas di media sosial.

Netizen lalu menyoroti fenomena ini dengan istilah "Dunning-Kruger Effect", yaitu fenomena psikologi ketika seseorang dengan kemampuan atau pengetahuan rendah dalam suatu bidang justru merasa menjadi yang paling kompeten dan sangat percaya diri dengan argumennya.

Apa Itu Dunning-Kruger Effect?

Efek Dunning-Kruger menghasilkan

Mengenal Dunning-Kruger Effect, Ketika Orang yang Tidak Kompeten di Bidangnya Jadi Si Paling Tahu/Foto: Freepik

Dilansir dari Psychology Today, konsep efek Dunning-Kruger berasal dari makalah pada 1999 oleh psikolog Universitas Cornell, David Dunning dan Justin Kruger. Keduanya menguji peserta tentang logika, tata bahasa, dan selera humor mereka.

Hasilnya mengungkapkan bahwa mereka yang berkinerja di kuartil terbawah menilai keterampilan mereka jauh di atas rata-rata. Misalnya, mereka yang berada di persentil ke-12 menilai sendiri keahlian mereka, rata-rata, berada di persentil ke-62.

Para peneliti mengaitkan tren ini dengan masalah metakognis, yaitu kemampuan untuk menganalisis pikiran atau kinerja sendiri.

“Mereka yang memiliki pengetahuan terbatas dalam suatu bidang mengalami beban ganda: Mereka tidak hanya mencapai kesimpulan yang salah dan membuat kesalahan yang disesalkan, tetapi ketidakmampuan mereka merampas kemampuan mereka untuk menyadarinya,” tulis mereka.

Apa yang Menyebabkan Seseorang Mengalami Dunning-Kruger Effect?

Kepercayaan diri sangat dihargai dan diagung-agungkan, sehingga banyak orang lebih memilih berpura-pura pintar atau terampil daripada mengambil risiko terlihat tidak kompeten. Bahkan orang pintar pun dapat terpengaruh oleh efek Dunning-Kruger karena memiliki kecerdasan tidak sama dengan belajar dan mengembangkan keterampilan tertentu.

Banyak orang secara keliru percaya bahwa pengalaman dan keterampilan mereka di satu bidang tertentu dapat ditransfer ke bidang lain.

Selain itu, banyak orang akan menggambarkan diri mereka sebagai orang yang di atas rata-rata dalam hal kecerdasan, selera humor, dan berbagai keterampilan. Mereka tidak dapat menilai kompetensi mereka sendiri secara akurat, karena mereka kurang pandai untuk menganalisis pikirannya sendiri secara objektif. Bahkan, mereka yang paling kurang terampil juga cenderung melebih-lebihkan kemampuan mereka.

Akhirnya, efek Dunning-Kruger menghasilkan "kutukan ganda", yaitu orang-orang tidak hanya berkinerja buruk, tetapi mereka juga tidak cukup sadar diri untuk menilai diri mereka sendiri secara akurat. Maka, kecil kemungkinannya untuk belajar dan berkembang.

Mengapa Orang Berpikir Mereka Tahu Lebih Banyak daripada yang Sebenarnya Mereka Ketahui?

Ada cara yang bisa ditempuh untuk menghindari efek Dunning-Kruger. Seseorang dapat secara jujur ​​dan rutin mempertanyakan basis pengetahuan mereka dan kesimpulan yang mereka tarik, daripada menerimanya begitu saja.

Mengenal Dunning-Kruger Effect, Ketika Orang yang Tidak Kompeten di Bidangnya Jadi Si Paling Tahu/Foto: Pexels/MART PRODUCTION

Hal ini bisa disebabkan oleh salah satu jenis kepercayaan diri yang berlebihan, yaitu overprecision. Maknanya adalah ketika seseorang terlalu yakin bahwa jawabannya benar dan paling akurat.

Orang seperti ini ini mungkin tampak sangat kompeten dan persuasif karena kepercayaan diri mereka yang tampak. Mereka sering kali didorong oleh keinginan akan status dan kekuasaan serta kebutuhan untuk tampak lebih pintar daripada orang-orang di sekitar mereka.

Mengapa Orang Percaya bahwa Mereka Lebih Baik daripada Orang Lain?

Beauties, kamu mungkin pernah bertemu dengan sosok orang yang percaya bahwa dirinya jauh lebih cerdas dan lebih baik daripada orang lain. Sikap mereka ini disebut dengan overplacement.

Bentuk kepercayaan diri yang berlebihan ini dapat menyebabkan seseorang mengambil risiko yang tidak perlu. Misalnya, mengemudi dengan kecepatan tinggi dan tidak aman karena mereka percaya bahwa mereka memiliki keterampilan yang lebih unggul.

Overplacement paling sering terjadi pada orang-orang dengan kemampuan rendah yang kurang kompeten untuk menilai tingkat keterampilan mereka secara akurat. Hal ini terkait dengan perspektif egosentris dan narsisme.

Cara Menghindari Dunning-Kruger Effect

Ada cara yang bisa ditempuh untuk menghindari efek Dunning-Kruger. Seseorang dapat secara jujur ​​dan rutin mempertanyakan basis pengetahuan mereka dan kesimpulan yang mereka tarik, daripada menerimanya begitu saja.

Cara lainnya, seseorang dapat meminta nasihat, pendapat, kritik konstruktif dari kolega atau teman yang memang ahli di bidangnya. Terus mempelajari subjek tertentu juga akan memperjelas kemampuan seseorang.

Di era informasi beredar begitu cepat dan derasnya, mudah bagi kita untuk hanyut dalam pusarannya dan terkadang merasa menjadi yang paling pintar. Namun, usahakan untuk terus pertanyakan apa yang kita ketahui dan perhatikan orang-orang yang memiliki sudut pandang berbeda.

Carilah feedback dari orang-orang yang dapat dipercaya dan yang memang kita kenal sangat terampil di bidangnya. Jangan berpura-pura tahu sesuatu yang tidak kita ketahui. Jadikan belajar dan berkembang sebagai prioritas, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE